Nikah Muda

Nikah Muda
Kejutan Untuk Bella


__ADS_3

Seminggu sudah semenjak hari lamaran Risa.Kini Aditya dan Bella tengah menemani Mama Dina belanja untuk lamaran Fahri.Mereka sedang berkeliling Mall mencari beberapa barang yang belum di beli oleh Mama Dina, setelah menemukan barang yang di cari, kini giliran urusan shoping untuk diri sendiri.


Mama Dina dan Bella sangat antusias jika urusan soal shoping. keduanya berpindah toko ke toko lain,sedangkan Aditya yang mengikuti keduanya sudah lelah menemani dua perempuan yang sangat di cintainya itu bahkan kaki Aditya sudah tak sanggup lagi untuk berjalan.


"Kenapa perempuan kalau urusan shoping kakinya sangat kuat ya, seperti punya kekuatan mendadak."gerutu Aditya yang sudah tertinggal jauh oleh Bella dan Mama Dina.


"Bell..yang ini bagus nggak?"tanya Mama Dina menunjukan dress.


"Bagus sih,tapi...kayanya warnanya terlalu kalem deh,"cetus Bella.


"Oh,gitu ya..."sahut Mama Dina seraya manggut-manggut.


"Kalau gitu kita cari ke tempat yang lain lagi."timpal Mama Dina.


"Ayo..."balas Bella semangat.


Aditya yang tengah duduk mendesah samar,dan Aditya harus mengikuti langkah mereka masuk ke toko sebelahnya dan memilih dress yang cocok tapi lagi-lagi tidak sesuai.Mama Dina dan Bella pindah lagi ke toko yang lain dan seperti sebelumnya tidak ada yang sesuai yang di inginkan. lalu lanjut ke toko yang lain lagi dan Aditya berharap ini toko yang terakhir di datangi bagi para wanitanya,tapi harapan tinggal harapan kedua wanita berbeda usia itu tidak cocok dengan dress-nya,terlalu inilah,terlalu itulah begitulah Omelan keduanya.


"Kita balik ke toko pertama aja Ma,meski warnanya terlalu kalem tapi itu yang paling cocok buat Mama."cetus Bella.


"Gitu ya!.Ya sudah ayo kita ke sana."balas Mama Dina seraya menggandeng lengan Bella.


Keduanya melenggang pergi dari toko itu dan berjalan lagi ke toko pertama.


"Boleh nggak sih...aku marah.."geram Aditya pelan takut kedua wanitanya mendengar.


Dengan terpaksa Aditya mengikuti langkah Bella dan Mama Dina ke toko pertama.Saat tiba di toko itu dress yang tadi sudah menjadi pilihannya di ambil oleh orang lain dan itu membuat Mama Dina dan Bella marah.


"Bu,baju itu saya duluan yang ambil."cetus Mama Dina.


"Nggak bisa gitu dong,siapa cepat dia dapat."sahut Ibu itu.


"Saya duluan yang pegang baju itu,kami tadi hanya keluar sebentar untuk mencari yang lain."timpal Bella geram.


"Saya nggak peduli,suruh siapa nggak langsung di bungkus,yang jelas baju ini saya duluan yang ambil."timpal Ibu itu.


Dan pertengkaranpun tak terelakkan,nyaris saja Mama Dina mau menjambak rambut Ibu itu.Aditya yang tengah duduk segera menghampiri mereka dan menghentikan pertengkaran tersebut.


"Ma,lebih baik mengalah..."pinta Aditya.


"Nggak bisa gitu Dit,kamu tau kan baju itu sudah Mama duluan tadi yang ambil."Mama Dina tak mau mengalah.


"Sudahlah Ma,malu jadi tontonan orang lain.."tukas Aditya,"Kasihan Bella,sejak tadi sudah ke sana kemari,"

__ADS_1


Mama Dina memandang Bella,"Baiklah,kali ini Mama mengalah."kesal Mama Dina seraya menatap sinis Ibu itu.


"Ayo sayang kita pergi dari sini."ajak Mama Dina kepada Bella.


"Terus dress-nya?"tanya Bella sembari menunjuk dress itu.


"Kita beli di toko yang terakhir kita datangi,"seloroh Mama Dina.


***


Tiba di rumah, Aditya langsung menjatuhkan tubuhnya di kasur.Rasa pegal sejak tadi di tahannya akhirnya berakhir.


"By..bagus nggak?"tanya Bella yang sedang menjajal pakaian ibu hamil.


"Bagus.."sahut Aditya.


Bella berdiri di depan cermin dan berputar-putar sembari membayangkan perutnya yang membesar.Bell mengelus perutnya yang sedikit menonjol sembari tersenyum.


"Kamu nggak lelah yang,sejak tadi kamu ke sana kemari"


"Capek sih,tapi aku senang kok."


"Sini, istirahat dulu."sembari menepuk-nepuk kasur di sampingnya.


"Istirahatlah,aku tau kamu sangat lelah."titah Aditya.


Bella langsung menyusupkan kepalanya ke ceruk leher Aditya dan menghirup khas tubuh Aditya.Aditya mengelus punggung Bella agar cepat tidur.Setelah Bella tidur, Aditya dengan pelan-pelan menarik tangannya yang menjadi bantal kepala Bella lalu Aditya bangun.Aditya menyelimuti tubuh Bella lalu keluar kamar untuk mempersiapkan sesuatu.


Bella bangun dan melihat jam di nakas,"Sudah jam sembilan malam ternyata."


Bella bangun dan ke kamar untuk mencuci muka, perutnya yang terasa lapar membawa Bella turun ke dapur tapi di meja makan tidak tersedia makan malam.


"Tumben nggak ada makanan,apa Bunda nggak masak ya?.Adit juga kemana lagi,pergi nggak bilang-bilang sama aku."gerutu Bella.


"Aku lapar banget tapi males masak.."rengek Bella.


"Sayang..."panggil Aditya lembut.


Bella langsung memutarkan tubuhnya dan memandang Aditya."Hubby... lapar..."rengek Bella seraya memegang perutnya.


"Kamu lapar,,,"seraya merengkuh pinggang Bella dan Bella menganggukkan kepalanya.


"Ikut aku yuk..."ajak Aditya.

__ADS_1


"Makan di luar?"tanya Bella.


"Iya,tapi kamu harus tutup mata dulu."


"Kenapa harus tutup mata, By?"


"Nanti kamu juga akan tau sayang."


Segera Aditya menutup mata Bella menggunakan kain satin panjang dan mengikatnya.Aditya mengajak Bella keluar rumah menuju halaman belakang.


"Sebenarnya kita mau kemana sih?"tanya Bella tapi Aditya tak menjawab perkataan Bella,Aditya terus memapah Bella hingga tiba di tempat yang sudah di sulap oleh Aditya.


"Aku akan buka ikatannya,"bisik Aditya ke telinga Bella,"Dalam hitungan ketiga buka matamu."


"Baiklah..."sahut Bella.Aditya membuka ikatannya dan menjauh dari Bella lalu Aditya mulai memberi aba-aba.


"Siap ya,satu...dua...tiga."


Bella membuka matanya perlahan dan Bella tertagun melihat Aditya berdiri di depannya,lalu memandangi tempat yang sudah di sulap oleh Aditya.Ada meja dan dua kursi yang saling berhadapan,di atas meja sudah tersedia makanan lalu di atasnya tergantung lampu yang berkelap-kelip menghiasi taman tersebut dan di bawahnya ada banyak lilin yang berjejer di mulai dari Bella berdiri dan ada yang ngebentuk lingkaran.


Aditya melangkah sembari membawa sebuket bunga mawar merah.Sedangkan Bella sudah berkaca-kaca mendapatkan kejutan dari Aditya.


"Gimana,kamu suka dengan kejutannya?"


Bella mengangguk sembari meneteskan air matanya,"Aku suka,sangat suka.."ucap Bella sambil tersenyum manis,lalu Aditya menyerahkan buket bunga mawar itu ke Bella.


"Terima kasih Hubby.."


Aditya melangkah dan berdiri di samping Bella lalu membuka lengannya,Bella langsung melingkarkan tangan kirinya di lengan Aditya dan berjalan ke arah meja.Aditya menarik kursi untuk Bella duduk.


"Silahkan duduk sayang,,,"


Bella duduk dan Aditya juga duduk.Di hadapannya sudah tersaji steak daging."Semoga kamu suka sayang dengan makanannya,"ucap Aditya sembari menggenggam tangan Bella di atas meja.


"Aku suka,apa kamu yang menyiapkan ini semua?"tanya Bella.


"Iya,,juga di bantu sama Bunda.Ayo makan, katanya tadi lapar."


Bella yang memang sudah sangat lapar langsung makan dengan hikmat, Aditya tersenyum menatap wajah cantik Bella lalu pandangannya jatuh ke bibir Bella.Aditya mengelap saos yang menempel di bibir Bella menggunakan jempolnya.


____


Jangan lupa tinggalkan like ya.

__ADS_1


Salam sayang 😘😘


__ADS_2