
Setelah semua telah duduk di sofa mereka masing-masing, Lison mempersilahkan Sean untuk berdiri disampingnya. Lalu Lison merangkul pundak Sean. "Kenalkanlah, dia adalah cucuku dari Liona dan suaminya yang berasal dari dunia lain."
Semua yang mendengar terkejut. Sebenarnya mereka tau kalau Liona memang sudah menikah dan memiliki anak sewaktu di Dunia Lain. Itulah cerita kebenaran yang diceritakan oleh Lison dan pemimpin Keluarga sebelumnya (kakek palsu)
Tetapi, situasi sekarang, mereka merasa tak percaya, karena tiba-tiba pemuda asing dinyatakan cucu oleh Lison. Mereka menatap Sean dari atas hingga bawah.
Salah satu dari mereka bersuara. Dia Pria seorang Elf. "Apa kau yakin kakak ? Kalau dia adalah anak dari Putrimu ?"
Lalu wanita yang duduk disebelahnya juga bersuara. "Ini hal yang mengejutkan. Apa ada sesuatu yang bisa membuktikan kalau dia adalah cucumu, kakak ipar ?"
Sedangkan yang lainnya, ada yang menatap ke Sean dengan penuh penasaran. Namun ada 2 orang yang menatap remeh padanya.
Liona menatap ke arah Sean yang duduk disamping dengan senyuman. "Bukankah sebelumnya kamu juga masih ragu, dan meminta kepastian kalau aku ini ibu kandungmu bukan ?"
Sean mengangguk kepalanya. Pandangan Liona beralih ke arah Lison. "Ayah, bukankah kita punya peralatan untuk mengetahui kalau seseorang itu adalah keluarga kandung ?"
Lison mengangguk kepalanya. Lalu ia memanggil salah satu pelayan laki-laki dan memperintahkan membawa peralatan itu yang berada di ruang kerjanya.
Beberapa saat kemudian, pelayan itu datang dan membawa nampan. Di namoan itu ada gulungan kertas dan belati kecil. Sean saja mengerut dahinya. "Gulungan kertas ?"
Setelah menerima nampan itu, pelayan itu pamit undur diri. Lison meletakannya di atas meja, lalu ia membuka gulungan itu, dan meletakannya di hadapan Sean dan Liona.
Di permukaan kertas itu, Sean melihat coretan tulisan-tulisan yang mungkin dari bahasa tulisan kuno asal dunia barunya. Dan dibawah tulisan-tulisan kuno itu, juga ada coretan sebuah lingkaran berdiameter 10 senti.
Lison bersuara. "Liona, Sean, sekarang berikan setetes darah kalian di dalam satu lingkaran ini. Jika darah kalian menyatu, maka kalian memang sepasang ibu dan anak kandung."
Liona segera meraih belatinya, ia menggoreskan kulit salah satu jari tangannyanya, lalu ia meneteskan darahnya di permukaan kertas di dalam coretan lingkaran itu.
Lalu Liona menyerahkan belati kecilnya kepada Sean. Sean menerimanya dan melakukan apa yang dilakukan Liona barusan.
Semua terkejut melihat luka irisan Sean tertutup pulih dalam seketika. Sedangkan Liona, ia membutuhkan Sihir Cahayanya untuk menutupi luka irisan belatinya.
Kini semua melihat darah Liona dan Sean berada di permukaan kertas itu. Darah mereka berputar-putar di dalam coretan lingkaran layaknya yin dan yang. Beberapa detik kemudian darah mereka menyatu.
Lison dan Liona tersenyum bahagia. Semua orang yang melihatnya menatap tak percaya. Sedangkan Sean, ia merasa senang, karena ia menemukan ibunya. Tetapi ia merasa tak enak, karena keluarga ibunya adalah salah satu keluarga Bangsawan di Kerajaan Elf.
Liona langsung memeluk Sean erat dari samping. "Ternyata benar. Dia ini memang Putraku."
Lison benar-benar senang, karena cucu dari pernikahan Putrinya dengan laki-laki yang asalnya dari dunia lain. Ia pun juga duduk di samping Sean. Kini Sean berada di tengah-tengah Liona dan Lison.
Kedua orang ini memeluk Sean. Mereka menyudahi acara pelukan mereka. Setelah melepaskan pelukan mereka, Lison meminta kepada Sean untuk menceritakan kehidupan Sean selama ini hingga terkirim berpindah dunia.
Karena sebelum bertemu dengan Sean, Liona hanya menceritakan kalau Putranya datang dari dunia lain. Awalnya tak percaya, hingga Lison melihat sendiri wajah Sean.
Lison memiliki ingatan yang hebat. Ketika majah Sean, ia teringat wajah Alex, yang tak lain suami dari Putrinya, wajah Sean sangat mirip dengan wajah Alex.
Namun sebelum Sean memulai bercerita, Lison memperkenalkan keluarga besarnya :
Ticia Aratohrn (130 thn)
(Istri Pertama Lison)
Liandro Aratohrn (75 thn)
__ADS_1
(Putra Lison & Ticia) + (kakak tiri Liona)
Elisa Aratohrn. (70 thn)
(Istri Liandro)
Javi Aratohrn. (130 thn)
(Adik Lison)
Iola Aratohrn. (130 thn)
(Istri Javi).
Claudia Aratohrn. (70 thn)
(Putri Javi & Iola)
Cariann Aratohrn. (75 thn)
(Suami Claudia)
Natalia Aratohrn (30 thn)
(Putri Liandro & Elisa)
Gabrio Aratohrn. (23 thn)
Sedangkan Lison Aratohrn (135 thn) sendiri, ia pemimpin Keluarga Bangsawan Aratohrn yang sekarang. Dan untuk Liona Aratohrn (65 thn) adalah anak dari istri keduanya yang bernama Liana.
Namun, Liana telah lama meninggal saat usianya 60 tahun, karena dia tak memiliki darah Elf, jadi begitulah, dia manusia normal, sehingga ia tak bisa berumur panjang.
Dan Liona sendiri, ia tak pernah berdekatan dengan lelaki manapun diluar sana. Baginya, suaminya tetaplah Alex. Dia tak ingin menghianati Cinta Alex.
Dan Sean, kini ia entah harus berkometar apa. Dia merasa kalau dirinya bermimpi kalau dirinya benar-benar keturunan salah satu keluarga Bangsawan Elf.
Sean membantin. "Dari penampilan mereka, sungguh sulit dipercaya, kecuali Natalia, dan Gabrio."
Setelah perkenalan keluarga Bangsawan Aratohrn, Sean mulai menceritakan dirinya saat masih tinggal di dunia asalnya hingga terkirim ke dunia barunya. Tanpa dikurangi atau dilebihkan, tetapi ia tak memberitahu soal percobaan ayahnya, lengan logam kirinya dan kemampuan regenerasinya.
Setelah Sean selesai bercerita, adik Lison dan yang lainnya merasakan sedih yang sama. Disini Lison meminta maaf karena kejadian masa lalu.
Sean tidak mempermasalahkan hal itu, ia hanya membalas. "Karena semua sudah terjadi. Jadi, buat apa memikirkan kejadian yang sudah terlewat ?"
Mereka segera menyudahinya. Karena hari sudah akan mendekati tengah malam. Disini ada 2 orang yang tatapannya tak suka padanya. Sean masa bodoh hal itu. 2 orang adalah Natalia dan Gabrio.
Mereka semua segera pergi ke kamar mereka masing-masing untuk tidur istirahat.
.....
Keesokan Harinya.
Masih di kediaman Aratohrn. Semua orang tengah bersarapan bersama. Sean lagi-lagi ikut sarapan satu meja dengan mereka. Sean bisa merasakan hal yang tak pernah ia rasakan sebelumnya.
__ADS_1
Semua keluarga Aratohrn menerima keberadaannya, tetapi ada 2 orang yang tak suka padanya, yang tak lain Natalia dan Gabrio. Sean tak peduli dengan tatapan mereka berdua. Yang penting sekarang menikmati sarapan mereka berdua.
_______________________________________
Visual.
Natalia Aratohrn.
.
Gabrio Aratohrn.
_______________________________________
.....
Setelah sarapan, semua melakukan kegiatan mereka sehari-harinya. Lison, Liandro, Javi, dan Cariann berada di ruang kerja mereka karena mereka bertiga adalah bagian penting dari Kerajaan Roux.
Hari ini Liona mengambil libur beberapa hari, karena ia ingin menghabiskan kegiatannya di kediamannya dan menemani Putranya, yang tak lain Putranya agar beradaptasi di dalam keluarganya.
Sedangkan sisanya, mereka memilih ke taman belakang rumah besar keluarga Aratohrn. Para perempuan biasanya mengurus bunga-bunga ditaman dan dibantu oleh tukang kebun mereka.
Sedangkan Sean, ia tengah duduk di sebuah gazebo. Ia melihat ibunya tengah merawat bunga-bunga, dan tanam-tanaman bersama yang lainnya.
Sean tak sendiri, ia duduk berhadapan dengan Gabrio. Gabrio yang menatap remeh padanya, Sean membalasnya dengan tatapan dingin.
.....
Sementara Disisi Lain.
Di Dalam Istana Kerajaan Roux. Di Ruang dalam rapat, terlihat ketiga Raja, para mentrinya, dan para petinggi. Mereka semua tengah membicarakan situasi sekarang.
Ketiga Raja memutuskan untuk membatalkan acara pertandingan. Meskipun batal, kepada setiap peserta yang sudah turun ke arena ataupun yang belum, mereka semua akan mendapat hadiah mereka.
Para mentri dan petinggi dari ketiga Kerajaan setuju keputusan Ketiga Raja. Sekarang mereka semua rapat untuk membahas hal lain. Diantara mereka, ada yang melamun.
Yang tak lain adalah Richard. Ia terlihat tak fokus mengikuti raparnya. Pikirannya tertuju kepada seseorang, yang sudah ia tunggu hampir satu tahun.
Semenjak kemarin membahas asal dunia Sean, sekarang ia memikirkan orang satunya yang juga datang dari dunia lain. Orang yang juga dari dunia lain adalah seorang wanita hebat yang memiliki Sihir Petir.
Richard bersyukur kalau Liona tak membocorkan rahasia tentang wanita yang juga dari dunia lain. Wanita itu adalah wanita yang ia kagumi dan juga wanita pujaannya. "Aku akan selalu menunggumu kembali."
_________________________________
Siapa wanita ini ya ? Wanita yang datang juga dari dunia lain sekaligus wanita yang selama ini ditunggu Richard ?
Penasaran ?
Aku sudah buat Cerita spin-off 'nya dalam bentuk CERPEN, tapi masih belum 'ku upload. Akan 'ku upload setelah beberapa BAB nanti, agar TimeLine-nya sesuai.
__ADS_1