
"Sayang aku membelikan baju untuk nanti malam,kamu pakai nanti malam ya "ujar Sam yang baru pulang dari kantor,dia menyerahkan peperbag ke Hana yang sedang disuapi
oleh mamahnya.
Hana menerima nya dengan bahagia. Sam emang selalu memanjakan Hana, mulai dari membelikan baju dan hal-hal kecil lainnya.
"Mamah tidak dibalikan nih?"Perempuan paruh baya itu terlihat cemburu melihat keharmonisan menantu dan anaknya, dia tidak tahu saja jika pernah ada kesedihan sebelum keharmonisan itu terjalin.
"tenang saja Papa sudah membelikan baju yang bagus untuk mamah"Kata Arga yang datang yang tiba-tiba,menghampiri sang istri yang tengah menyuapi bubur ke menantunya.
"jangan khawatir mah Papa sudah membelikan baju untuk mamah"merangkul pundak sang papa karena papanya datang tepat waktu
jika tidak dia pasti akan diceramahi oleh Mama Anin panjang kali lebar.
"mana hadiah Mama pa?"tanya Mama Anin melirik ke arah suaminya yang tidak membawa apa-apa .
"ada di kamar kita,masa aku bawa bawa ke sini sih yang"ujar Papa Arga kemudian
berlalu pergi dari kamar Sam.
Sam masuk ke kamar mandi berniat untuk mandi,selesai dengan acara mandinya itu.Dia menghampiri sang istri yang berbaring sambil membaca sebuah buku.
"baca apa yang?"tanya Sam penasaran saat melihat Hana fokus membaca
sebuah buku.
__ADS_1
"novel ceritanya bagus banget"ujar Hana sambil memperlihatkan judul novel
yang Ia baca.
Sam mengangguk saja dia adalah
tipikal pria yang tidak suka membaca
novel apalagi kisah percintaan,baginya membosankan mending membaca berkas kantor yang sangat berguna.
Tapi jangan salah,membaca novel adalah
hal yang sangat digemari oleh kaum wanita.Terutama ibu-ibu, Mereka sangat senang membaca dunia halu yang mungkin tidak pernah terjadi di dunia nyata.
Sam mengangguk dan mengusap
punggung Hana perlahan sambil
melihat sang istri yang tengah fokus membaca novel dia tersenyum melihat pipi sang istri yang sudah terlihat sangat cabi dan sangat menggemaskan saking gemasnya
Sam mencubit pipi itu yang membuat
Hana mengaduh kesakitan.
"Mas sakit tahu kamu apa-apaan sih main cubit aja"ujar Hana memegangi pipinya
__ADS_1
yang dicubit oleh
Sam tadi.
"maaf yang habisnya kamu lucu banget sih jadi pengen aku cubit terus"ucap Sam sambil nyengir-nyengir memperlihatkan deretan gigi putihnya dengan satu tangan mengelus pipi Hana yang iya cubit tadi,
dasar tangannya bisa bisa mencubit pipi
istrinya yang membuat istrinya mengaduh kesakitan.
Hana mendengus saat suaminya ini mengatakan dirinya lucu bilang saja kalau dirinya ini gendutan
jika itu terjadi karena akan langsung
membuat Sam tidur sendirian.
"Jangan pernah tinggalin aku ya apapun yang terjadi kamu harus tetap ada disisiku"ujar Sam serius dia takut jika ditinggalkan
oleh istrinya.Entah kenapa ada perasaan takut kehilangan di hati Sam.
"kamu apa-apaan sih kok bilang tinggal tinggal aku enggak akan kemana-mana kali emangnya aku mau ke mana?"ujar Hana heran tiba-tiba suaminya membahas tentang meninggalkan padahal dirinya tidak akan ke mana-mana dasar suaminya ini.
Sangking gemasnya Hana meletakkan novelnya di atas nakas dan membalas mencubit pipi sang suami hingga membuat sama mengaduh
kesakitan.
__ADS_1