
Sore telah menyapa sepasang suami istri yang telah bangun dari tidurnya.Hana dan Sam kini telah berada di pinggir kolam renang,mereka menikmati sunset di sore hari.Udara yang sangat asri dan pemandangan yang sangat bagus membuat kedua pesangan itu menghabiskan waktu bersama.
"Sayang langitnya indah ya?"tanya Hana dengan mata yang tidak lepas memandangi langit yang berwarna biru tua dengan warna jingga yang ikut mendominasi.
"lebih indah kamu"jawab Sam membuat Hana tersenyum,sejak kapan prianya jago menggombal.
"Sayang apa aku boleh bertanya?"Kata Hana membuat Sam memincingkan matanya, sebenarnya apa yang akan di tanyakan istrinya.
"Tanyalah memangnya ada yang melarang dirimu bertanya dengan suamimu sendiri"Sam terkekeh,dia mengengam tangan Hana kemudian mengecupnya dengan sayang.
"Sejak kapan kamu mulai membuka hatimu untuk ku? sebenarnya hanya itu sih yang ingin aku tanyakan,aku hanya penasaran sejak kapan kamu mencintai diriku"Kata Hana, lalu dia membalikkan badannya menatap wajah tampan Sam.
"Aku juga tidak tahu sejak kapan aku mencintaimu yang pasti perasaan itu muncul tiba-tiba seiring berjalannya waktu"Jawab Sam dia mendekat kan wajahnya dengan wajah Hana lalu tersenyum.
__ADS_1
"Entah Sejak kapan aku mencintaimu itu tidak penting yang terpenting saat ini adalah kenyataan bahwa aku akan mencintaimu seumur hidupku"Kata-kata Sam membuat Hana terharu,Hana langsung memeluk Sam dengan eratnya.
"Terimakasih, terimakasih telah mencintai ku,entah aku berhak atau tidak mendapatkan cinta darimu yang pasti aku akan mencintaimu hingga maut menjemput kita"Kata Hana,Sam tersenyum membalas pelukan Hana.
Sam melepaskan pelukannya kemudian berganti mengamati wajah cantik Hana dibawah matahari yang kian meredupkan cahayanya.
Sam memajukan wajahnya berniat mencium Hana,Hana memejamkan matanya saat wajahnya kini kian mendekat dengan wajah Sam.
"Kenapa kau memejamkan matamu? sepertinya kamu berharap aku akan mencium ya?"Perkataan Sam mampu membuat Hana kesal, ditengah-tengah romantis nya sore ini Sam malah menghancurkan nya.
"Kamu pasti bahagia kan bisa mencium udara,"Teriak Hana yang sudah sampai didepan pintu kamar.
"Kamu mengerjaiku ya?awas saja aku akan menghukummu"Sam berlari mengejar Hana menuju kamar.
"Sudah sudah aku leleh berkejaran dengan mu sayang"Kata Hana terengah-engah.Lalu dia duduk di sofa kamar.
__ADS_1
Sam mengikuti istrinya yang duduk di sofa,dia sedari tadi memang mengejar Hana mengelilingi ranjang mereka.
"Aku menangkap mu"Ucap Sam memeluk tubuh Hana.
"Ah iya iya sekarang aku ingin minum dulu"Ucap Hana,dia mengambil air putih yang disediakan dikamar.
Hana menyodorkan minuman itu kepada Sam,Sam menerima minuman itu kemudian meneguknya.
"Aku sekarang akan menghukum mu"Kata Sam dengan senyum devilnya.
"Hu hukum apa"Hana bertanya dengan terbata-bata.
Sam mencium pipi Hana kemudian beralih ke bibir merah Hana.Bibir itu bibir yang membuat seorang Samuel Prasaja candu.
Sam mengendong tubuh Hana yang terasa ringan lalu meletakkan nya di ranjang king size tanpa melepaskan tautan bibir mereka.Hana mengalungkan tangannya di leher Sam,dengan perlahan wanita itu membalas ciuman Sam dengan lembut.
__ADS_1