OVERSOLDIER

OVERSOLDIER
BAB 82


__ADS_3

Zayden dan rombongannya berjalan mendekati Sean, Liona, dan Rosalyn. Rombongannya terdiri dari party-nya dan party-nya Sean yang selama ini Sean tinggal.


Sebenarnya, selama Sean tidak ada, Zayden mengambil alih party-nya Sean. Ia memutuskan menggabungan party-nya Sean dan party-nya.


Zayden melakukan itu, karena hanya party-nya dan party-nya Sean saja yang mampu diajak serius saat menjalankan misi, dan juga party-nya Sean memiliki tekad yang hebat dalam menjalankan misinya.


Terbukti, selama Sean tak ada, semua anggota Party Sang Petualang ini, telah berada di Level Tingkat Emas semua.


Awalnya Brian, Arron, dan yang lainnya menolak halus, tetapi Zayden menjelaskan, selama Sean tidak kembali, party Sang Petualang juga akan dibawah pimpinan Zayden.


Zayden juga menjelaskan kalau Sean pasti tidak akan keberatan, dan pastinya juga Sean merasa lega selama ia belum kembali. Akhirnya Brian, Arron, dan yang lainnya pun setuju.


Karena selama ini party Sang Petualang hampir kehilangan arah. Diluar dugaan, setelah kedua party itu digabungkan, mereka menjadi yang terkuat.


Ditambah party ini adalah party yang pertama yang berjumlah 19 orang. Mungkin juga karena banyaknya anggotanya, jadi party mereka menjadi yang terkuat. Meski sesekali Darold dan kakaknya ribut karena berbeda pendapat.


Yah, walaupun hanya sementara selama Sean belum kembali dan mengambil alih kepimpinannya. Tetapi Raja Erlang malah mengakui adanya gabungan kedua party ini.


Brian berjalan cepat ke arah Sean. "Sean kamu dari mana saja ? Kita khawatir kamu tak pernah kirim kabar."


Tak hanya Brian saja, Zayden, Arron dan Semuanya juga bertanya hal yang sama kepada Sean. Mereka semua baru saja pulih dari luka mereka setelah tim medis menyembuhkannya dengan Sihir Cahaya.


Lagi-lagi Sean terkekeh. Liona yang ada di depannya menatap gemas kepada Putra ini. "Kamu ditanya ibumu dan teman-temanmu, kenapa kamu malah tertawa ?"


"Akan lama jika aku menceritakan semuanya." jawab Sean tersenyum.


Lalu ada tiga orang yang juga berjalan mendekati mereka semua, mereka pun menoleh. Terlihat Richard, Sinta, dan satu wanita yang tak asing dimata mereka, kecuali Sean.

__ADS_1


Seketika mereka langsung mengambil posisi waspada. Kecuali Liona dan Sean, karena dasarnya Liona tak perlu waspada karena sudah siap kapanpun, sedangkan Sean, ia tak tau sama sekali dengan wanita muda asing ini.


Dan juga ia juga merasa asing dengan wanita yang terus didekat Richard. Melihat semua orang disitu seperti itu, Richard langsung bersuara. "Tenanglah, dia sekarang ada dipihak kita."


"Apa maksudmu Tuan Richard ? Dia adalah salah satu Pahlawan dari Kerajaan Alastair." balas Zayden.


Sinta menjawab. "Kalian semua belum tau kejadian yang telah ia alami. Sebenarnya, dia bisa terlibat karena pikirannya telah dikendalikan oleh penyihir Kerajaan Alastair."


Meski begitu, mereka semua masih dalam posisi waspada. Lalu terdengar suara langkah banyak kaki mendekati mereka.


Semua menoleh, seketika mereka sedikit membungkukkan tubuhnya untuk memberi hormat, karena yang datang ketiga Raja berserta bawahannya.


Raja Erlang bersuara. "Kita akan mengadakan rapat. Aku juga menginginkan semua untuk partisiapasi dalam rapat ini."


"Baik Yang Mulia." jawab semuanya.


Lalu Richard berjalan mendekati ketiga Raja ini. Ia meminta agar salah satu Pahlawan wanita yang berasal dari Kerajaan musuh untuk ikut.


Yah, meski pernah berbohong demi kebaikan dan menjaga rahasia oranh lain.


.....


Hari telah malam, bisa diperkirakan mungkin waktu sudah kurang lebih ada jam 8 malam. Telihat sebuah tenda yang besa. Tenda ini memiliki panjang 20 meter, dan lebar juga 20 meter.


Tenda ini adalah tempat yang digunakan ketiga Raja dan para bawahannya untuk rapat. Dan sekarang di dalam tenda itu, terlihat sudah banyak orang yang duduk melingkari meja bundar.


Tak hanya Ketiga Raja, dan beberapa bawahan pentingnya (salah satunya Richard), semua Ksatria (salah satunya Liona), Sinta Rosalyn, serta Zayden dan anggota party-nya.

__ADS_1


Sean dan party-nya juga ikut dalam hal ini. Ya, Sean memutuskan mengambil alih kembali party-nya. Dan tak lupa berterima kasih kepada Zayden karena mau menggantikan dirinya selama ia tidak ada.


Dan tak lupa Pahlawan wanita yang baru saja berpindah dan memilih di pihak pasukan Aliansi.


Saat ini, mereka memulai rapat. Sebelum ke hal utama. Disini Richard yang merupakan pemimpin semua pasukan, memperkenalkan wanita yang disebut-sebut Pahlawan dari Kerajaan yang datang dari Dunia Lain.


Pahlawan wanita itu bernama Sarah. Sarah menceritakan semua apa yang telah terjadi selama ia menyandang salah satu dari ke-5 Pahlawan yang terpanggil dari Dunia lain.


Mereka ber-5 dipanggil oleh 4 penyihir Kerajaan Alastair, itu pun atas permintaan Raja mereka yang tak lain Philip. Mereka berasal dari Dunia yang sama, tetapi dari Negara yang berbeda-beda.


Mereka ber-5 menyandang gelar Pahlawan dari Dunia lain. Berhari-hari hingga berbulan-bulan, mereka ber-5 berlatih menaikkan Level, disamping itu mereka juga harus membunuh iblis-iblis yang datang di Benua sana.


Hampir setahun mereka tinggal di Dunia baru mereka, Sarah menceritakan dirinya dan salah satu teman Pahlawannya yang bernama Jack. Ia dan Jack sedang menulusuri lorong bawah tanah.


Disana, mereka terkejut melihat ada banyak iblis di dalam penjara. Dan hal yang mengejutkan adalah, mereka berdua tak sengaja mendengar pembicaraan ke-4 penyihir dan Raja mereka untuk menguasai Dunia.


Lagi-lagi mereka berdua dibuat terkejut melihat ke-4 penyihir itu membuka Portal, dan keluarlah banyak iblis dari dal portal itu. Rupanya selama ini ke-4 penyihir itu melakukan percobaan tentang Dunia lain dan tak sengajalah membuka portal Dunia para iblis.


Sarah dan Jack berfikir hal yang sama. Selama ini, di Benua yang mereka yang mereka tinggali, iblis itu datang karena ulah para penyihir itu.


Raja Alastair memanfaatkan hal itu untuk menguasai Dunia. Sarah dan Jack segara memberitahukan ke-3 teman mereka. Hal diluar dugaan, Raja Alastair dan ke-4 penyihirnya mendatangi mereka.


Rupanya sejak awal, Raja Alastair dan ke-4 penyihirnya sudah tau kalau Sarah dan Jack sedang menguping. Ke-5 Pahlawan itu bersiap untul melawan, tetapi ada lagi yang mengejutkan.


Yaitu, salah satu dari ke-5 Pahlawan itu, yang bernama Redi, malah tidak di pihak mereka ber-4, dan memilih melawan mereka ber-4. Rupanya sejak awal Redi sangat setuju dengan pemikiran Raja Alastair untuk menguasai Dunia.


Ditambah Redi adalah yang paling kuat diantara mereka ber-5. Meski kuat, dasarnya sejak awal dipanggil sifat Redi sangat angkuh. Bahkan bergaul bersama tidak pernah.

__ADS_1


Akhirnya, mereka ber-4 melawan Redi dan ke-4 penyihir. Ke-4 Pahlawan kalah, dan salah satu dari mereka, yang bernama Dave, mati terbunuh. Tersisalah mereka ber-3 (Sarah, Jack, dan Darren).


Sarah menjelaskan, Ingatan terakhir Sarah adalah, ia dan kedua temannya saat itu diikat agar tidak bisa melawan saat otak mereka akan dicuci, dengan tujuan, mereka nantinya akan di dalam pengaruh perintah Raja Alastair.


__ADS_2