
Seperti biasa, setiap pagi Raihan mengantar Raina kuliah. Mobil melaju membelah jalanan Jakarta yang mulai padat dengan aktifitas masyarakat kota. Sambil mengemudi Mendengarkan berita ekonomi diradio. Keinginan untuk lebih mendalami bisnis dan berkat bantuan dari Ivan dia lebih teliti dalam mengambil keputusan
Raina melirik raihan yang serius mendengarkan berita “Sayang, tadi malam kan aku nonton film bagus banget” ucap Raina memulai obrolan karena mereka sejak tadi diam saja.
Raihan melirik sekilas “Film Apa sayang, romantis, horor atau Aksi?” tanya Raihan sembari tetap menatap kedepan. “
“Film india yang romantis tapi menyedihkan sayang, sedih banget karena cowoknya bunuh diri” jawab raina.
Raihan melirik “Judulnya Apa?
“ Aashiqui 2 sayang judulnya” jawab Raina
“Itu kan film lama, film tahun 2013. Aku juga sudah nonton tapi agak lupa-lupa sama jalan ceritanya, emang gak nonton fil yang baru gitu seperti yang judulnya Sultan atau javani janeman” tanya Raihan.
“Emang film lama ya? Wah ketinggalan aku tapi jalan ceritanya bagus tentang cowok yang mewujudkan cita-cita ceweknya menjadi penyanyi terkenal dan malah dia yang dilupakan fansnya karena kebiasaan buruknya. Emang siapa nama Aktris yang disuka?” tanya Raina.
“Kalo yang lama itu Kajol, Sahruk Khan dan Amir Khan kalo yang baru Depika Padukone sama Rasmika bandana” jawab Raihan.
“Mana ada nama Rasmika bandana yang ada Rasmika Mandanna sayang yang main di Sarileru Neekevvaru” protes Raina.
“Iyakah, kirain bandana. Hahaha. Tapi Akting dia di Sarileru dan di film Sulthan bagus. Cuman dia lebih cocok main komedi fellnya dapat banget” sahut Raihan.
“Kalo aku lebih tertarik sama Aiswarya Rai. Aktingnya bagus, apalagi kalo akting sedih. Suaranya itu loh serak-serak becek”
“Kenapa serak-serak becek bukan serak-serak basah?” tanya Raihan yang heran dengan istilah yang baru diucapkan Raina
“Emang klo becek gak basah gitu, kan basah juga.” Protes Raina.
“Iya ya, kalo becek sudah pasti basah dan yang basah belum tentu becek. Hahaha”
“Nah kalo film favorit”
“Film favorit sih banyak, seperti Kabhi kushi Kabhi gham, bajrangi baijan trus cenai expres, 3 idiots dan banyak lagi” jawab Raihan.
“Hahaha. Sayang kayaknya kita satu server, suka sama film india.” Sahut Raina dengan senyum ahnya.
__ADS_1
“Aku suka semua sampai drama korea dan drama china aku nonton sayang” ucap Raihan
Raina langsung melongo “Hah serius mas nonton drama korea sama drama china? Sahut raina dengan wajah yang heran karena menurut dia yang suka nonton korea hanya cewek-cewek.
“Serius, malah sering nobar sama Anton dan Rahmat. Tapi kalo drama china suka bosan, soalnya episodenya bisa sampai 40 episode gak sama drakor yang hanya sampai 16 episode. Tapi genrenya sih biasanya kalo bukan komedi aksi atau thriler, baru ini selesai nonton Home town Cha Cha Cha”
“Wah aku gak nyangka cowok keren dan tegas ternyata suka nonton drakor.” Sahut Raina. “Ternyata mas itu muka sangar tapi hati mawar. Hahahaha” ejek Raina.
Raihan melirik Raina yang masih tertawa terbahak-bahak “Sudah ketawanya, ini sudah sampai dikampusmu. Bentar aku mau jemput Kakek, mau ikut gak? Tanya Raihan.
“Jam berapa? Soalnya aku kuliah sampai jam 2”
“Jam setengah empat pesawatnya mendarat, kalau mau ikut nanti aku jemput baru kebandara langsung”
“Ya udah nanti kita jemput sama-sama, Aku turun ya mas. Hati-hati ya dijalan” ucap Raina sambil mencium tangan Raihan dan dibalas dengan kecupan dikening. Raina turun dari mobil dan berjalan masuk kedalam kapusnya sedangkan Raihan melajukan mobilnya menuju kantornya.
Sementara di Perusahaan Buana Group Ivan lagi pusing. "Ketika cinta mengalahkan logika dan membuat orang pintar menjadi bodoh." Seperti itulah yang dirasakan Ivan sekarang sudah beberapa hari ini Anya terus saja jutek dan sensitif dengannya, ada saja masalah yang membuat Anya marah walau itu hanya masalah kecil dan sepele sekalipun.
Saat ini mereka sedang berada diruangan Ivan dan Anya sedang merajuk. Ivan yang sedang menunggu chat dengan koalisinya tentang cara mengatasi dan penyebab emosi pacarnya berubah-ubah. Tak lama menunggu chat masuk dari Satrio suami Rindi sebagai konsultan percintaan digrup koalisinya dan membeberkan cara-cara mengatasi cewek sensi dan penyebabnya.
Satrio “Sepertinya kekasihmu sedang PMS (Premenstrual Syndrom), itu sebabnya dia sedang berada dimasa rawan dan sensitif. Ada beberapa cara untuk mengatasinya. Pertama sabar, jangan kamu malah melakukan serangan balik ketika cewek kamu mulai marah atau memaki-maki kamu. Kedua berikan perhatian extra kepada kekasihmu. Ketiga ajak jalan-jalan ketempat yang ingin dikunjungi. Keempat jangan berkomentar apapun jika dia memeberikan argumen yang menurutmu salah. Kelima Biarkan dia sendiri duludan jangan memaksanya. Keenam turuti keinginannya dan tetap disampingnya menjadi oendengar yang baik. Ketujuh cari tau apa yang membuat dia bete sebelum berkomentar."
Ivan “Terima kasih atas informasinya.
Ivan kemudian melirik Anya yang masih cemberut “Masa Cuma karena datang bulan sehingga bisa sensitif begitu?” Ucap Ivan dalam hati. “Sayang, boleh aku menanyakan sesuatu?” Anya langsung menoleh dengan tatapan tajam.
“Tanya saja, gratis kok” sahut Anya.
“Kamu lagi datang bulan ya?” tanya ivan dengan hati-hati.
“Kamu tau dari mana? Maaf ya karena lagi dapet jadi suka sensi” ucap Anya menyadari kalau dia suka marah-marah tidak jelas.
Ivan berjalan mendekati Anya lalu memeluknya “Tidak apa-apa sayang, aku tahu jika kamu pasti juga tidak ingin seperti itu. Kalau ada masalah atau ada yang kamu tidak suka dari aku tinggal bilang saja, aku gak apa-apa” ucap Ivan. Anya membalas pelukan Ivan dengan erat.
Kepala Raihan muncul dari balik pintu dan melihat kemesraan dua sejoli itu “Pelukannya bisa setelah Anya membacakan jadwalku dan Ivan melaporkan tentang proyek Tangerang” suara Raihan sotak mengagetkan mereka.
__ADS_1
“Ganggu saja, orang baru gencatan senjata setelah beberapa hari perang” omel Ivan sambil menengok kepintu.
“Wah pantas, ya udah saya beri kalian waktu 30 menit. Lanjutkan pelukannya, puas-puasin sekalian tapi jangan lebih. Saya pamit dulu ya” ucap Raihan lalu menutup pintu dari luar dan berjalan menuju ruangannya.
Ivan langsung meraih tengkuk Anya kemudian mencium bibir yang sudah membuatnya ketagihan “Sayang, apa tuan tidak marah jika seperti tadi?” tanya Anya.
“Tidak lah kan tadi dia bilang akan memberi kita waktu 30 menit sayang” jawab Ivan
Sementara Raihan berada di dalam ruangannya memeriksa file yang sudah diantarkan Anya sebelumnya.
Setelah 30 menit Ivan datang bersama Anya untuk melaporkan kondisi proyek dan membacakan jadwal harian Direktur " Pagi tuan” sapa mereka setelah berdiri dihadapan Raihan.
“Pagi, Bagaimana? Sudah puas pelukannya?” tanya Raihan.
“Sudah Tuan. Saya ingin membacakan jadwal hari ini, pagi ini jam 9:30 ada pertemuan dengan PT XX, mereka mengajukan proposal kerja sama dengan Buana Group. Terus siangnya ada.
“Anya. Batalkan semua jadwalku siang ini, saya mau menjemput kakekku dibandara” potong Raihan.
“Tapi ini pembahasan tentang proyek kota sulawesi tuan”
“Pindahkan saja besok” perintah Raihan.
“Baik Tuan akan saya pindahkan besok dijam 10 karena jadwalnya kosong” sahut Anya.
“Terus Ivan bagaiman dengan proyek Tangerang.?” Raihan meminta Laporan.
“Proyek sudah berjalan kembali dan Ada beberapa pergantian pelaksana lapangan. Kendalanya sekarang ada subkont yang meminta perpanjangan waktu kerja karena mereka sempat berhenti beberapa hari tuan” lapor Ivan.
“Kau atur saja, hubungi Project Manager disana untuk membicarakan dengan pihak Subkont” sahut Raihan.
“Baik tuan, Kami permisi dulu” ucap Ivan
“Baiklah, kalian kerja ya jangan pelukan lagi. Lanjutkan saja setelah kalian pulang kantor” Goda Raihan.
Mereka pun pamit dan meninggalkan ruangan Direktur tampa menaggapi godaan dari Raihan untuk kembali bekerja.
__ADS_1
To Be Continued