
Beralih ke perusahaan Sam yang terdengar ketikan keyboard menandakan orang orang sedang bekerja mencari nafkah untuk kehidupannya.
Mereka hanya dipisahkan oleh sekat sekat kaca. sesekali mereka berbicara dengan teman yang berada di sampingnya. Membicarakan hal hal bodoh dan kadang juga membicarakan CEO tampan perusahaan tersebut.
Sedangkan sekretaris Elnan sendiri berada di ruangannya yang tak jauh dari ruangan Sam seperti biasa dirinya melihat kegiatan kegiatan Sam sesekali mengecek CCTV mention melalui sebuah komputer yang menghubungkan langsung dengan CCTV.
Walaupun Elnan hanyalah sekretaris tapi tugasnya melebihi sekretaris biasanya.Memantau pekerjaan kantor bahkan mention Sam sekalipun.
Maklum saja dia merupakan salah satu orang kepercayaan Sam.Sekretaris Elnan sudah bekerja selama tujuh tahun dengan Sam.Awal awal bekerja dengan Sam tentu sangatlah sulit.
Sekretaris Elnan mengantikan paman nya yang bekerja pada ayah Sam Giorgio Prasaja selama bertahun tahun.
__ADS_1
Dia diberi kepercayaan oleh pamannya untuk mendampingi Sam dalam bekerja mengurus perusahaan.
Umur sekretaris Elnan sendiri lebih muda 2 tahun dengan umur Sam. Sekretaris Elnan menganggap Sam sebagai adiknya sendiri.Dan satu lagi sekretaris Elnan sudah mempunyai istri yang cukup cantik pria itu sangat takut pada istrinya tetapi juga sangat mencintainya.
Pria itu sedang duduk diruangannya sesekali menyesap kopi yang dibuatkan OB tadi.Melihat daftar kegiatan Sam sesekali melirik CCTV.
Tangan sekretaris Elnan mengepal erat bahkan otot tangannya hampir kelihatan pertanda pria itu sedang dalam keadaan marah.Sekretaris Elnan terus saja menatap kearah komputer yang memperlihatkan vidio begitu jelas Violetta sedang bersanda gurau bersama beberapa orang.
"Wanita ini? dilihat dari perilakunya seperti wanita murahan sangat berbeda dengan nyonya Hana yang lemah lembut walaupun kadang kadang menyebalkan"batin sekretaris Elnan terbakar amarah ingin rasanya dia pergi ke mention Sam dan menghentikan kegilaan Violetta.
Sekretaris Elnan menutup komputer dengan kasar buru buru dia menetralkan emosinya agar tidak berpengaruh pada pekerjaan.
__ADS_1
"El datanglah ke ruanganku sekarang"telepon yang menghubungkan ruangannya dengan ruangan Sam berbunyi.Terdengar suara Sam yang menyuruh sekretaris Elnan keruangannya.Buru buru dia pergi keruang kerja Sam.
Hana sedang berada ditaman bersama Pak Pardi. mereka sedang merawat bunga-bunga yang berada di taman tersebut .tiba tiba saja telepon Hana yang ditaruh di dalam saku berbunyi.
Hana tersenyum lalu mengangkat telepon tersebut"hai Kiran apa kabar? Aku merindukanmu cuman sekali kau menelponku Apa ada yang penting Hem?"tanya Hana kegirangan mendapat telepon dari sahabat satu satunya.
"Hana kau ingat beberapa minggu yang lalu kamu pernah mengajukan beasiswa dan sekarang kau diterima di kampus ini!"Seru Kiran kegirangan karena sahabat yang dia rindukan akan segera kembali ke kampus.
Biarpun Violetta menganggap Hana wanita murahan tapi Hana seperti itu karena keadaan.Hana bukan wanita murahan Dia adalah wanita yang sangat mencintai pacarnya.
Sampai suatu ketika ayahnya mengusirnya hanya karena membela saudara tirinya. ironis bukan? memang ironis Tapi biarlah itu adalah takdir pasti akan ada rencana Tuhan yang menuntun kehidupan Hana ke jenjang yang lebih baik.
__ADS_1
Saat itu Hana terpaksa menghentikan kuliahnya karena tidak bisa melanjutkan pembayaran. Hana memang kekasih seorang pembisnis kelas kakap tapi dirinya tidak akan meminta uang pada Sam meskipun Sam memberikan black card padanya dia tidak memakainya dia memilih cara tersendiri untuk bisa melanjutkan kuliah.
Dan akhirnya keinginan Hana tercapai dia bisa melanjutkan kuliah melalui jalur beasiswa.Hana merupakan mahasiswa yang cukup cekatan dan rajin dengan pemikirannya yang diatas rata rata Hana mampu membuat pihak kampus menerima usulan beasiswanya.