Pembuktian Cinta

Pembuktian Cinta
Chapter 52


__ADS_3

"Bagaimana keadaan istri saya Dok?"tanya Sam kepada dokter yang menangani Hana.Raut wajah dokter itu tidak bisa ditebak sama sekali oleh Sam.


"Begini Tuan, keadaan Nyonya Hana kritis dia harus secepatnya di operasi karena kepalanya mengalami benturan yang cukup keras"Dokter tersebut menjelaskan tentang keadaan Hana Kepada Sam.


Sekretaris Elnan bangun dari duduknya, menghampiri sang dokter,tangannya masih mengepal.


"Lakukan yang terbaik untuk Nyonya Hana dok"ucap Sekretaris Elnan tanpa melihat Sam.


Rupanya pria itu masih menyimpan amarahnya yang kian memuncak.


"Maaf Tuan ada yang harus saya beritahukan kepada anda bawasanya istri anda keguguran"Perkataan dokter itu mampu membuat Sam tertunduk di lantai.Dia tidak becus untuk menjadi seorang suami dia bahkan membunuh anaknya sendiri.


Maafkan Papa nak kamu harus meninggalkan dunia ini akibat kesalahan papa,semoga kamu tenang disana -Sam-


Pasti nyonya Hana sangat sedih jika mengetahui anak nya telah meninggal-Sekretaris Elnan-

__ADS_1


"Tuan saya butuh tanda tangan anda,saya harus secepatnya melakukan operasi"Karena Sam tidak menyahut yang tanda tangan adalah sekretaris Elnan.Sekretaris itu tahu jika Sam sekarang telah digerogoti oleh perasaan bersalah kepada Hana dan calon anaknya yang belum lahir.


Selang beberapa saat dokter mendorong brangkar Hana menuju ruang operasi.Sam yang melihat wajah Hana yang putih seakan enggan untuk melepaskannya dia memeluk tubuh Hana.


"Hana maafkan aku maafkan aku"teriak Sam sambil memeluk tubuh Hana yang terbaring lemah di brangkar.


Perawat yang melihat hal itu menyuruh Sam untuk segera melepaskan Hana karena Hana harus segera di operasi.


"Tuan saya mohon lepaskan pasien,pasien harus segera dioperasi,jika tidak langsung ditangani kemungkinan terburuk adalah kematian"ujar perawat perempuan menasehati Sam agar melepaskan pasiennya.


Perawat itu mendorong brangkar Hana menyisakan Sam yang terus berteriak dan menangis. Sekretaris Elnan mencoba menenangkan Sam agar berhenti berteriak.


"Dia seperti itu gara-gara aku El,aku adalah pria terburuk di Dunia ini aku bahkan telah membunuh anakku sendiri"Ucap Sam yang terduduk dilantai sementara air matanya terus menetes membasahi pipinya.Dia tidak peduli dengan reputasinya,dia tetap menangis dan menangis.


Sekretaris Elnan yang melihat Keadaan Tuannya hanya mampu berdoa semoga Hana baik'- baik saja.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian dokter kembali menemui Sam yang duduk di kursi tunggu sambil menatap ke depan.Entah apa yang ditatap pria itu tapi raut wajahnya mengatakan dia sedang bersedih.


"Tuan saya harus berbicara dengan Anda, ikutlah keruangan Saya"ujar dokter menatap Sam.


Sampailah mereka di ruangan dokter tersebut..


"Bagaimana keadaan istri saya Dok?"Tanya Sam .


"Bagini Tuan Istri anda mengalami keguguran yang menyebabkan rahimnya rusak dan untuk beberapa Tahun ini dia tidak akan bisa memiliki anak, sekarang keadaannya sudah agak mendingan, dan saya sudah mengeluarkan peluru dalam tubuh Nyonya Hana untung saja pelurunya tidak mengenai jantung"Dokter memberi jeda"Dan sepertinya istri anda memiliki penyakit yang langka"


Perkataan dokter mampu membuat hati Sam berdetak tidak karuan.Pria itu bertanya tanya tentang penyakit apa yang Hana derita dan kenapa dirinya tidak mengetahui.


"Penyakit apa itu dok?Saya harap tidak serius"


Dokter itu menarik nafasnya berat sebelum menceritakan tentang penyakit Hana"Nyonya Hana akan mengalami sesak nafas dan bintik bintik jika dia mengeluarkan air mata, penyakit tersebut cukup langka dan saya baru melihat penyakit itu ada di Nyonya Hana"

__ADS_1


Sam menitihkan air matanya jadi inilah alasannya mengapa Hana selalu tersenyum dan tidak pernah Menangis jika dia menyiksa atau melukai Hana dengan kata kata kasar.


__ADS_2