
”Nyonya keadaan pasien kembali
menurun ”
”Saya tidak mau tahu bagiamana pun
anda harus menyelamatkan anak saya”Ujar
Anin menaruh harapan yang besar pada
dokter di depannya.
”Saya akan berusaha sebaik
mungkin untuk menyelamatkan
nyonya Hana ”Jawab Dokter.
Mamah Anin keluar dari ruang Hana
meninggalkan
dokter dan suster yang sedang menangani
Hana.Di tutupnya pintu, saat dia keluar dia
telah di sambut oleh Sam dan kedua cucunya bersama babysister.
”Ada apa mah kenapa mamah di luar?”
tanya Sam tidak biasanya mamahnya
keluar dari ruangan Hana.
”Keadan Hana makin menurun Sam,
dia sedang di periksa oleh dokter,
makanya mamah keluar ”Ujar mamah
Anin.
"Apa?"Sam terkejut dia berlari
masuk ke ruangan Hana.
”Apa yang terjadi dengan Istri saya Dok?
kenapa keadaan nya menurun?
apa kalian tidak bisa merawat pasien!”Sam
meluapkan segala perasaan nya, rasa
takut menghantui dirinya.
”Maaf Tuan kondisi nyonya Hana sudah
semakin menurun, saya harap anda segera
menyiapkan pemakaman nya, kasihan nyonya
Hana jika harus bergantung pada
alat-alat ini ”Ujar Sang dokter membuat
__ADS_1
Sam naik pitam, tidak istrinya tidak akan
pergi secepat itu dia tidak akan membiarkan
istrinya pergi begitu saja meninggalkan anak
dan dirinya.
” Apa yang anda maksud dokter?Hana
istri saya tidak akan lemah dia kuat
dia tidak akan meninggalkan saya ”Sam
berlari memeluk tubuh Hana yang ringkih,
di ciumannya pipi yang selama ini di
rindukan.Istrinya tidak sejahat itu
hingga mau meninggalkan dirinya
seorang diri.
”Tit ”
Patient Monitor yang tadinya masih normal
menunjukkan garis lurus.Sam terjatuh
seketika di lantai.Hidupnya terasa kosong
saat mendengar suara monitor yang
menunjukkan bahwa istrinya sudah
lamanya.
Dokter yang mengecek denyut nadi
Hana untuk memastikan bahwa Hana
meninggal ”Pasien meninggal pukul
22.35 ”ujar dokter membuat dunia
Sam seakan runtuh.
Sam mendekatkan wajahnya ke arah sang
istri yang sudah pucat pasih.Hanya ada
kekosongan di sorot mata Sam. Sam membisikkan kata-kata di telinga Hana.
”Sayang kamu harus bangun ini demi
anak kita, kamu tahu? sekarang baby Jinora
dan Hendry sudah bisa mengatakan mama.
kamu tidak ingin meninggalkan kami kan sayang? ”Sam menangis air matanya
menetes di pipi Hana, suster dan dokter
yang melihat hal tersebut ikut menangis.
__ADS_1
Melihat Hana yang dia tidak merespon
membuat hati Sam hancur seketika,
pipi Sam ia tepuk sangat keras,
menyadarkan
bahwa ini adalah mimpi yang akan hancur
jika dirinya bangun.
Tapi itu semua nya nyata bukannya
mimpi.
”Hana ” Teriakan Sam memenuhi
ruangan tersebut membuat Mamah
Anin yang tadinya di luar ruangan
bersama baby Jinora dan Hendry
langsung masuk.
Mamah Anin tercengang, dia terlihat
tidak percaya saat melihat garis lurus
yang berada di patient monitor”apa ini?
tidak aku tidak percaya ini semua tidak
nyata kan? ”Mamah Anin menampar
pipinya.Dia tidak rela jika harus berpisah
dengan anak kandungnya untuk
yang kedua kalinya.
”Sayang bangun sayang ”Sam
menggoyang kan tubuh sang istri
agar terbangun.
”Sayang kamu tidak ingin melihat
kedua anak kita dia berada disini, tunggu
dulu aku akan membawa anak kita ke sini ”
Dan merebut baby Jinora dan Henry dari
gendongan kedua babysiter nya.Di letak
kannya baby Jinora dan Hendry di sebelah
ranjang pasien Hana. Yang membuat
kedua bayi itu menagis.
________
__ADS_1
Next? Vote Vote🌹