Nikah Muda

Nikah Muda
Penderitaan masih berlanjut


__ADS_3

Aditya teringat dengan kepiting asam manis, Aditya melerai pelukannya.


"Mau kemana?"tanya Bella dengan wajah kuyu dan suaranya sedikit serak.


"Ambil kepiting asam manis,tadikan kamu pengen."ujar Aditya seraya melangkah mengambil piring yang ia letakkan di meja rias.


"Nih, kepitingnya.."sembari menyodorkan piring yang berisi kepiting asam manis kepada Bella.


Bella memandang kepiting asam manis itu lalu menatap Aditya bergantian.Membuat Aditya mulai curiga dengan pandangan Bella.


Bella bangkit dari kasur dan mengajak Aditya keluar,Bella mengajak Aditya ke dapur dan meletakkan piring yang berisi kepiting asam manis itu di meja makan.Lalu Bella mengambil piring kosong dan mengisi nasi bahkan Bella mengambil nasinya memenuhi piring.Bella membawa piring yang sudah di isi nasi ke hadapan Aditya serta kepitingnya.


"Makan.."titah Bella.


"Bukannya tadi kamu yang ingin makan kepiting asam manis,lalu mengapa aku yang harus makan?"tanya Aditya yang mulai gusar.


"Pengennya kan tadi?,tapi sekarang sudah nggak mau lagi gara-gara kamu ngatain aku gendut.Jadi kalau aku gendut kamu juga harus gendut."tukas Bella dengan nada datar.


"Ha..."Aditya menganga mendengar omongan Bella.


Aditya memandang piring yang berisi nasi yang bahkan memenuhi piringnya.Aditya menelan ludahnya melihat nasi yang memenuhi piring tersebut.Sedangkan Bella melipatkan tangannya di atas dadanya dengan pandangan dingin.


"Nasinya bisa di kurangin nggak,yang.."tawar Aditya dengan wajah yang memelas.


"No...no..no..."sahut Bella seraya menggoyangkan telunjuknya ke udara.


Aditya menghela nafas panjang,pandangan Aditya jatuh ke nasi dengan wajah nelangsa.


Semoga aku mampu menghabiskan nasi ini,tapi kenapa Bella mengambil nasinya banyak banget sih sampai memenuhi piring.Ini mah porsi buat kuli bangunan sedangkan aku bukan kuli bangunan yang mampu menghabiskan nasi segini banyaknya.Bella benar-benar menyiksa aku yang bahkan aku nggak pernah mengatai dirinya gendut.Gerutu Aditya di dalam hatinya sembari memandangi nasi yang segitu banyaknya


"Cepat di makan."titah Bella yang tak sabar melihat Aditya memakan kepiting asam manis plus nasi putih.


"Ya..."lirih Aditya pasrah.


Aditya duduk dan mulai memakan nasi serta kepiting asam manis.Aditya berjuang menghabiskan nasi plus kepiting asam manis tersebut meski perutnya sudah tak sanggup lagi menampungnya.Sedangkan Bella tetap berada duduk di samping Aditya dengan pandangan dingin,Bella terus memperhatikan Aditya memakan nasi plus kepiting asam manisnya tanpa ada rasa bersalah.


Karena yang ada di pikiran Bella,dia tak mau gendut sendirian.Jika dia gendut maka Aditya juga harus gendut,begitulah pikiran Bella.

__ADS_1


Ya Tuhan...kapan ini habisnya,perutku sudah mau meledak saking kenyangnya ini.Bella juga,ngapain menatapku sampai segitunya seperti mandor saja.Batin Aditya sembari melirik Bella yang duduk di sampingnya dengan tatapan datar.


"Sayang...aku sudah kenyang..."melas Aditya memandang wajah Bella.


"Habiskan!"tegas Bella tidak mau tahu.


Aditya mendengus memandang Bella,mau marah nggak mungkin justru yang ada dia yang kena marah oleh Bella.


Suap demi suap Aditya berusaha menghabiskan makanannya sendiri.Aditya berjuang menghabiskan nasi dan kepiting asam manis yang tinggal sedikit lagi.Saat Aditya akan menyuap nasi ke mulutnya,Bella mengangkat satu tangannya.


"Stop.."seloroh Bella.


Aditya menghentikan gerakan tangannya dan menatap Bella."Jangan di habiskan,aku mau."cetus Bella.


Dari tadi kek, giliran tinggal sedikit lagi mau.Gerutu Aditya di dalam hatinya dengan rasa dongkol.


Aditya tersenyum menutupi rasa dongkol di hatinya seraya menatap Bella,"Aku suapin ya.."ucap Aditya.


Bella mengangguk dan menerima suapan dari Aditya,sampai makanannya habis.Bella menarik kedua piring itu lalu membawa ke wastafel dan mencucinya.Sedangkan Aditya tengah mengelus perutnya yang kekenyangan sembari bernafas lega dengan siksaan yang Bella berikan.


"Ayo,kita ke kamar dan istirahat.Aku sudah mengantuk gara-gara Hubby makannya lama banget,kayak yang di hitung berapa suapan."seloroh Bella sembari menarik tangan Aditya.


Aditya mendengus samar menatap Bella.


Bukannya dia yang ngasih nasi sepiring penuh dan menyuruhku menghabiskannya,tapi kenapa aku yang di salahkan.Jengkel Aditya dalam hati tanpa bisa mengeluh atau menyalahkan ibu hamil yang tengah menggenggam tangannya.


Bella langsung merebahkan tubuhnya dan menarik selimut,Aditya juga naik ke ranjang dan tidur terlentang seraya menatap langit-langit kamarnya.


"By..."suara manja Bella.


"Hmm..."sahut Aditya malas.


"Peluk..."rengek Bella.


Aditya memiringkan tubuhnya menghadap Bella lalu Aditya merengkuh tubuh Bella.Bella tersenyum dan mulai memejamkan matanya sembari menikmati dekapan hangat Aditya,sedangkan Aditya tidak bisa tidur karena kekenyangan bahkan sudah lebih sejam Aditya tidak bisa tidur.Bella sang pelaku sudah terlelap sesaat dia berada di pelukan Aditya.


Karena nggak bisa tidur-tidur,Aditya memilih bangun dan turun dari ranjang mengambil sebuah buku,lalu Aditya kembali ke ranjang dan membuka buku untuk di baca.

__ADS_1


Lama Aditya membaca buku sampai rasa ngantuk menyerangnya dan tertidur begitu saja bahkan bukunya masih berada di tangannya.


Bella terbangun karena perutnya mulai bergejolak,Bella berjalan cepat dan memuntahkan semua isi perutnya.Begitulah hari-hari Bella setiap bangun tidur, selesai mengalami morning sickness Bella mencuci muka dan berkumur membersihkan mulutnya.Dengan langkah gontai Bella melangkah ke ranjang dan menatap Aditya yang masih tertidur dengan buku yang berada di atas dadanya.


Bella mengambil buku itu lalu Bella menyelimuti tubuh Aditya dan mencium pipi kiri Aditya.Bella naik ke ranjang menatap wajah damai Aditya lalu tangan Bella mengelus rahang tegas Aditya dan bergerak ke bibir Aditya sembari mengusapnya menggunakan jempolnya.


Aditya mengerjapkan kelopak matanya karena terganggu dengan sentuhan Bella di bibirnya.


"Good morning Hubby.."sapa Bella lembut.


"Morning juga sayang..."balas Aditya lalu melirik jam di nakas.


Aditya bangun dan gegas mandi untuk segera berangkat kuliah.Bella juga ikut bangun dan memilih pakaian yang cocok untuk Aditya kenakan.Bella tersenyum melihat kemeja yang menurutnya cocok lalu Bella membawa kemeja itu dan menyimpannya di atas kasur.Selesai mempersiapkan kebutuhan Aditya Bella menunggu Aditya seraya menatap pintu kamar mandi terbuka.


Aditya keluar dari kamar mandi dan mendekati Bella."Mana pakaianku?"tanya Aditya sembari membuka handuknya di depan Bella.


Bella membawa pakaian untuk Aditya kenakan dan menyerahkannya ke Aditya.Aditya mengernyitkan dahinya melihat kemeja yang di pilih Bella.


"Yang,kenapa kemejanya yang ini?"tanya Aditya.


"Kenapa?"jawabnya polos.


"Kemeja yang lain deh,yang.."tawar Aditya.


Bella menggeleng cepat dengan pandangan muram."Kamu nggak suka ya,pakai ini."


"Bukan nggak suka yang,tapi kenapa harus warna pink cerah.Perasaan aku nggak pernah beli kemeja ini."tukas Aditya.


"Aku yang beli,pas waktu belum masuk rumah sakit."timpal Bella.


"Please...pakai ya Hubby.."mohon Bella sembari memasang puppy eyes.


"Tapi ini pink cerah yang,aku malu pakaiannya.."ujar Aditya berusaha negosiasi dengan Bella.


"Nggak,kamu tetap pakai ini!"tegas Bella.


Aku pikir sudah berakhir penderitaanku,ternyata masih berlanjut dan sekarang harus pakai kemeja pink cerah lagi.

__ADS_1


__ADS_2