Pembuktian Cinta

Pembuktian Cinta
Chapter 84


__ADS_3

Usia kandungan Hana sudah memasuki bulan ke tujuh, berbagai cara Sam lakukan untuk menjaga sang istri dan membahagiakan.


Sam berjanji sakit hati yang Hana dapat kemarin akan dia balas dengan kebahagiaan yang berlipat ganda.


Hana sendiri tidak ingin mengetahui jenis kelamin bayinya, baginya pria atau wanita itu merupakan hadiah dari Tuhan yang luar biasa yang harus dia jaga sepenuh hati.


"Sayang bangun"Hana mencoba membangunkan Sam yang tidur di sampingnya.


Kemarin malam mereka baru saja bertempur, diusia kandungan Hana yang sudah cukup kuat dokter memperbolehkan Hana untuk bertempur dengan Sam, suaminya agar mempermudah bayinya mencari jalan keluar.


”Sayang aku ingin makan buah kedongdong"Hana merengek di usia kandungan nya yang semakin bertambah Hana malah membuat Sam repot dengan permintaan nya diluar dugaan.


Sam membuka matanya perlahan, samar-samar dia mendengar suara sang istri yang merengek minta buah yang tidak dia ketahui.


Sam menarik tangan Hana dan memeluknya erat, dia sangat lelah sekali berniat semoga Hana melupakan keinginan nya.

__ADS_1


"Sayang kamu tidur lagi aja ya, kamu pasti lelah karena semalam tidak tidur"Ujar Sam mencoba mengalihkan perhatian.


"Nggak mau, aku mau makan buah kedongdong yang di berikan mamah Anin tiga bulan lalu, ayolah sayang kamu harus bangun ini demi anak kita"Hana mentoel-toel pipi Sam agar suaminya Bagun.


Mamah Anin tiga bulan lalu memang berkunjung ke Amerika untuk mengunjungi Fiano dan Sam dan memberikan Hana buah kedondong.


Hana baru sadar jika sosok wanita paruh baya yang menguatkan dirinya di saat mengetahui bahwa Violetta membuat sandiwara hamil anak Sam adalah istri dari Fiano om Sam sendiri.


Sam membuka matanya, melihat Hana yang hanya berjarak lima centil dari wajah nya.Dia mencium seluruh wajah Hana dan berhenti di bibir itu.


"Yaudah cepetan sana-sana cariin kalau nggak dapet jangan pulang"Ujar Hana lalu menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.


Sam mengembuskan napasnya kasar, dia membersihkan diri lalu berangkat untuk mencari kan buah yang di maksud Hana.


Sabar sabar demi Hana dan anakku Batin Sam.

__ADS_1


Dan setelah ini pasti yang akan di repotkan adalah sekretaris Elnan, Sam memilih angkat tangan dan menyuruh sekretaris berkedok asisten itu untuk mencarikan buah kedondong.


"Ada apa Tuan kenapa anda menyuruh saya datang sepagi ini"Tanya sekretaris Elnan, yang tiba-tiba di suruh datang ke Mention oleh Sam.


"Kau carikan buah kedondong dalam waktu satu jam, cari diseluruh kota"ujar Sam tanpa berpikir panjang.


"Buah apa itu tuan saya sendiri tidak tahu"nama buah kedondong terdengar asing di telinga sekretaris Elnan.


Sam berpikir keras, jika sekretaris nya saja tidak tahu bagaimana dirinya.Sam akhirnya mengingat sang Mamah yang memberikan buah Kedondong itu pada Hana.


Sam memutuskan untuk menelpon sang mamah"Hallo mah"


-_-


"Aku mau tanya dimana mamah beli buah kedondong yang di berikan kepada Hana tiga bulan lalu? sekarang Hana menginginkan buah itu lagi"Ujar Sam.

__ADS_1


Sam menghela nafas, buah itu jarang ditemui di Amerika kebanyakan buah itu berada di Indonesia namun membutuhkan waktu sangat lama agar buah yang disebut kan Hana tadi sampai ke Amerika.


__ADS_2