Pembuktian Cinta

Pembuktian Cinta
Chapter 54


__ADS_3

Malam yang dingin di Ibukota Amerika.Hana sedang tidur dengan nyenyaknya ditemani Sam disampingnya.Sam perlahan membuka matanya dia tersenyum melihat wajah Hana yang damai saat tertidur.


Maafkan aku ,semuanya salah ku,maaf aku harus menyembunyikan tentang keguguran yang kamu alami,ini semua demi kesehatan mu sayang-Sam-


Sam mengelus rambut panjang Hana.Agar Hana tertidur dengan lelap.Sam kembali melanjutkan tidurnya menyusul Hana.


Beberapa Hari kemudian...


Hana sangat bahagia karena kandungannya baik-baik saja.Sam tidak memberi tahu yang sesungguhnya mengenai bayi yang dikandung Hana.Itu semua dia lakukan untuk kebaikan kesehatan Hana.


Hari ini rencananya Sam akan membawa Hana pulang ke Mention Utama.Karena kesehatan Hana berangsur membaik dan dokter sudah memperbolehkan Hana pulang maka Sam membawa Hana pulang.


Sam mendorong kursi roda Hana dengan hati-hati,Dia berjalan menuju parkiran disana sekretaris Elnan sudah menjemputnya.


"Selamat Pagi sekretaris Elnan"Ucap Hana Kepada sekretaris Elnan yang membukakan pintu mobil.


"Pagi Nyonya,saya bahagia nyonya bisa pulang kembali ke Mention"Kata Sekretaris Elnan pada Hana.


Hana hanya tersenyum menanggapi sekretaris Elnan.Sam mengendong Hana dan menurunkannya di kursi mobil.Sementara sekretaris Elnan memasukkan kursi roda ke dalam mobil.

__ADS_1


Sekretaris Elnan melajukan mobilnya membelah jalan raya.Sementara Sam terus memeluk Hana.Sekretaria Elnan yang melihatnya dari kaca spion hanya tersenyum.


Akhirnya Tuan Sam menyadari perasaannya terhadap nyonya Hana,Semoga Tuan Sam tidak mengecewakan nyonya Hana-Sekretaris Elnan-


"Sayang lepaskan,ada sekretaris Elnan"bisik Hana yang hanya mampu didengar oleh Sam.


"Memangnya aku kenapa,aku kan cuma memeluk Istri ku saja apa itu tidak boleh?"


"Boleh tapi jangan disini ada sekretaris Elnan"ucap Hana pelan.


Sam semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Hana berniat mencium nya tapi Hana mundur beberapa langkah dan membuat Sam hanya mencium udara saja.


Hana pun bergeser dan mendekati Sam.Melihat Sam yang kecewa ingin rasanya Hana tertawa tapi takut jika Sam akan marah jika dirinya menertawakan Sam.


Hana pun mencium pipi Sam sekilas,agar Sam tidak marah.Ada perasaan takut ditinggalkan jika Sam marah kepadanya.


Sam tersenyum melihat tingkah Hana yang menurutnya mengemaskan.


"Kenapa hanya pipi kenapa tidak ini"Kata Sam sambil menyentuh bibirnya.

__ADS_1


"Tidak mau nanti saja di mention disini ada sekretaris Elnan"Kata Hana mengerucutkan bibirnya,dia malu jika harus mencium Sam di depan Sekretaris Elnan.


Sekretaris Elnan hanya mampu diam mendengarkan Sam dan Hana berbicara yang tidak memikirkan dirinya,Dia memutar kaca spion agar tidak melihat adegan Sam dan Hana.


"Dia tidak akan melihat,lihat itu dia sudah memutarbalikkan kaca spion "Kata Sam menunjuk kaca spion yang di putar sekretaris Elnan.


Wajah Hana semakin memerah melihat itu.Wanita itu tahu jika pasti sekretaris Elnan sengaja memutar kaca spion agar tidak menganggu nya dengan Sam.


"Lihatlah papa mu ini nak,dia seperti anak kecil"Ucap Hana sambil mengelus perutnya.


Yang dia tahu adalah dirinya sekarang masih mengandung.


Air muka Sam langsung berubah menjadi sedih melihat kelakuan Hana.Dia meneteskan air matanya mengingat anaknya sudah meninggal.


"Kenapa sayang kenapa matamu berair"Tanya Hana melihat mata Sam berair


"Hanya kemasukan sesuatu saja"Jawab Sam sambil mengucek matanya.


Hana mengangguk mendengar jawaban Sam tanpa rasa curiga sedikitpun terhadap Sam.

__ADS_1


__ADS_2