Pembuktian Cinta

Pembuktian Cinta
Chapter 107


__ADS_3

Setelah membuat kegaduhan ketiga anak itu menghilang entah berantah,Di dalam ruangan cukup ramai banyak para tamu yang mengucapkan selamat atas keberhasilan Hana dan juga Ersen.


Namun pria itu malah menghilang, bak ditelan bumi tidak terlihat diantara para jajaran pengusaha.Mama Anin menelpon pun tidak diangkat, benar-benar anak itu membuat pening kepala.


”Hana kamu coba menghubungi Ersen, kenapa pria itu tidak terlihat?”Ucap Mama Anin menyuruh sang putri untuk menghubungi saudaranya.


"Baik Ma” jawabnya mengambil ponsel dan menghubungi Ersen namun sambungan tidak terjawab, Hana menghela nafas menatap mamanya.


"Tidak terjawab Ma”memperlihatkan handphonenya kepada sang mama.


” Selamat ya atas keberhasilannya” kata rekan kerja Hana memeluk Hana dan dibalas senyuman oleh Hana.


”Terimakasih Nyonya Nilam”Jawab Hana berterimakasih.

__ADS_1


"Papa katanya mau memberi kejutan?”Hana menatap papanya.


"Ada, aku akan memberikan kejutan istimewanya nanti saat pesta telah usai. Oh iya di mana anak-anak?"tanya papa Arga yang tidak melihat cucu-cucunya, biasanya cucunya itu membuat ulah.


"Tadi ada di taman bersama pengasuhnya Tuan"jawab sekretaris Elnan dan membuat pria paruh baya itu mengangguk mengerti.


"Baiklah kalau begitu aku lega mendengarnya” jawab Papa,kini tatapannya beralih kepada sang istri"Apa kamu sudah menghubungi Angga?"tanyanya, Angga putranya itu tidak ikut ke Amerika karena harus menyelesaikan Ujiannya di Indonesia.


"Sudah!katanya dia mau berangkat ke sekolah” Jawab Mama Anin, Ia sebenarnya tidak tega harus meninggalkan putranya di Indonesia sendirian namun urusan perusahaan membuat dirinya harus meninggalkan putranya di Indonesia untuk menyelesaikan Ujiannya.


"Aku akan jemput anak-anak di taman dulu, sudah larut malam dia harus segera tidur”kata Hana,wanita itu berjalan menuju taman, sampai di taman mata wanita itu melirik ke penjuru taman dan tidak menemukan siapa-siapa.


"Ele di mana anak-anak? Kenapa tidak ada di sini?”Tanya Hana kepada pengasuh anaknya karena tidak melihat anaknya di taman.

__ADS_1


"Maafkan saya Nyonya Saya dari tadi mencari keberadaan anak-anak tapi tidak ketemu.Maafkan saya karena lalai menjaga mereka”Ele meminta maaf karena telah gagal berjaga Tuan dan Nona mudanya


"Sudahlah anak itu sangat keterlaluan, kamu terus cari ketiga anak itu aku akan mencari mereka dengan suamiku” jawab Hana,Ia harus mengecek CCTV untuk menemukan keberadaan anaknya.Ketiga bocah itu kelakuannya tidak seperti bocah berusia lima tahun.


"Baik saya akan mencarinya"


"Sayang anak-anak menghilang kita harus mengecek CCTV untuk menemukan keberadaan mereka” ucap Hana membuat Sam menghela nafas sedangkan Sekretaris Elnan terkejut.


"Baiklah mari kita cek CCTV di taman dan melihat Apa yang dilakukan oleh anak-anak itu! sebenarnya mereka itu meniru sifat siapa?"Gumam Sam yang tidak terdengar oleh Hana.


"Bagaimana bisa anak-anak bisa hilang? Tidak mungkin mereka hilang pasti mereka melakukan ulah!”ucap Mama Anin memijat kepala yang terasa pening.


"Sudahlah Mama dan Papa istirahat saja aku dan Hana akan mengurusnya!"Ucap Sam nyuruh papa dan mamanya istirahat.

__ADS_1


Diumurnya yang sudah mulai bertambah Mama dan Papanya mudah sekali lelah.Bahkan sekarang mereka jarang istirahat karena sibuk mengurusi perusahaan yang berkembang pesat.


Walaupun perusahaan itu sudah ada yang mengurus tapi Mama dan Papa juga memantau perkembangan perusahaan Darendra.


__ADS_2