Pelangi Setelah Hujan

Pelangi Setelah Hujan
Eps20_Kamu harus bertanggung jawab


__ADS_3

Dan mereka pun meminta sedikit waktu, untuk membicarakan masalah ini dengan putra mereka, yang sekarang tinggal terpisah dari mereka


***


Setelah mendapatkan kabar kalau putra sulung mereka telah menghamili seorang perempuan, William dan Tasya membatalkan semua kegiatan mereka hari ini untuk menemui Samuel di perusahaan mereka, untuk mencari tahu kebenaran dari berita yang membuat mereka sangat kaget


Setelah kurang lebih 1 jam melintasi jalan raya, akhirnya mereka telah sampai didepan gedung perusahaan. William dan Tasya langsung masuk tanpa melapor kepada resepsionis, karena mereka bebas untuk melakukan apa pun di perusahaan mereka sendiri.


" Ibu. Ayah, ada apa. Kenapa nggak kabarin aku dulu kalau kalian mau kesini? " Tanya Samuel bingung melihat kedua orang tuanya yang datang secara tiba-tiba


William terlebih dahulu mendudukkan dirinya di kursi sofa yang tersedia di ruangan itu, sebelum ia mulai berbicara, dan Tasya pun mengikuti sang suami.


" El...Tadi kita baru saja mendapatkan telpon dari Wibowo maheswari. Dia bilang anak perempuan nya hamil dan itu karena kamu " Ucap William memulai membicarakan maksud kedatangannya yang secara tiba-tiba


" Itu nggak mungkin kan? " Sambung nya


Sampai detik ini William maupun Tasya masih tidak mempercayai 100%, kalau yang tadi dikatakan oleh Wibowo itu benar. Mereka masih sangat percaya kalau Samuel tidak mungkin melakukan itu, apa lagi sampai membuat perempuan itu hamil.


Karena selama ini mereka sangat tahu kalau Samuel tidak pernah sekali pun menyentuh perempuan sebelum tali pernikahan mengikat nya. Bahkan dulu Kathryn selalu mengadu kepada Tasya kalau Samuel sekali pun tidak pernah menyentuh nya sampai dia salah paham, dan Tasya pun menjelaskan kalau Samuel tidak menyentuhnya bukan berarti dia tidak mau, melainkan begitulah cara dia menghargai orang yang dia sayang


Samuel menelan saliva nya mendengar ayahnya mengatakan itu, begitu juga dengan Rayan yang juga ikut diam dan membeku.


" Sayang. itu tidak benar kan " Tanya Tasya, kini air matanya sudah ingin keluar, melihat Samuel seperti tidak bisa menjawab pertanyaan dari William


" Ayah, ibu. Aku bisa jelasin "

__ADS_1


Samuel nampak sangat bingung bagaimana dia menjelaskan nya kepada ayah dan ibunya tentang kejadian yang sebenar nya.


" Ayah tidak butuh penjelasan apa pun, sekarang kamu hanya perlu jawab. Iya atau tidak "


" I...ya.. Ta.. pi aku bisa jelasin "


Deg...William mau pun Tasya bagikan disambar petir disiang bolong, setelah mengetahui kalau putranya benar telah menghamili anak orang lain.


" Kenapa?. Kenapa El? " Ujar Tasya sambil tersedu-sedu


Selama ini Tasya memang sangat ingin menggendong seorang cucu, apa lagi putra sulung mereka kini sudah berusia matang. Tapi bukan cara begini yang dia inginkan. Selama ini keluarganya maupun keluarga suaminya tidak pernah satu orang pun yang hamil dan menghamili diluar nikah, dan tentunya berita ini akan menjadi aib besar bagi keluarga mereka, dan bisa saja orang-orang akan mengolok-olok keluarga mereka, jika sampai berita ini tersebar


" Dari mana kamu belajar ini El?, apakah selama ini ayah atau ibu kamu pernah mengajari kamu seperti itu " Ucap William yang kini mulai tersulut emosi


Samuel tidak dapat menjawab sedikit pun pertanyaan dari sang ayah. Ia tahu kalau ini semua juga karena ulah dan kesalahan nya sendiri. Marah, menyesal, semuanya sudah tidak ada gunanya lagi. Ia pun hanya bisa diam mendengarkan semua kemarahan dari kedua orang tuanya.


Samuel melotot kan matanya ke arah sang ayah, saat mendengar kalau dia harus menikahi dita secepatnya. Sebenarnya tidak ada maksud dirinya tidak ingin bertanggungjawab atas apa yang sudah dia perbuat, akan tetapi yang menjadi masalahnya untuk saat ini dirinya masih belum siap untuk menikah. Jujur sampai sekarang dia masih trauma setelah dia diduakan oleh Kathryn dengan sahabatnya sendiri


" Ada apa?. Apakah kamu tidak ingin bertanggungjawab setelah meniduri anak orang lain, dan ingin membuat malu keluarga " Sambar William, saat melihat Samuel memandanginya seakan tidak setuju dengan keputusan yang dia buat


" Yah. Aku bukan tidak ingin bertanggungjawab cuman untuk sekarang aku masih belum siap untuk menikah, aku belum siap menerima orang baru "


Plaakkk____Pukulan keras mendarat di wajah Samuel._ " Jangan pernah menjadikan kegagalan kamu dimasa lalu menjadi alasan " Ucap William dengan nada tinggi


Tasya hanya bisa terus menangis melihat perdebatan antara dua orang yang paling dia cintai.

__ADS_1


Rayan tidak dapat melindungi tuannya kini seperti yang biasanya dia lakukan, karena yang sekarang memukul Samuel adalah ayahnya sendiri.


" Terus mau kamu apa sekarang. Membiarkan perempuan itu sampai melahirkan, dan menghancurkan reputasi keluarga kita?. Jawab!!! "


" Iya aku akan bertanggungjawab " Jawab Samuel lemas, sekarang dia hanya bisa pasrah dari pada terus beradu argumen dengan sang ayah


Setelah mendengar itu William pun kembali duduk di sofa sambil menekan-nekan kepalanya yang kini terasa sakit. Sama sekali tidak pernah terbayangkan sebelumnya, kalau kejadian seperti ini akan menimpa putra sulungnya, yang sebelumnya sangat dapat dia percayai.


Namun dari masalah ini dia bisa belajar, kalau kedepannya dia masih mempunyai dua anak lagi yang harus dia jaga lebih ketat, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, kepada kriss dan karina.


***


Pukul 20:00 malam~~~


" Dokter tadi bilang apa " Tanya wibowo. Ia baru saja pulang dari kantor dan langsung menanyai dita yang tengah duduk bersama Melinda di ruang keluarga. Mengenai kondisinya setelah pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan dirinya dan juga kandungannya.


" Baik kok pah. Dan kandungan dita juga baik-baik saja, dokter cuman kasih vitamin aja tadi "


Wibowo pun tersenyum bahagia mendengar kalau semuanya baik-baik saja, karena seharian ini dia sangat penasaran sekaligus khawatir mengenai kondisi sang putri bungsu.


" Mas. Lebih baik sekarang kamu mandi dulu " Ucap Melinda


Wibowo mengangguk kan kepalanya, karena dia juga sudah merasa badannya tidak nyaman akibat keringat. Namun saat ia baru bangkit tiba-tiba ponsel nya berbunyi, lalu ia pun meraihnya dari kantong celananya.


Saat dia melihat layar ponsel tertulis lah nama William Mahendra yang menghubunginya, ia pun kembali duduk lalu menerima panggilan itu, tidak lupa ia keras kan suaranya agar dita dan Melinda dapat ikut mendengar pembicaraan mereka.

__ADS_1


" Selamat malam Pak Wibowo. Maaf mengganggu waktu bapak " Ujar William setelah sambung telpon mereka terhubung


" Iya selamat malam juga pak William, sama sekali tidak mengganggu saya kok. Kalau boleh tau ada keperluan apa ya menghubungi saya " Jawab Wibowo, yang langsung menanyakan maksud dari. William menghubungi nya__________


__ADS_2