
"Iya san pintu hati ku sudah tertutup untuk kamu. Lebih baik kamu pergi dari sini jangan ganggu aku lagi.Raih lah kebahagian bersama wanita pilihan kamu itu" kata freya bijak
Sebenarnya freya masih mencintai sanu akan tetapi rasa sakit lebih mendominasi. Dia tidak mau masalah ny dengan sanu berlarut- larut.
Setelah beberapa menit mereka berdua masih diam dalam pikiran nya masing-masing sampai akhirnya reza datang dan itu sukses membuyarkan lamunan freya dan sanu.
Reza turun dari motor lalu menghampiri freya sambil menatap sanu tajam , hati nya bergemuruh panas dia tidak rela melihat freya berduaan dengan mantan nya.
"Hay dek...aku ganggu ya, maaf ya aku sedikit terlambat jalanan macet soalnya" ucap reza ramah berbeda dengan ekspresinya ketika menatap sanu .
"Tidak apa-apa kak santai aja" kata freya tak kalah ramah .
__ADS_1
Sedangkan sanu menatap mereka berdua dengan tatapan sulit diartikan. Lebih tepat nya sanu berpikir siapa laki-laki yang datang ini seingat nya dia tidak pernah melihat freya dekat dengan laki-laki lain selain dirinya.
"Frey siapa laki-laki ini...apa jangan-jangan dia selingkuhan kamu jadi selama ini kamu juga selingkuh di belakang aku" tanya sanu menahan amarah nya dia cemburu melihat ada pria lain yang mendekati freya walaupun dia sendiri juga sudah mempunyai wanita lain tapi tetep saja dia tidak terima melihat freya dekat dengan pria lain.
"Hey sanu kamu jangan sama kan aku dengan kamu ya...kamu kira aku wanita murahan" ucap freya menekan kan kata-kata nya karena sedang menahan emosi bahkan muka nya sampai merah saking kesal nya.
"Sudah lah frey kamu mengaku saja kamu sama saja dengan ku sama-sama tukang selingkuh pantas saja kamu tidak mau memberi aku kesempatan lagi rupa nya ini alasan kamu" kata sanu makin ngelantur agar dia tidak terlihat salah dia semakin menyudutkan freya dan itu sukses membuat freya semakin emosi .
"He...jaga ucapanmu..kamu tidak pantas bicara seperti itu sama wanita baik-baik seperti freya, dia tidak seperti kamu yang tidak bisa menghargai pasangan nya sendiri" ucap reza penuh penekanan dia tidak terima wanita yang dicintai nya di perlakukan seperti itu.
"Asal kamu tau saya ini kariawa pabrik, saya kesini mau mengantarkan barang pesanan bos" kata reza menyeringai dia terpaksa berbohong untuk melawan mantan nya freya demi melindungi wanita nya dan itu membuat freya melongo mendengar nya bukan kah reza datang untuk memberinya sesuatu akan tetapi dia membiarkan saja reza bicara pada sanu.
__ADS_1
"Be..benarkah frey dia kariawan bos mu" tanya sanu gugup dia malu sudah mengatakan yang tidak -tidak tentang freya dan pria yang ada di hadapan nya itu.
"Ya itu benar ...jadi kamu masih mau di sini , cepat lah pergi sebelum bos ku datang " ucap freya tersenyum senang melihat tampang bodoh nya sanu.
"Ok...aku pergi dulu ...maaf tadi aku asal bicara tentang kamu" sanu pun segera berlalu pergi.
"Dek kamu tidak apa- apa kan...maaf ya tadi aku terpaksa berbohong sama mantan kamu itu .Habis nya aku kesal mendengar ucapan nya tadi" kata reza khawatir.
"Tidak apa-apa kak, justru aku berterimakasih sama kakak berkat kamu orang itu cepat pergi dari sini . Dari tadi aku mengusir dia tapi dia tetap tidak mau pergi sebelum aku menerimanya kembali" ucap freya menghela nafasnya lega.
"Apa jadi dia kesini mau minta balikan lagi..lantas apa kamu menerimanya lagi" tanya reza panik
__ADS_1
"Ya tidak lah kak ...mana mungkin aku mau balikan lagi sama dia yang ada aku udah jijik sama dia" ucap freya terkekeh geli dia merasa lucu melihat kepanikan reza .Bukan dia tidak tau kalau reza menyukai nya hanya saja dia ingin melihat keseriusan reza terlebih dahulu.
"Huu..syukurlah" kata reza menghela nafas nya.