
"Hoam"Hana membuka matanya dengan malas.
"Sudah bangun sayang"Sam duduk di sofa sambil menatap Hana yang baru bangun.
"Sekarang jam berapa?kenapa kamu belum berangkat bekerja?"Hana mengeritkan dahinya saat melihat jam sudah menunjukkan pukul 10 pagi.
"Apa?jadi sedari tadi aku baru bangun,maaf sayang aku lupa kalau begitu aku akan segera turun dan menyiapkan makanan untuk mu!pasti kamu belum sarapan ya?"Hana hendak turun dari ranjang.
Tetapi sebelum Hana turun tangan Sam lebih cepat menghalangi"Tidak perlu, lagipula hari ini hari Minggu jadi kita bisa bermalas-malasan di kamar"Ucap Sam sambil menunjuk kan senyum devilnya.
"Kalau begitu aku akan lanjut tidur"Hana yang tidak perlu menyiapkan sarapan untuk Sam berniat tidur.
Entah bawaan hamil atau apa setiap saat Hana hanya ingin tidur dan tidur.Sam yang melihat Hana bersiap untuk tidak kembali tentu saja tidak setuju.
Sam meloncat ke ranjang lalu memeluk perut Hana. Usia kandungan Hana sudah memasuki bulan ke tiga tetapi perut Hana masih terlihat kecil.
"Sayang"Tangan Sam yang tadinya di perut Hana sudah berkeliaran ke mana-mana.
__ADS_1
"Hem"Tanpa membuka mata Hana menjawab Sam. Tanpa memperdulikan tangan Sam yang sudah berada di dadanya.
"Aku ingin mengunjungi bayi kita!boleh kan?"tanya Sam dengan wajah memelas.Tolonglah dia sudah tersiksa selama beberapa bulan belakangan ini.
Dokter tidak memperbolehkan Hana berhubungan badan terlebih dahulu sampai kandungan Hana kuat.
Hana membuka matanya sedikit setelah mendengar permintaan Sam. Tapi entah kenapa dia sangat tidak mau menatap wajah Sam.
"Sayang kata dokter tidak boleh,katanya kandungan nya belum kuat jadi kamu harus sabar ya"Hana mencoba mencari alasan.
Hana bangun dari tidurnya dan duduk di ranjang"Sayang sebenarnya aku mau tidur di kamar tamu saja,disini tidak nyaman"
"Tidak kamu di sini saja "Hana langsung berjalan'menuju kamar tamu sementara Sam tercengang di buatnya.
"Tidak mau aku ikut"Sam mengejar Hana yang berjalan begitu cepat.
"Bruk"Sebelum Sam masuk Hana sudah terlebih dahulu menutup pintu kamar tamu yang berada di samping kamar mereka.
__ADS_1
"Sial"ucap Sam saat Hana sudah mengunci pintunya.
"Sayang buka"Kata Sam berteriak.
"Maaf sayang sebenarnya aku tidak mau melihat wajahmu,aku sendiri tidak tahu kenapa,kalau begitu aku mau tidur dulu ya"Hana berteriak dari dalam kamar, sementara Sam sudah uring-uringan di luar kamar.
"Sial kenapa Hana tidak mau melihat wajahku apa aku tidak tampan lagi?atau bawaan hamil?Tidak ini tidak boleh terjadi aku harus berbuat sesuatu"Sam mulai mengeluarkan ponselnya berniat menelepon dokter kandungan Hana.
"Hallo dokter"
-_-
"Begini,kenapa Istri saya tidak mau melihat wajah saya Dok?bahkan dia tidak mau tidur dengan saya lagi?dan saya mau menanyakan apakah istri saya sudah boleh berhubungan badan?"tanya Sam panjang lebar.
-_-
Sam mematikan telepon nya.Dia meremas rambutnya frustasi.Tadi dokter bilang jika yang dialami Hana sekarang adalah bawaan hamil.Dan masalah nya Sam akan tidur sendiri malam ini.
__ADS_1
Mau tidak mau hari Minggu akan Sam habiskan di ruang kerja dengan menyibukkan diri.Mungkin anak Sam sedang membalas kan dendam sang ayah yang dahulu menyakiti ibunya.