Pelangi Setelah Hujan

Pelangi Setelah Hujan
Eps14_Berkumpul keluarga kembali


__ADS_3

Dan tidak lama setelah itu, pembawa acara mulai naik keatas panggung, lalu memberikan beberapa kata sambutan. Dan tentu saja Dita dangat eksaited tidak sabar menunggu acaranya di mulai.


***


" Baiklah mari kita sambut. Direktur dari perusahaan Maladewa company, Samuel keenan Mahendra. Kasih tepuk tangan yang meriah.... " Ujar pembawa acara


Suara tepuk tangan pun bergemuruh di dalam ruangan aula menyambut kedatangan tamu spesial mereka.


Deg...Saat Dita mendengar pembawa acara menyebutkan nama Samuel, jantungnya seakan berhenti berdetak. Dia sangat tidak menyangka kalau pembicara yang diundang oleh pihak kampus kali ini itu adalah Samuel, yang tentu saja laki-laki yang selalu dia hindari dan tidak mau dia temui selama-lamanya.


" Dita, itu kan orang yang kemarin ke rumah kamu. Oh...jadi dia direktur baru perusahaan Maladewa company " Ucap Kevin, sambil mengangkat sebelah alisnya.


' Berarti laki-laki itu juga dong, yang bantuin perusahaan keluarga nya Dita ' Sambung Kevin, namun kini hanya dia katakan di dalam hatinya saja.


Kevin menoleh kearah Dita yang sama sekali tidak menjawab pertanyaan nya. Dia menatap Dita heran, mengapa Dita seperti orang yang ketakutan? begitulah pikir Kevin.


Acara yang sebelumnya sangat dinantikan oleh Dita, kini malah menjadi sangat berantakan, karena yang menjadi tamunya adalah Samuel. Apa lagi kini dia duduk di kursi bagian depan yang sangat dekat dengan panggung, karena memang Dita selalu ingin duduk paling depan agar bisa mendengar lebih jelas.


Akan tetapi kini malah menjadi ketakutan baginya. Tentu saja dengan jaraknya yang begitu dekat dengan panggung, bisa saja Samuel dapat melihat dan mengenalinya dengan mudah.


Dan benar saja apa yang Dita takutkan, saat Samuel naik keatas panggung dia langsung mengenali dita, dan membuat mata mereka bertemu.


' Ternyata dia berkuliah disini ' Batin Samuel sesaat setelah ia melihat Dita dari barisan depan.


Di saat matanya dan mata Samuel bertemu, Dita merasa kepalanya tiba-tiba menjadi sangat sakit bahkan pendengaran nya kini tidak bisa mendengarkan apa pun lagi, pandangan nya berubah menjadi hitam, dan kejadian pada malam kelam itu seolah kembali terputar di kepala nya.


" Kamu kenapa " Tanya Kevin sambil memegang bahu Dita. Dia kaget setelah melihat Dita yang tiba-tiba memegangi kepalanya dan matanya pun terpejam


Setelah di sadarkan oleh Kevin. Akhirnya Dita bisa keluar dari bayangan malam itu, nafasnya terdengar berat dan bahkan kini tubuhnya menjadi lemas.

__ADS_1


' Aku harus cepat keluar dari ruangan ini ' Batin Dita


Tanpa sedikit pun menanggapi Kevin karena memang dia sama sekali tidak sadar kalau sekarang Kevin berada di samping nya, Dita langsung berlari keluar dari ruangan yang membuatnya tidak bisa bernafas dengan lega.


Yang dapat Kevin lakukan sekarang hanyalah menatap bingung kearah Dita, yang pada hari ini benar-benar sangat aneh.


Kevin sebenar nya ingin menyusul Dita karena dia ingin memastikan kondisi nya, apakah sesuatu telah terjadi padanya, hingga membuatnya benar-benar menjadi aneh. Namun dia tidak mungkin keluar dari ruangan itu apa lagi acaranya baru saja dimulai, ditambah dia adalah senior yang tentunya harus memberikan contoh yang baik bagi para juniornya, yang juga ikut hadir diruangan itu.


***


Dengan nafas yang terdengar berat Dita berlari, lalu masuk kedalam toilet.


Setelah masuk kedalam toilet, dia langsung terduduk lemas dan air matanya pun mulai berjatuhan. Bayangan itu terus saja menghantuinya, sehingga membuatnya begitu ketakutan.


" Kenapa... Kenapa sampai sekarang aku masih belum bisa melupakan nya " Rintih Dita, kini tangannya mulai memukul-mukul kepalanya.


Dita pun menumpahkan semua rasa yang mengganggu hatinya melalui air matanya. Dan beberapa saat kini perasaan nya bisa sedikit lebih tenang. Setelah dia rasa kalau dia bisa kembali mengontrol dirinya Dita pun keluar, lalu mencuci wajahnya di wastafel.


" Sebaiknya aku pulang saja, aku nggak mau kalau sampai bertemu dengan orang itu lagi " Ucap Dita sambil memandangi dirinya dari pantulan cermin.


Dita pun lalu menghubungi pak Muh untuk segera dijemput.


***


Kini acara di kampus sudah selesai. Samuel pun kini ingin beranjak pulang tentunya dengan selalu ditemani oleh Rayan di samping nya.


" Tuan... Tadi nyonya besar menghubungi lagi, beliau meminta agar tuan bisa segera pulang ke rumah besar " Ucap Rayan yang kini sedang mengemudikan mobil


Ya. setelah diangkat menjadi direktur perusahaan Maladewa company Samuel membeli apartemen yang jaraknya dekat dengan perusahaan, dan tentu saja dia selalu pulang ke apartemen nya, dan sangat jarang dia pulang ke rumah utama di mana orang tua dan adiknya tempati.

__ADS_1


Dan karena sudah hampir 1 bulan dia tidak pulang ke rumah utama, tentu saja itu membuat Tasya yaitu ibu Samuel sangat merindukan putra sulung nya, dia terus saja meminta agar Samuel bisa segera pulang ke rumah utama.


Karena jarak yang begitu jauh itu lah alasan mengapa Samuel harus berpikir dua kali, ditambah dirinya yang begitu sibuk setiap harinya.


" Baiklah. Sekarang kita pulang ke rumah utama " Ucap Samuel


Sebenarnya dia pun juga sangat merindukan orang tua dan adiknya, akan tetapi karena kesibukan nya Samuel pun selalu menunda untuk pulang ke rumah utama. Tapi kini karena dia punya waktu luang dia pun segera pulang ke rumah utama.


***


Setelah 1 jam perjalanan kini Samuel dan Rayan telah sampai di depan rumah utama.


Kedatangan Samuel tentu saja disambut dengan begitu hormat oleh para pelayan di rumah itu.


" Samuel... " Teriak Tasya, saat melihat putra sulung yang sangat dia rindukan akhirnya datang


Dia berlari untuk segera bisa memeluk tubuh putranya, yang tentu saja disambut begitu hangat oleh Samuel.


" Maaf ya bu aku baru bisa pulang sekarang, soalnya akhir-akhir ini aku sangat sibuk " Ujar Samuel.


" Iya ibu ngerti kok kalau kamu sibuk. Tapi ibu sangat merindukan kamu jadi maaf kalau ibu selalu ganggu kamu "


Setelah mendengar kalau Samuel pulang, William ayah Samuel langsung keluar dari ruang kerjanya, begitu juga dengan adik-adiknya Karina dan kriss mereka juga keluar dari kamar mereka masing-masing untuk segera menemui Samuel yang sudah 1 bulan tidak mereka temui.


Setelah mereka berkumpul kembali dan melepaskan rindu. Karena sudah waktunya makan malam mereka pun berjalan berbondong-bondong kemeja makan, tentunya mereka tidak lupa untuk mengajak Rayan, karena mereka sudah menanggap Rayan seperti keluarga mereka sendiri.


Makan malam kali ini 2 kali lebih terasa nikmat, dibandingkan makan malam mereka biasanya, itu karena sekarang Samuel sudah kembali berada di tengah-tengah keluarga.


" Oh ya Samuel. Kamu mau kan kenalan sama anaknya temen ibu, dia baru saja lulus kuliah " Ucap Tasya ditengah makan malam mereka_______

__ADS_1


__ADS_2