Pembuktian Cinta

Pembuktian Cinta
Chapter 99


__ADS_3

Tanpa sadar jari Hana bergerak yang


membuat Mamah Anin terkejut”Dok


jari anak saya bergerak, apakah mungkin pasien masih ada tanda-tanda kehidupan?”


Dokter kembali mengecek detak jantung


Hana dan mematikan nya.Sang dokter


terkejut bukan main saat mendengar


detak jantung itu kembali berdetak.


Patient monitor juga kembali


berfungsi seperti sedia kala.


Membuat Sam tercengang sekaligus


lega.


”Sayang kamu kuat kamu tidak


akan pernah meninggalkan diriku,


terimakasih ”Suara Sam terdengar


berbarengan dengan sura tangisan


baby Jinora dan Hendry.


Babysitter mengambil baby Jinora dan Hedry


dari ranjang pasien dan menenangkan


mereka.Ini adalah sebuah keajaiban


yang membuat dokter sekalipun


takjub melihat nya.


”Kekuatan pasien untuk sembuh


sangat kuat, saya baru mengalami


hal seperti ini dalam bekerja di dunia


kesehatan”


”Ini adalah kesempatan kedua


untuk Hana dari sang pencipta agar


bisa merawat kedua anaknya ”Sahut


mamah Anin kemudian mengambil


telepon untuk menghubungi sang suami.


Perlahan-lahan mata Hana terbuka


setelah tertidur selama delapan


bulan.Pandangan nya tertuju pada


sosok pria yang sudah menjadi suaminya


yang tengah mengengam tangannya.

__ADS_1


” Sayang ”Itulah satu kata


yang mampu Hana Ucapan pertama


kali saat dirinya sadar.


Sam mendongak, dia terkejut


melihat Hana yang sudah


membuka matanya"Sayang kamu


sudah bangun hiks hiks ”Pria itu


memeluk sang istri dan kembali


terisak.


Mamah Anin dan orang-orang yang


berada di situ ikut terharu,


melihat kedua pasangan yang mampu


membuat mereka menetes kan air mata.


Hana yang dia peluk oleh sang suami


hanya tersenyum, dia ingin


berbalas memeluk kembali tapi


tenaganya tidak kuat untuk memeluk


Sam.


Sam menyingkir, mempersilahkan


dokter untuk memeriksa keadaan


sang istri.


”Kondisi nyonya Hana sudah stabil,


Nyonya harus banyak istirahat dan


makan makanan yang saya anjurkan”


Ujar dokter tersebut lalu pamit untuk


diri.Meninggalkan Hana dan Sam.Mamah


Anin juga memberi waktu untuk kedua


anaknya berbicara.


”Sayang kenapa kamu menagis?”


Tanya Hana yang melihat wajah Sam basah


karena air mata.


”Ini adalah air mata bahagia, aku bahagia


bisa melihat wajahmu lagi ”


"Aku juga bahagia tadinya aku mengira


tidak akan berjumpa dengan mu lagi,

__ADS_1


kamu tahu aku tadi bertemu dengan


Ibu dan ayah, mereka terlihat bahagia ”


Sam memeluk tubuh Hana dan


mencium puncak kepala perempuan


itu.Menyalurkan rasa bahagia nya.


”Sayang sudah berapa lama aku


disini?Dimana anak ku?"Tanya Hana.


Sam menyuruh babysitter mereka


untuk mendekat dan membawa


baby Jinora dan Hendry untuk


mendekat dengan mamahnya.


”Kenapa dia sudah besar padahal


saat sedang ku kandung dia masih kecil?


Dan mereka berdua twins?" Tanya Hana


takjub.


”Karena kamu koma selama delapan


bulan makanya baby Jinora dan Henry


sudah tumbuh besar ”Sahut Anin


yang sedari tadi melihat interaksi antara


pasangan suami istri ini.


”Apa delapan bulan?” Ucap Hana


terkejut, dia tidak bisa melihat pertumbuhan anaknya yang sangat Ia nanti-nanti


kan.


”Benar sayang tapi kamu tidak usah


memikirkan nya,sebaiknya kamu istirahat


dan ini baby Jinora dan yang cowok nya


baby Hendry ” Sam memperkenalkan


kedua anaknya pada Hana.


Hana tersenyum melihat bayi nya sangat


mirip dengan sang papah, yang


membedakan adalah matanya.


Hana seperti melihat wajah Sam


saat kecil.


_______


Next?Vote dulu dong🌹😭

__ADS_1


__ADS_2