Nikah Muda

Nikah Muda
Kejutan Untuk Bella (2)


__ADS_3

"Apa kamu mau dansa denganku.."ucap Aditya menatap lekat wajah cantik Bella.


"Aku nggak bisa dansa,By."


"Aku juga tidak bisa tapi kita coba,mau.."sambung Aditya.


"Baiklah..."pasrah Bella.


"Sebentar aku menyalakan musiknya dulu,"


Aditya menyalakan musiknya dari handphonenya dan musik mengalun merdu.Aditya berdiri menyodorkan tangannya lalu Bella meraih tangan Aditya.Aditya membawa Bella berdiri di tengah-tengah lilin yang membentuk lingkaran besar,mereka berdansa di temani sang rembulan.


Aditya merengkuh pinggang Bella, begitupun dengan Bella yang melingkarkan kedua tangannya di leher Aditya.Tubuh mereka mengayun mengikuti irama musik yang terdengar sangat syahdu.Aditya mencium kening Bella dengan penuh kasih sayang,sedangkan Bella memejamkan matanya meresapi setiap kecupan yang Aditya berikan.


"Kamu tahu,,"cetus Aditya.


"Apa?"mengadahkan pandangannya menatap Aditya.


"Aku tak melihat satu bintang pun di langit, ternyata aku tahu mengapa?"ujar Aditya memandangi langit malam lalu berganti memandangi Bella dan Bella menanti Aditya meneruskan kalimatnya.


"Karena bintang itu sekarang ada di hadapanku"sambung Aditya.


"Gombal.."seru Bella seraya memukul dada Aditya tapi wajah Bella merona seperti kepiting rebus.


"Sayang.."panggil Aditya lagi.


"Hmm, kenapa?"


"Jangan pernah berhenti mencintaiku, seperti matahari yang selalu mencintai bumi,"sambung Aditya sembari mengedipkan sebelah matanya.


Jleb


Wajah Bella semakin merona dengan kata-kata gombalan receh Aditya,"Kenapa wajah kamu memerah,apa kamu sakit,"cetus Aditya sembari mengulum senyumannya.


"Nggak.."jawab Bella cepat seraya memalingkan wajahnya yang semakin merona.


"Sayang,kamu tahu tidak."lanjut Aditya.


Bella mengadahkan wajahnya menatap netra Aditya.


"Tidak.."sembari menggelengkan kepalanya.


"Suatu kebanggaan bisa memelukmu seperti ini dan dengan senang hati menyebutmu milikku."sambung Aditya.


"Iih,kenapa suamiku menjadi raja gombal sih,"seloroh Bella.


"Karena kamu adalah belahan jiwaku dan juga matahariku"sahut Aditya.

__ADS_1


Wajah Bella semakin tersipu malu, mendengar setiap kalimat-kalimat yang di lontarkan oleh Aditya.Hati Bella sedang di penuhi kupu-kupu,saking bahagianya Bella bisa mencintai Aditya.Suami sekaligus sahabatnya.


"Tunggu di sini.."ujar Aditya.


Pandangan Bella mengikuti gerakan langkah Aditya dan Aditya mengambil gitar yang bersender di tiang.Aditya duduk di kursi dengan latar belakang dua tiang saling terhubung dan lampu-lampu terjuntai.



"Aku akan persembahkan satu lagu buat istriku tercinta."ucap Aditya yang sudah memangku gitar dan Aditya mulai memetik gitar dan bernyanyi.


Di ujung cerita ini


Di ujung kegelisahan mu


Ku pandang tajam bola matamu


Cantik dengarkanlah aku


Aku tak setampan Don Juan


Tak ada yang lebih dari cintaku


Tapi saat ini ku tak ragu


Ku sungguh memintamu


Jadilah ibu dari anak-anakku


Membuka mata dan tertidur di samping ku


Aku tak main-main


Seperti lelaki yang lain


Satu yang ku tahu


Ku ingin melamarmu


(Badai romantis project : Melamarmu)


Bella yang berdiri di tengah-tengah lilin menangis haru saat Aditya bernyanyi untuknya.Bella tak mampu berkata-kata,hati Bella menghangat dengan perhatian dari Aditya.Hati Bella benar-benar sangat bahagia, Aditya sudah memberi warna dalam hidupnya.


Selesai bernyanyi,Aditya bangkit dari duduknya dan berjalan menghampiri Bella lalu Aditya menekuk satu kakinya lalu menggenggam satu tangan Bella.


"Aku ingin menebus, dimana aku dulu tak bisa melamarmu seperti yang kamu harapkan,maaf jika ini sangat terlambat."ucap Aditya.


"Sayang,kita sudah melalui begitu banyak hal dan aku tidak akan ingin melewatinya dengan orang lain selain kamu.Aku ingin menghabiskan sisa waktu hidupku bersama dirimu, karena ku tahu ada di sampingmu adalah kebahagiaan yang besar untukku.Terima kasih sudah mau hidup denganku dan sudah bersedia mengandung anakku.Kamu tahu,aku sangat mencintai kamu segenap ragaku."sambung Aditya dengan pandangan lembut.

__ADS_1


"Bella Lestari,maukah kamu menemaniku hingga akhir hidupku,selalu menggenggam tanganku di saat aku terpuruk dan selalu ada untukku di saat aku membutuhkan tempat untuk bersandar.Juga membangun rumah tangga denganku serta merawat anak-anak kita."


"Ya..aku mau,aku mau hidup denganmu dan menghabiskan sisa hidupku hanya denganmu serta menjadi ibu dari anakmu yang kini sudah tumbuh di rahimku.Malaikat kecil kita yang akan melengkapi rumah tangga kita."sahut Bella sembari meneteskan air mata bahagia.


Aditya mengeluarkan sebuah cincin dan memasangkannya di jari manis Bella lalu mencium punggung tangan Bella lalu mencium perut Bella sebanyak dua kali,kedua malaikatnya yang sedang tumbuh di rahim istri tercintanya.Bella menangis bahagia dan Bella berjanji akan selalu ada untuk Aditya.


"Terima kasih Hubby,kamu selalu memberikan yang terbaik untuk membahagiakanku,terima kasih."tutur Bella tulus.


Aditya berdiri dan mencium bibir ranum Bella, begitupun Bella membalas ciuman Aditya.Bella melingkarkan tangannya di leher Aditya sedangkan tangan Aditya berada di punggung dan di tengkuk Bella.


Di balik jendela,Bunda menyaksikan dua insan yang tengah berbahagia.Bunda terenyuh dengan perlakuan Aditya terhadap Bella, perlakuan Aditya yang lembut dan penuh perhatian kepada putri semata wayangnya.Bunda menyeka air matanya saat melihat putrinya tersenyum bahagia.


Mas,semoga kamu menyaksikan mereka.Sekarang anak kita sudah bahagia hidup dengan Adit.Pria yang ingin Mas jodohkan dengan anak kita,Bella.Semoga Mas bahagia di sana karena harap terakhir Mas terkabulkan,menjadikan Adit sebagai menantu kita.


Lalu Bunda menutup tirai dan berjalan ke ranjang dengan senyum terus terpancar karena melihat Kebahagiaan putri tercintanya.


Sedangkan Aditya dan Bella masih saling memagut dan saling membelit lidahnya.Aditya menghentikan ciumannya dan menempelkan dahinya ke dahi Bella.


"Sayang,kamu harus tahu kalau aku sangat mencintai kamu."bisik Aditya.


"Aku juga By,aku juga sangat mencintai kamu."balas Bella.


Lalu Aditya membopong tubuh Bella ala bridal style dan membawa Bella ke kamar tapi bukan kamar mereka,melainkan kamar yang lain.


"Sayang,buka pintunya.."pinta Aditya dan Bella membuka pintunya.


Setelah masuk ke kamar, Aditya menurunkan Bella.Kamar yang mereka masuki keadaannya masih gelap lalu Aditya menyalakan lampunya.



Bella terkejut,melihat kamar yang sudah di dekorasi oleh Aditya,lalu Aditya melingkarkan tangannya di perut Bella seraya mencium bahu Bella dan berpindah ke pipi chubby Bella.


"By..."


"Gimana,kamu suka dengan dekorasinya?"bisik Aditya.


Bella mengangguk dengan pandangannya tak teralihkan dari ranjang dan balon.


"Terima kasih, Hubby.Kamu benar-benar membuat aku bahagia,aku--"ucapan Bella terjeda karena Aditya memiringkan kepala Bella menghadapnya,lalu mencium bibir ranum Bella.


"Sayang,aku menginginkanmu."bisik Aditya.


Aditya mengiring Bella ke ranjang sembari mencium bibir Bella.Mereka menghabiskan malam panjang penuh cinta dan berpeluh bersama serta berbagi kasih sayang dan cinta dengan sentuhan yang akan membawa mereka terbang ke puncak nirwana.Aditya benar-benar membuat Bella di mabuk kepayang akan setiap cumbuannya.


____


Jangan lupa tinggalkan jejak like.

__ADS_1


Salam sayang 😘😘


__ADS_2