Nikah Muda

Nikah Muda
kantor polisi


__ADS_3

Semua yang berada di sana hanya bertanya-tanya kenapa Nanda di bawa oleh bapak polisi.


Drrtt Drrtt


Hape Aditya berdering dan menampilkan nomor Papa Surya.


"Papa..."gumam Aditya.


"Halo Pa...."jawab Aditya.


"Dit,nanti kamu dan Bella datang ke kantor polisi ya."


"Kenapa memangnya,Pa?apa yang terjadi sama papa?"tanya Aditya yang bingung,kenapa harus datang ke kantor polisi dan apa yang terjadi dengan papanya.


"Ini soal penabrakan Bella,Papa sudah menemukan tersangkanya.Pokoknya nanti pulang sekolah kamu dan Bella harus datang ke kantor polisi."cetus Papa Surya dari sebrang telpon.


"Iya,Pa.Nanti Adit sama Bella ke kantor polisi."sahut Aditya.


"Ya sudah nanti kita ketemuan di sana."imbuh Papa Surya.


"Oke Pa..."Sambungan telepon pun terputus.


"Papa bilanga apa?"tanya Bella.


"Nanti kita di suruh datang ke kantor polisi,katanya yang nabrak kamu sudah tertangkap."


"Oh..."jawab Bella.


Aditya melingkarkan tangannya di pundak Bella dan melanjutkan tujuannya yaitu ke kantin.


"Kira-kira si Nanda kenapa,ya?"tanya Risa yang berjalan di samping Bella.


"Nggak tau.."sembari mengedikan bahunya.Bodo amat dengan apa yang Nanda lakukan,yang terpenting jangan mengganggu hubungannya dengan Aditya.

__ADS_1


Setibanya di kantin hampir semua siswa tengah membicarakan Nanda yang di tangkap sama polisi,di tambah lagi gosip yang sudah beredar tentang perbuatannya yang tak senonoh bersama lelaki tua itu.


Bella,Aditya dan Risa duduk di meja yang dekat dengan pohon yang rindang.Setelah memesan makanannya masing-masing,Sigit datang bersama Rio dan Andre.Mereka bergabung dengan Aditya.


"Kalian tau nggak, kenapa si Nanda di tangkap sama polisi?."ucap Andre yang memandangi semua yang duduk di meja itu.


" Kenapa memangnya?"tanya Risa yang memang penasaran soal Nanda,kenapa Nanda di tangkap polisi.


"Yang gue dengar sih,dia nabrak orang terus dia kabur begitu saja."tukas Andre.


Aditya mengernyitkan dahinya,merasa janggal soal dia yang harus ke kantor polisi serta di tangkapnya Nanda.


...*Jangan-jangan yang waktu itu yang nabrak Bella adalah Nanda,jika benar itu Nanda akan ku pastikan dia mendekam di penjara.Dia harus membayar semua yang telah dia lakukan bahkan karena perbuatannya Bella keguguran*.Batin Aditya yang mengepalkan tangannya di bawah meja....


"Wah,,parah tuh cewek, semalam dia ketangkap karena berbuat zina,dan sekarang dia di tangkap karena nabrak orang."seloroh Rio seraya menggelengkan kepalanya.


"Cantik-cantik kelakuannya tak patut di tiru."sambung Andre.


***


"Papa sudah lama di sini?"tanya Aditya sembari menggandeng tangan Bella.


"Lumayan lama."jawab Papa Surya.


"Ayo,kita masuk dan papa akan perkenalkan pengacara papa pada kalian.Beliau yang akan menangani kasus penabrakan Bella."


Bella dan Aditya masuk ke dalam mengikuti langkah Papa Surya." Adit,Bella perkenalkan ini Pak Roni,pengacar yang akan menangani kasus penabrakan Bella."


"Adit om..dan ini Bella."Aditya memperkenalkan diri dan juga Bella kepada Pak Roni.


"Oh,iya Pa.Siapa yang sudah nabrak Bella?"celetuk Bella.


"Lebih baik kita langsung temui orang yang sudah nabrak kamu,nak."jawab Papa Surya.

__ADS_1


Bella pun mengangguk dan segera menemui orang yang sudah menabraknya.Langkah Bella terhenti saat tau siapa yang sudah menabraknya dan menyebabkan dia keguguran.


Bella mencengkram genggamannya kepada Aditya menandakan dia sangat murka kepada orang yang sudah menyebabkan dia kehilangan calon buah hatinya.Bella mengeraskan rahangnya saat sudah berhadapan dengan yang sudah menabraknya.


Plak..


Bella menampar Nanda,dengan tatapan yang siap mencabik-cabik seluruh tubuhnya.Nafas Bella naik turun,dan seketika air mata Bella menetes.


"Kenapa kamu nabrak aku."sentak Bella geram.


Nanda hanya tersenyum jumawa saat dia melihat Bella."Karena aku ingin menyingkirkan elo dari kehidupan Adit."sarkas Nanda sembari menunjuk Bella.


" Lo pikir dengan menyingkirkan aku dari hidup Adit,dia mau sama kamu."bentak Bella dengan tatapan tajam.


"Gara-gara elo,"tunjuk Bella dengan tatap nyalang."Aku harus kehilangan calon anakku."sentak Bella.Sedangkan Nanda tersenyum mengejek.


Papa Surya yang melihat Bella marah-marah terhadap Nanda menjadi bingung."Kamu tau siapa dia,Bell?."tanya Papa Surya.


"Iya,pa.Selama ini dia selalu mengganggu hubungan Bella sama Adit bahkan dia mau ngerebut Adit dari Bella,Pa."tukas Bella.


" Pa,,Bella mohon hukum dia dengan setimpalnya, gara-gara dia papa harus kehilangan calon cucu papa."timpal Bella


" Tenang, Papa akan menjerat dia dan akan papa pastikan dia akan mendekam di sini."janji Papa Surya.


"Pak Roni,tolong urus kasus ini dan beri dia hukuman dengan seadil-adilnya."imbuh Papa Surya.


"Baik Pak Surya,akan saya urus kasus ini sampai selesai."sahut Pak Roni.


"Lepaskan gue,gue nggak mau berada di sini."teriak Nanda kepada petugas yang membawa Nanda kembali ke balik jeruji besi.


"Awas kamu,Bell.Gue akan balas perbuatan kamu."ancam Nanda yang di seret oleh petugas.


"Dit..."lirih Bella yang langsung memeluk Aditya.

__ADS_1


"Iya,dia akan mendapat balasannya.Percaya sama aku."ungkap Aditya yang mengelus punggung Bella,memberi kekuatan kepada Bella.


Aditya tau Bella tengah teringat dengan calon buah hatinya yang sudah pergi,Aditya cuman bisa berharap semoga bisa mendapatkan gantinya.


__ADS_2