
"Pagi sayang"Ucap Sam,lalu Ia ikut duduk di samping sang istri yang sedang sarapan.
Terlihat kantung matanya hitam,pasti Sam tidak tidur semalaman karena tidak ada Hana disampingnya.
"Pagi"jawab Hana lalu mengambilkan makanan untuk Sam.
"Kenapa matamu hitam seperti itu sayang? Apakah kamu tadi malam tidak tidur?"tanya Hana dengan wajah polos tanpa dosa, dia menghela nafas panjang.
Sam mengeser tempat duduk nya agar bisa berdekatan dengan Hana.
"Bagaimana aku mau tidur kalau istriku sendiri tidak ada samping ku"Ucap Sam, suaranya terdengar memelas
"Maaf,entah kenapa aku tidak mau melihat wajahmu tadi malam tapi aku janji kalau malam ini kita akan tidur bersama "Kata Hana,dia tidak tega melihat Sam yang seperti ini.
"Tidak apa-apa aku mengerti mungkin ini bawaan hamil"kata Sam sambil mencium kening Hana.
"Aku berangkat dulu ya sayang"Pamit Sam lalu mencium perut Hana yang sedikit buncit.
"Iya hati-hati, Apakah aku nanti boleh mengunjungi kantor?"tanya Hana dia ingin pergi ke kantor Sam siang hari nanti, entah lah dia hanya ingin melihat-lihat kantor suaminya lagi.
__ADS_1
"Tentu saja boleh, tapi nanti kamu di antar supir ya kesana"Kata Sam,dia tidak ingin Hana mengemudi mobil sendiri.
Hana mengangguk dia juga tidak mau mengemudi mobil, setelah berpamitan Hana mengantar Sam ke depan.
Hana mencium punggung tangan Sam sebelum sang suami memasuki mobil.
...☘️☘️☘️...
Siang ini Hana ingin ke perusahaan Suaminya Sam,dia juga membawa makanan untuk sang suami.
Tapi ditengah perjalanan dia melihat seorang pedagang rujak yang lumayan berumur, dia jadi ingin membeli rujak tersebut.
"Pak berhenti di sini dulu ya saya mau membeli rujak itu"Ucap Hana kepada supir.
"Pak rujaknya satu ya"ucap Hana kepada penjual rujak tersebut.
"Baik mbak tunggu sebentar ya"
Hana mengangguk dia duduk di bangku yang sudah disediakan, padangan Hana tidak sengaja melihat seseorang yang di kenalnya dengan seorang pria paruh baya.
__ADS_1
"Itu bukan nya Faransya, dan siapa laki-laki yang di gandeng nya"gumam Hana saat melihat Faransya keluar dari tempat perbelanjaan ditemani laki-laki paruh baya.
Setelah menunggu beberapa saat pesanan rujak Hana selesai,Hana membayar lalu pergi dari tempat itu.
"Sayang aku sudah menunggu mu sedari tadi"ucap Sam saat melihat Hana membuka ruang kerjanya.
"Maaf tadi aku membeli ini"jawab Hana sambil mengangkat rujaknnya.
Hana duduk sofa lalu membuka makanan satu persatu"Makanlah dulu ini"ucap Hana menyodorkan sendok yang penuh dengan makanan kesukaan Sam.
Sam memakan makanan sendiri, sambil melihat Hana yang memakan rujaknya dengan lahap.
"Sayang kamu istirahat di kantor ini dulu ya aku menyelesaikan pekerjaan Sesudah itu kita pulang"Ucap Sam di angguki oleh Hana.
"Sayang apakah aku boleh mengunjungi ayah?"tanya Hana hati-hati takut Sam tidak mengijinkan nya.
Sam berpikir sejenak, dia takut Hana akan di maki-maki oleh ibu tiri dan saudara itu.
"Boleh tapi aku yang akan mengantarkan mu kesana"ucap Sam di angguki Hana.
__ADS_1
"Terimakasih sayang"kata Hana lalu mencium pipi Sam sekilas.
"kenapa tidak ini"Sam sengaja'mengoda Hana dengan menyentuh bibir wanita itu yang membuat pipi Hana merona.