
"Elang balikin deh ih"Ucap Jessica yang ingin merebut hendphone dari tangan Elang, pria itu sangat posesif terhadapnya walaupun hubungan mereka sudah usai.
Maklum seorang buaya bin pembohong, kalau di Indonesia Jessica menyebutkan Vicky Prasetyo ke-2.Ingat kan aktor yang menikah dan bercerai dua puluh lima kali itu.
"Jangan deket-deket dia deh Jes,mending kita balikan aja daripada kamu deket sama pria sok itu"Idih emang dirinya mau.
"Ogah gue mending nikah sama Om-om daripada balikan sama Lo"Jawab Jessica penuh penolakan.
"Ucapan itu doa lho Jes kalau Lo beneran nikah sama om-om gimana?"Elang bergidik ngeri membayangkan nya.
"Besok gue culik Lo Jes terus gue nikahin"Ucap Elang bermain-main membuat Jessica tersenyum meremehkan.
"Oke-oke, Dadah buaya"Ujar Jessica meninggalkan restoran itu lalu merebut hendphonenya yang digenggam Elang.
Elang adalah spesies yang langka wahai makhluk bumi.
"Ya Tuhan hilangkan sifat playboy ini dan restuilah aku menikah dengan Jessica"Gumam Pria itu berdoa.
"Besok culik seorang wanita,nanti akan aku kirim fotonya"Kata Elang tersenyum penuh arti.
__ADS_1
"Besok gue Nikah, yuhu..."Teriak pria itu dengan bangga.
"Mungkin pria itu gila ya Mbak, kasian saya"Ucap orang-orang yang sedang makan di restoran tersebut, dia heran dengan sifat pria yang baru keluar tadi.
"Ganteng-ganteng sayang obatnya habis"
"Nak Jangan tiru sifat Om yang itu Ya, mama takut jadinya"Kata seorang ibu yang tengah hamil mengelus perutnya yang buncit.
***
Hari ini Ersen dan Erica telah sampai di pulau Bali.Erica sangat bahagia, dia memeluk Ersen dengan sangat erat karena mengabulkan permintaannya.
"Makasih sayang, pokoknya sayang kamu banyak-banyak"Kata Erica memeluk Ersen.
Kamu harus bahagia Erica walaupun setelah ini aku akan meninggalkan dirimu.
Yah Ersen memutuskan untuk meninggalkan Erica dan memilih bersama Indah.Ini demi anaknya, dia tidak ingin berpisah dengan Indah, mungkin Ia merasa kasian dengan wanita itu.
"Aku bawa kopernya ke kamar dulu, nanti aku nyusul kamu "Ucap Ersen, dia segera berjalan menuju kamar hotel yang telah Ia pesan.
__ADS_1
Sesampainya di kamar, Ersen menghubungi Indah.
"Hallo, gimana kabar kamu Ndah?"Tanya Ersen.
"Kamu dimana?"Tanya Indah langsung membuat Ersen terdiam, bingung menjawabnya.
"Bali"Jawab Ersen jujur membuat Indah tersenyum kecut.
"Yaudah kamu liburan di sana aja aku baik-baik aja disini"Kata Indah menekankan kata baik-baik saja.
"Tut."
Telepon dimatikan sepihak oleh Indah membuat Ersen terkejut, apakah wanita itu marah?
Please suruh aku pulang Ndah, kalau kamu menyuruh diriku pulang dengan senang hati aku akan pulang.
"Bisa-bisanya Ersen malah liburan sedangkan diriku di rumah sakit seperti ini"Ucap Indah, entah kenapa dirinya sangat ingin mencakar wajah Ersen saat ini juga.
Tidak mungkin dia bilang kalau dia merindukan Ersen dan mengaku dirinya stres memikirkan Ersen dan Erica.
__ADS_1
Di Bali sekarang Ersen hanya termenung sambil melihat Erica yang sedang bermain air, dia memutuskan untuk meninggalkan Erica di pantai dan mencari hal-hal yang tidak membuat dirinya mengingat Indah.
Bagaimana kabar wanita itu? apakah dia sudah makan? Hal-hal itulah yang bersarang di otak Ersen sekarang.