Pembuktian Cinta

Pembuktian Cinta
Chapter 68


__ADS_3

Jika pasangan yang berbulan madu pada umumnya akan memilih untuk berwisata ke tempat-tempat romantis tapi tidak dengan Sam, dia hari ini akan membawa Hana ke salah satu kebun binatang di pulau Bali.


Sam mempunyai kenangan tersendiri dengan tempat wisata tersebut dan hari ini Sam akan membawa Hana ke tempat wisata yang cukup terkenal di Bali.


Waktu satu Minggu akan Sam habiskan untuk mengunjungi tempat-tempat terindah di Pulau Bali dan sebagian waktunya dia habiskan di kamar.


"Sayang kita akan kesini?"Tanya Hana ketika supir mengentikan mobilnya di salah satu kebun binatang yang bernama Bali Safari Marine Park.


"Iya,tidak apa-apa kan jika kita kesini"Kata Sam menjawab.


"Tidak apa-apa disini juga bagus,aku belum pernah datang ke kebun binatang sebelumnya, terakhir pun saat Ibu belum meninggal"Jawab Hana,dia terlihat mengingat kenangan beberapa tahun yang lalu saat sang ibu mengajaknya ke suatu tempat yang dipenuhi binatang.Kira kira umurnya sekitar empat tahunan.Hana bahkan sudah lupa dimana tempat yang Ia datangi bersama sang ibu.


Sam tertegun saat mendengar cerita Hana,di dunia ini banyak yang kekurangan kasih sayang seorang ibu ternyata bukan hanya dirinya sendiri.


"Kalau begitu ayo kita masuk"Sam mencoba mengalihkan perhatian Hana.


Mereka masuk kedalam kebun binatang tersebut,di dalam disuguhi oleh beberapa pasangan suami istri beserta anaknya yang melihat-lihat berbagai binatang.

__ADS_1


"Mamah lihat jerapah nya memiliki leher panjang ya?"tanya seorang anak kecil berumur sekitar lima tahun sedang bertanya dengan ibunya.


"Iya nak jerapah memang memiliki leher panjang"Jawab sang ibu mengelus puncak kepala anaknya.


Hana terlihat mengamati interaksi seorang ibu dengan anaknya dengan intens, walaupun dia tidak mengetahui bahasa yang di gunakan ibu itu tapi Hana tahu jika sang ibu sangat menyayangi anaknya.


Jika saja aku tidak keguguran pasti hari ini aku akan mengandung kamu sayang Batin Hana.Dia iri dengan ibu yang sangat menyayangi anaknya.


"Sayang"Sam menyentuh pundak Hana,pria itu mencoba menyadarkan Hana dari lamunannya.


Maafkan aku Batin Sam.


"Iya Sayang maaf aku melamun,ayo kita lihat binatang-binatang itu"Hana menunjuk salah satu binatang yang ingin dilihatnya.


Sam mengangguk dia mengengam tangan Hana kemudian membawa Hana untuk melihat binatang yang di tunjuk wanita itu tadi.


"Itu Burung Merak sayang"Ucap Sam kepada Hana yang terlihat antusias dengan binatang yang Ia tunjuk tadi.

__ADS_1


"Aku tahu"gerutu Hana.


"Wow Sam di mekar"Sahut Hana kegirangan saat melihat bulu meraknya mekar sangat indah.


Hana mengeluarkan ponselnya lalu memotret burung merak yang sedang mekar itu.Dia ingin mengabadikan momen indah ini.


"Sayang ayo kita berfoto"Ucap Hana Kepada Sam yang sedari tadi memperhatikan dirinya sedang memotret Burung Merak.


"Kamu saja aku akan fotokan"Jawab Sam dia tidak suka berfoto apalagi bergaya.


Hana cemberut saat Sam tidak mau untuk diajak foto.Padahal dia ingin mengabadikan momen indah ini bersama suaminya.


"Ayolah sayang kita jarang berfoto loh"mohon Hana


Akhirnya Sam mengalah dia meminta seseorang untuk memfotokan dirinya dengan Hana.


Mereka berfose dengan mengunakan berbagai gaya.Sam akui melihat senyum terbit diwajah cantik Hana membuat hatinya menghangat.

__ADS_1


__ADS_2