
Satu bulan berlalu sejak kejadian Sam bersama Hana dan akhir dari pelayan Tina Sam semakin mendiamkan Hana,pria itu juga jarang sekali bertatap muka dengan Hana tanpa tahu akibat pastinya.
Sekretaris Elnan juga sudah mengetahui jika pelayan Tina lah yang merusak CCTV dekat gudang.Sekretaris Elnan juga tahu jika pelayan Tina memperlakukan Hana dengan buruk dengan alasan itu merupakan perintah dari Tuannya Sam.
Untuk kesalahannya tersebut Pelayan Tina mendapatkan hadiah dari sekretaris Elnan.Apa hadiah itu hanya sekretaris Elnan lah yang mengetahuinya.
"Tuan kanapa akhir akhir ini anda jarang sekali pulang ke mention?"tanya sekretaris Elnan penasaran kenapa Sam tidak pernah pulang ke mention.
"Jangan banyak tanya!Coba beritahu apa yang dilakukan Hana sekarang?"Seperti biasanya Sam selalu menanyakan kabar Hana Kepada sekretaris Elnan.Pria itu terlalu gengsi untuk menanyakan sendiri kepada Hana.
Tuan kanapa anda tidak bertanya sendiri kepada Nyonya Hana,apa anda tidak tahu kalau nyonya Hana sekarang sedang sakit-Sekretaris Elnan-
"Nyonya Hana sedang tidak enak badan Tuan,kata Pelayan nyonya Hana pagi ini mengalami mual-mual "jawab Sekretaris Elnan membuat Sam kawatir akankah Hana sakit.
"Apakah dia sakit?"Tanya Sam ada perasaan kawatir mendengar Hana mual-mual.Dia juga tidak bisa menafsirkan perasaan apa yang dia rasakan saat ini.
Apakah anda benar-benar kawatir Tuan-Sekretaris Elnan-
__ADS_1
"Saya rasa begitu Tuan"jawabnya.
*Apa aku harus pulang dan mengecek sendiri keadaan*nya sekarang-Sam-
"Biarkan dia,nanti malam aku akan pulang ke apartemen lagi"ucapan Sam membuat sekretaris Elnan merasa sedih tidak bisa membujuk Sam untuk pulang ke mention.
Sekretaris itu tahu jika Hana sangatlah merindukan Sam.Tapi mau bagaima lagi Sekretaris Elnan tidak bisa berbuat apa-apa.
"Hana kamu tidak apa apa kan?"tanya Maya Istri sekretaris Elnan.Maya hari ini memang sedang bermain ke mention Sam.
"Tidak mbak"lalu Hana berlari menuju kamar mandi untuk memuntahkan isi perutnya.Dia sendiri tidak tahu apa yang terjadi kepadanya, kenapa akhir-akhir ini dirinya sering mual.
Tunggu dulu apa aku hamil ya aku juga udah lama nggak datang bulan-Hana-
Hana berkutat dengan pikiran.Dia kemudian mengambil hendphone lalu mengaktifkan SIM card lamanya berniat untuk menghubungi kakak dokternya yaitu dokter Abraham.
"Ha banyak banget notifikasi dari kakak dokter ya"Gumam Hana,dia bangun dari tempat tidur lalu mengambil tas dimeja rias.
__ADS_1
Hana akan menemui kakak dokternya untuk sesekali bertemu dan bertanya mengenai keadaan saat ini apakah benar yang dipikirkannya menjadi kenyataan atau tidak.
Hana telah sampai di rumah sakit tempat Dokter Abraham bekerja.Dia melangkahkan kakinya menuju ruangan yang cukup besar yang merupakan ruangan dokter Abraham.
"Kakak"Ucap Hana saat membuka pintu ruangan itu.Dokter Abraham yang mendengar suara Hana langsung menoleh.
"Astaga kamu ternyata sini masuk,kamu sudah beberapa bulan ini kakak telepon tidak dijawab ya"kata dokter Abraham menyambut Hana baik dia mempersilakan Hana duduk.
"Hehehe maaf kak sebenernya aku kesini mau periksa kenapa akhir-akhir ini aku sering mual"kata Hana menjelaskan.
Dokter Abraham kemudian memeriksa Hana, Sesudah pemeriksaan itu selesai,dokter Abraham kembali menunjukkan raut wajah yang sulit dipahami.
Hana hamil lagi-Dokter Abraham-
"Ada apa Kak,Apa aku sakit?"Tanya Hana penasaran kenapa raut wajah kakaknya ini berubah.
"Ada nyawa lain di tubuhmu"Singkat lalu melanjutkan lagi berbicara"Apakah kamu sudah menikah Han?Saat aku terakhir memeriksa mu kemarin kamu juga hamil tapi kandungan mu tidak tertolong"Ucap Dokter Abraham.
__ADS_1
'deg'jantung Hana mendengar hal itu serasa di tusuk pisau,kembali dia menormalkan raut wajahnya"Aku sudah menikah Kak"jawab Hana,dia kemudian menjelaskan semuanya mengenai Sam.
~Kesalahan terbesarku adalah tidak bisa menyelamatkan mahkluk yang jelas-jelas belum melihat dunia ini~Hana