Pembuktian Cinta

Pembuktian Cinta
Chapter 16


__ADS_3

Hana pulang kemention menggunakan taksi.Dia mengucapkan terimakasih kepada supir taksi lalu memberi satu lembar uang.


"Terimakasih nona saya permisi"Ujar supir taksi sebelum meninggal mention itu.


Hana sudah masuk kemention dia tidak mendapati siapa siapa disana selain para pelayan.


Hati Hana sesak saat melangkahkan kaki kemention Sam. ingatannya berputar saat dikantor Sam tadi.


"Kamu kuat Hana jangan menyerah mendapatkan hati Sam"mencoba menyemangati diri sendiri meskipun kenyataan adalah kenyataan yang tidak bisa dirubah.


Ingin memutar waktu tidak akan bisa.Hanya pasrah dengan keadaan dan mencoba merebut hati Sam.


Sepertinya Sam belum pulang kalau begitu aku akan menyiapkan makanan dan pakaiannya-Hana-


Hana berjalan kecil menuju tangga.saat Hana melewati ruang keluarga dia melihat seorang wanita cantik yang duduk sambil memakan cemilan.


Hana yang penasaran pun menghampiri wanita tersebut.pada saat yang bersamaan wanita itu menatap Hana dari bawah sampai atas.

__ADS_1


"Maaf mbak siapa? setahuku Sam tidak mempunyai keluarga walau punya pun jauh Semua"Tanya Hana pada wanita didepannya ini.


"Perkenalkan aku kekasih Sam"dengan bangga Violetta yang merupakan wanita itu memperkenalkan diri pada Hana"kau sendiri siapa?kenapa kau ada dirumah kekasihku?"melemparkan pertanyaan bertubi tubi.


Sabar Hana sabar kau harus kuat,walau bagaimanapun dia lebih tua dari dirimu-Hana-


Hana bungkam seribu bahasa mendengar pertanyaan dari Violetta sampai tiba saatnya sekretaris Elnan menjawab pertanyaan Violetta dan hal tersebut langsung membuat Violetta terdiam.


"Dia adalah kekasihnya Tuan Sam nyonya"sekretaris Elnan yang baru memasuki mention menjawab pertanyaan Violetta.dia tidak suka melihat Hana disudutkan.


"Cih"Violetta mendengus kesal mendengar jawaban sekretaris Elnan.Hal tersebut seolah sekretaris Elnan membencinya.


"Tadi Tuan Sam memutuskan untuk pulang ke apartemen nyonya saya disuruh memberi tahu anda!"Jawab sekretaris Elnan.


"Tapi kenapa?aku sedang mengandung anaknya tapi dia malah meninggalkan diriku sendiri dimention ini"Mengeluarkan air matanya.


Hana dan sekretaris Elnan hanya diam fokus pada pikiran masing masing mereka juga tidak menghiraukan tangisan Violetta.

__ADS_1


"Dan kau j****g kenapa kau ada disini?Kau seharusnya pergi dari mention ini karena Sam adalah ayah dari anakku dan otomatis dia akan menjadi suamiku"Bentak Violetta karena ucapannya tidak diperhatikan sedari tadi.


"Maaf mbak tadi anda bilang saya J****g?Kenapa anda tidak introspeksi diri sebelum mengatakan saya J****g,bahkan anda menjalin hubungan dengan kekasih saya "Hana tidak tinggal diam saja saat harga dirinya diinjak injak.


Aku senang nyonya Hana membalas ucapan wanita tersebut aku juga berjanji akan mencari tahu yang sebenarnya-Elnan-


"Dasar anak kecil tidak tahu diri,kau pasti hanya menginginkan harta Sam saja sehingga kau mau menjalin hubungan dengan pria yang lebih tua darimu"Ucapan Violetta membuat hati Hana memanas.mau bagaimana pun Hana juga manusia memiliki hati bisa merasakan sakit.


"Aku akui aku adalah anak kecil,tapi kau tidak berhak menghinaku seperti tadi.Aku mencintai Sam dengan tulus sekalipun Sam miskin aku tetap mencintainya"Hana mencurahkan isi hatinya tapi tidak mungkin juga Sam akan miskin kalau kekayaannya tidak akan habis walau tujuh turunan sekalipun.


"Kau"Tangan Violetta sudah sampai di udara bersiap menampar pipi Hana.


"Cukup"betak Sam"Semuanya bubar aku tidak ingin melihat drama seperti ini lagi"ucapan Sam membuat mereka terdiam memutuskan untuk bubar.Sam sedari tadi memang berada disitu melihat seberapa besar Hana menjawab.


Wanita memang sama saja-Sam-


"El kau ikut keruangan ku ada hal penting yang ingin ku bicarakan disana"Kata Sam mendapatkan anggukan kepala dari sekretaris Elnan.

__ADS_1


"Baik Tuan"jawabnya mengikuti langkah kaki Sam menuju ruang kerja.


__ADS_2