Pembuktian Cinta

Pembuktian Cinta
Chapter 53


__ADS_3

Sudah tiga hari lamanya Hana tidak bangun dari tidurnya.Sam selalu setia menunggu Hana dia bahkan tidak berangkat ke kantor.Semua urusan kantor Sam serahkan kepada sekretaris Elnan.


"Kapan kamu bangun sudah beberapa hari ini kamu tidak membuka mata sayang"ucap Sam mengengam tangan mungil Hana dan mengecup nya beberapa kali.


Tanpa Sam sadari tangan Hana bergerak pelan.Perlahan tapi pasti Hana membuka matanya merasakan sakit diarea kepalanya.


Hana melihat seorang pria yang duduk didepannya sambil mengengam tangannya penglihatannya terasa buram.Tapi perlahan Hana mengetahui jika itu adalah Sam.


"Sa Sam"Itulah kata pertama yang Hana ucapkan setelah sadar dari komanya.Sam yang tadinya menunduk mendongakkan kepalanya menatap wanita yang ada didepannya.


"Kamu sudah bangun,aku akan panggilkan dokter terlebih dahulu"kata Sam berlari keluar.


Sam bahagia sekarang Hana sudah siuman.Perasaan nya tidak bisa digambarkan dengan kata-kata.


Sam kembali ke ruangan Hana dengan dokter.Dokter tersebut memeriksa Hana dengan teliti.


"Keadaan Nyonya Hana sudah cukup baik, tapi untuk beberapa saat dia harus berada dirumah sakit terlebih dahulu"ucap sang dokter.


"Baik dok terimakasih"ucap Sam berterima kasih.


Kini tinggallah Hana dan Sam yang berada diruangan itu Sam duduk di dekat Hana sembari mengengam tangan Hana.

__ADS_1


"maaf"kata Sam menatap wajah Hana lekat.


Hana tersenyum melihat Sam,ada perasaan bahagia saat melihat Sam ada disampingnya.


Hana menyentuh pipi Sam berharap ini tidak mimpi' jika ini mimpi dia tidak akan bangun dia ingin bersama Sam untuk selamanya.


Sam menyentuh tangan Hana yang memegang pipinya.Tatapan mereka bertemu untuk beberapa saat.Jantung Sam terasa ingin meledak saat melihat Hana menatapnya lekat seperti itu.


"Apa benar ini Samuel Prasaja"Hana memastikan semuanya jika dirinya tidak salah lihat.


"ini aku sayang ini Samuel Prasaja"Kata Sam meyakinkan Hana.


"Aku juga merindukan"Ucapan Sam mampu membuat Hana melepaskan pelukannya.


"Sungguh"Sam mengangguk dia mencium dahi Hana yang diperban.


"Tatap mataku dan dengarkan aku baik-baik"Kata Sam"Aku mencintaimu Hana Prasaja,maaf kata ini telat kuucapkan tapi selamanya aku akan mencintaimu dengan nyawaku, terima kasih sudah mencintaiku"Sam mengungkapkan isi hatinya, selama ini hatinya telah beku akan rasa cinta yang Hana miliki.


Hana kali ini ingin mangangis dia tidak peduli dengan keadaan sekarang ,Kata yang selama ini dia tunggu akhirnya Sam mengucapkan nya juga.


Hana memeluk Sam "aku mencintaimu sangat mencintaimu"Kata Hana.

__ADS_1


Sam membalas memeluk Hana dengan erat"Sekarang tidurlah,kamu harus istirahat agar keadaan mu semakin pulih"Ucap Sam halus menyuruh Hana untuk tidur.


Hana mengeser tubuhnya sambil menepuk ranjang pasien menyuruh Sam untuk tidur didekatnya.


Sam pun tidur disamping Hana karena ranjang pasien itu cukup besar dan cukup untuk dua orang sekaligus.


Jika ini mimpi aku rela walaupun Hanya sebentar


Malam itu mereka tidur berdua saling berpelukan.Hana dan Sam sama sama memberi kehangatan untuk diri sendiri.


...Penyesalan itu sudah datang dan kini...


...hanya luka yang tersisa...


... ****...


...Yang Pergi tidak akan kembali, dan itu merupakan putaran takdir.Jadi perlakuan...


...orang yang kalian sayangi dengan baik sebelum rasa kehilangan itu muncul...


...~anisa_memtari~...

__ADS_1


__ADS_2