Pembuktian Cinta

Pembuktian Cinta
Chapter 92


__ADS_3

"Sayang aku membelikan baju untuk nanti malam,kamu pakai nanti malam ya "ujar Sam yang baru pulang dari kantor,dia menyerahkan peperbag ke Hana yang sedang disuapi


oleh mamahnya.


Hana menerima nya dengan bahagia. Sam emang selalu memanjakan Hana, mulai dari membelikan baju dan hal-hal kecil lainnya.


"Mamah tidak dibalikan nih?"Perempuan paruh baya itu terlihat cemburu melihat keharmonisan menantu dan anaknya, dia tidak tahu saja jika pernah ada kesedihan sebelum keharmonisan itu terjalin.


"tenang saja Papa sudah membelikan baju yang bagus untuk mamah"Kata Arga yang datang yang tiba-tiba,menghampiri sang istri yang tengah menyuapi bubur ke menantunya.


"jangan khawatir mah Papa sudah membelikan baju untuk mamah"merangkul pundak sang papa karena papanya datang tepat waktu


jika tidak dia pasti akan diceramahi oleh Mama Anin panjang kali lebar.


"mana hadiah Mama pa?"tanya Mama Anin melirik ke arah suaminya yang tidak membawa apa-apa .


"ada di kamar kita,masa aku bawa bawa ke sini sih yang"ujar Papa Arga kemudian


berlalu pergi dari kamar Sam.


Sam masuk ke kamar mandi berniat untuk mandi,selesai dengan acara mandinya itu.Dia menghampiri sang istri yang berbaring sambil membaca sebuah buku.


"baca apa yang?"tanya Sam penasaran saat melihat Hana fokus membaca


sebuah buku.

__ADS_1


"novel ceritanya bagus banget"ujar Hana sambil memperlihatkan judul novel


yang Ia baca.


Sam mengangguk saja dia adalah


tipikal pria yang tidak suka membaca


novel apalagi kisah percintaan,baginya membosankan mending membaca berkas kantor yang sangat berguna.


Tapi jangan salah,membaca novel adalah


hal yang sangat digemari oleh kaum wanita.Terutama ibu-ibu, Mereka sangat senang membaca dunia halu yang mungkin tidak pernah terjadi di dunia nyata.


Sam mengangguk dan mengusap


punggung Hana perlahan sambil


melihat sang istri yang tengah fokus membaca novel dia tersenyum melihat pipi sang istri yang sudah terlihat sangat cabi dan sangat menggemaskan saking gemasnya


Sam mencubit pipi itu yang membuat


Hana mengaduh kesakitan.


"Mas sakit tahu kamu apa-apaan sih main cubit aja"ujar Hana memegangi pipinya

__ADS_1


yang dicubit oleh


Sam tadi.


"maaf yang habisnya kamu lucu banget sih jadi pengen aku cubit terus"ucap Sam sambil nyengir-nyengir memperlihatkan deretan gigi putihnya dengan satu tangan mengelus pipi Hana yang iya cubit tadi,


dasar tangannya bisa bisa mencubit pipi


istrinya yang membuat istrinya mengaduh kesakitan.


Hana mendengus saat suaminya ini mengatakan dirinya lucu bilang saja kalau dirinya ini gendutan


jika itu terjadi karena akan langsung


membuat Sam tidur sendirian.


"Jangan pernah tinggalin aku ya apapun yang terjadi kamu harus tetap ada disisiku"ujar Sam serius dia takut jika ditinggalkan


oleh istrinya.Entah kenapa ada perasaan takut kehilangan di hati Sam.


"kamu apa-apaan sih kok bilang tinggal tinggal aku enggak akan kemana-mana kali emangnya aku mau ke mana?"ujar Hana heran tiba-tiba suaminya membahas tentang meninggalkan padahal dirinya tidak akan ke mana-mana dasar suaminya ini.


Sangking gemasnya Hana meletakkan novelnya di atas nakas dan membalas mencubit pipi sang suami hingga membuat sama mengaduh


kesakitan.

__ADS_1


__ADS_2