
Baru saja masuk ke Guild Petualang, Sean langsung menarik ujung talinya dan menendang tubuh Goro hingga terdorong dan jatuh di tengah-tengah dalam ruangan Guild.
Atas tindakan Sean benar-benar menjadi perhatian semua Petualang, dan terkejut bukan main. Mereka melihat Goro seperti tahanan. Mereka bertanya-tanya di dalam pikiran mereka, entah apa yang dilakukan Goro sehingga diperlakukan oleh Sean seperti itu.
Lucy yang sedang melayani salah satu Petualang, ia langsung keluar dari tempat kerjanya, ia berlari cepat, ia berdiri dan menghalangi Sean agar tidak berbuat lebih.
"Disini aku tidak berpihak mana pun. Jadi aku minta jangan 'lah berbuat keributan disini !!" ucap Lucy tegas sambil memandang Goro yang sedang mencoba untuk bangun duduk dan memandang Sean secara bergantian.
Lucy memandang Sean, dan bertanya. "Tuan Sean Alexander, sebenarnya apa yang terjadi ?"
"Dia adalah musuh dibalik selimut !!" ucap Sean tegas to the point sambil menunjuk Goro. Ia paling tidak suka berbasa-basi.
Semua folus mendengar dan melihat Lucy dan Sean berbicara. Semua Petualang di dalam ruangan itu penasaran dengan Sean yang telah membuat Goro seperti itu.
"Apa maksudmu ?" tanya Lucy.
Belum sempat Sean menjawab, tiba-tiba muncullah pria berjalan mereka dan bersuara. "Ada apa ini ? Kenapa ada keributan di Guild-ku ?"
Semua yang melihat Richard datang, segera membubarkan diri dan kembali ke tempat duduk mereka menjalankan aktifitas mereka masing-masing.
Richard memandang Lucy, dengan tatapannya, Lucy paham. Wanita itu mengangguk kepalanya, dan segera kembali melanjutkan ke pekerjaannya.
Richard memandang Sean. "Jika ada yang kamu sampaikan, lebih baik kita ke ruanganku."
Sean menghela nafasnya, karena baginya terlalu. Tetapi, ada benarnya, akan lebih baik jika dibicarakan di dalam ruangan tanpa ada yang menguping, dan menimbulkan keributan dan gosip-gosip yang belum tentu ada benarnya.
Lagi pula, ada hal yang ingin Sean tanyakan kepada Pria memilik Guild Petualang itu. Richard berjalan mendekati Goro yang tengah berdiri.
BUGH !!
Sebuah pukulan keras yang Richard berikan kepada Goro, cukup membuat pria berambut aneh itu perlahan berlutut, lalu terjatuh tak sadarkan diri karena pingsan.
Richard lalu menyuruh beberapa pegawainya yang laki-laki untuk memindahkan tubuh Goro ke belakang bangunan Guild-nya dan mengikatnya di pohon. Dan tak lupa memasang area anti Sihir.
Semua Petualang memilih diam untuk tidak ikut campur apa yang dialami Richard. Mereka tidak berani bertanya apapun kepada Sean dan Master Guild itu.
__ADS_1
Richard mengajak Sean ke ruangannya. Kini mereka sudah di dalam ruangan Master Guild. Richard yang dudul berhadapan dengan Sean, memulai bersuara. "Bisa kamu jelaskan ?"
Sean menjelaskan kejadian hari ini, dimana dirinya yang akan datang ke salah satu desa, ia melihat Goro dan kelima anggota party-nya yang sedang memperlakukan warga-warga desa itu dengan tidak baik.
Sean juga menceritakan kalau dirinya telah membunuh kelima anggota party-nya Goro. Lalu ada satu orang asing yang merupakan bandit dan saling mengenal dengan Goro. Orang asing itu, telah ia bunuh, Goro pun mengaku setelah Sean mengancamnya.
"Apa pengakuan Goro padamu ?" tanya Richard yang sangat penasaran.
Sean menjawab. "Goro menyebut dirinya melakukan kerja sama dengan salah satu petinggi Kerajaan Erlang. Dan ternyata petinggi Kerajaan itu bekerja sama dengan markas bandit terbesar, dengan tujuannya yang ingin merebut kekuasaan Kerajaan ini."
Richard terkejut mendengarnya, Sean menjelaskan lagi dari pengakuan Goro, rupanya pria berambut aneh itu masih satu keluarga dengan petinggi itu meskipun kerabat jauh.
Richard menghela nafasnya. "Padahal aku salah satu petinggi Kerajaan, tetapi aku tidak tau siapa petinggi lainnya yang telah berbuat ini. Besok akan aku sampaikan Ke Raja. Karena ini juga tidak bisa dibiarkan. Tetapi kita membuat rencana agar petinggi itu tertangkap."
Sean mengangguk, Richard menambahkan. "Kamu juga ikut bersamaku datang ke istana Kerajaan."
Sean melotot. "Kenapa aku harus ikut denganmu ?"
Richard menjawab, karena Raja ingin bertemu dengan Sean setelah mendengar laporannya yang sebelumnya. Dan Raja juga penasaran dengan Sean.
Sean pun teringat sesuatu. "Salah satu anggota party Goro bisa menggunakan Sihir untuk mengendalikan Pasir. Bukankah di dunia ini hanya ada 7 jenis Sihir ?"
Richard tersenyum lalu ia menjawab. "Ahh, sepertinya kamu punya rasa penasaran dan ingin mengenal Sihir."
"Bisa kamu jelaskan, karena sebelumnya Brian memberitahuku, kalau di dunia ini ada 7 jenis Sihir." kata Sean.
Richard menjawab. "Memang benar apa yang dikatakan Brian. Sihir Api, Air, Tanah, Angin, Petir, Cahaya, dan yang terakhir Sihir Kegelapan, itulah 7 Jenis Sihir Utama di dunia ini. Dan untuk jenis-jenis Sihir yang lainnya selain dari ke-7 Sihir Utama adalah Sihir Ciptaan atau Sihir yang tercipta dari setiap ke-7 Sihir Utama itu sendiri."
Sean diam dan tetap setia mendengarnya. Richard kembali bersuara. "Kamu melihat salah satu anggota party Goro ada yang bisa menggunakan Sihir Pasir bukan ?"
Sean mengangguk kepalanya. Richard bersuara lagi. "Sihir Ciptaan merupakan Sihir yang memungkinkan penggunaannya untuk menghasilkan dan memanipulasi Sihir itu sendiri. Sihir ini memungkinkan pengguna untuk menghasilkan dan memanipulasi Sihirnya sesuka hati. Salah satu jenis Sihir Ciptaan adalah Sihir Pasir yang tercipta atau turunan dari Sihir Tanah."
Richard juga memberitahu lagi tentang Sihir lainnya yang ia ketahui. Misalnya Sihir Ciptaan selain Sihir Pasir : Sihir Kayu tercipta dari 2 jenis Sihir utama yaitu Air dan Tanah. Sihir Suara tercipta dari Sihir Angin. Sihir Es tercipta dari 2 jenis Sihir utama yaitu Air dan Angin. Sihir Gravitasi tercipta dari Sihir Tanah. Sihir Lahar tercipta dari 2 jenis Sihir Utama yaitu Api dan Tanah. Dan masih banyak lagi yang lainnya.
Namun ada salah satu Sihir yang istimewa, yaitu Sihir Alam. Sihir Alam adalah salah satu Sihir yang jarang diakui, kenapa tidak diakui dan kenapa bisa dibilang istimewa ? Sihir Alam memiliki kekuatan untuk menjaga kerusakan lingkungan, contohnya yaitu tumbuhan.
__ADS_1
Sihir Alam tercipta dari gabungan 4 jenis Sihir Utama dengan Sihir Ciptaan dari 2 jenis Sihir Utama. Yaitu Sihir, Api, Air, Tanah, Angin, dan Kayu. Bahkan Sihir Alam juga bisa untuk menyerang.
Sihir Cahaya mungkin adalah Sihir pendukung untuk semua orang, Seperti Sihir Pelindung, Memperkuat Fisik, Penerang di dalam gelap dan yang lainnya. Tetapi, Sihir Cahaya juga bisa untuk menjadi serangan.
Salah satunya Sihir Kejut, yang tercipta dari Sihir Utama yaitu Sihir Cahaya. Sihir yang bisa membutakan lawan sementara, itu adalah Sihir Kejut. Sinar Sihir Cahaya juga bisa digunakan untuk serangan, efeknya bisa merusak kulit korbannya. Selain itu, juga masih ada yang lainnya.
Area Anti Sihir juga tercipta dari Sihir Cahaya atau juga bisa tercipta dari Sihir Kegelapan. Sihir Kegelapan memang bisa dikatakan langka, karena penggunanya hanya orang-orang tertentu atau tertutup dari dunia luar. Sihir Kegelapan bisa dikatakan Sihir yang sangat berbahaya.
Tidak hanya membahayakan korban atau lawannya, tetapi menurut cerita Sihir ini juga bisa membahayakan penggunanya. Richard tidak menjelaskan tentang Sihir Kegelapan keseluruhan, karena dia sendiri belum pernah melihat seseorang yang bisa menggunakan Sihir Kegelapan.
Richard lalu membahas tentang Sihir paling langka selain Sihir Kegelapan di dunianya, yaitu Sihir Petir. Menurut cerita, Sihir Petir bisa dikatakan elemen Sihir paling kuat, karena Petir memiliki daya hancur yang hebat.
Sihir Petir juga merupakan elemen Sihir paling arogan dan cukup agresif. Dan juga Sihir Petir adalah Elemen Sihir yang bisa memperkuat setiap semua Ke-6 Sihir Utama jika digabungkan.
(Saya menjelaskan semua yang diatas sesuai di artikel-artikel tentang Sihir di cerita-cerita Dunia Fantasi yang ada di Google. Saya baca semuanya dan saya simpulkan menjadikan satu, kesimpulannya versinya saya yang sudah saya jelaskan diatas. Kalo ada yang tidak suka atau kurang setuju, kalian bisa mengimajinasikan sendiri ya...)
"Namun sayang sekali, Pengguna elemen Sihir Petir hanya ada satu di Kerajaan ini ini. Tidak! Mungkin hanya baru ada satu di Dunia ini." ucap Richard setelah memberitahu semua yang ia ketahui, dan ya, pengguna Sihir Petir yang dia maksud adalah wanita yang berasal dari dunia lain dan pemegang salah satu Senjata Legendaris.
Sean mengangguk kepalanya, ia kini paham. Brian memang benar menjelaskan tentang Sihir Utama, tetapi mungkin dia belum sepenuhnya paham tentang jenis-jenis Sihir yang tercipta dari Sihir Utama itu sendiri.
Sedangkan Richard, mungkin karena dia Master Guild, dan lebih berpengalaman, jadi dia bisa menjelaskan semuanya sesuai kepahamannya tentang dunia yang dia tinggali.
Lalu Richard dan Sean mengakhiri pembicaraan mereka. Sean undur pamit, karena ia juga ingin beristirahat. Begitu juga dengan Richard, ia kembali pekerjaannya.
.....
Keesokan Harinya.
Hari telah melewati pagi. Sean dan Richard berjalan menuju ke istana Kerajaan Erlang. Awalnya Sean masih ragu, tetapi karena Richard meyakinkannya lagi, Sean pun menurut.
Mereka berjalan melewati bangunan-bangunan kota. Mereka tidak berdua, melainkan bertiga. Sean, Richard, dan satu lagi Goro yang terikat dan berjalan di tengah-tengah antara Sean dan Richard.
Tentu saja, mereka menjadi pusat perhatian orang-orang Kota Kerajaan. Seakan-akan Sean dan Richard membawa tahanan yang akan diserahkan ke hadapan Raja.
__ADS_1