Pembuktian Cinta

Pembuktian Cinta
Chapter 98


__ADS_3

”Nyonya keadaan pasien kembali


menurun ”


”Saya tidak mau tahu bagiamana pun


anda harus menyelamatkan anak saya”Ujar


Anin menaruh harapan yang besar pada


dokter di depannya.


”Saya akan berusaha sebaik


mungkin untuk menyelamatkan


nyonya Hana ”Jawab Dokter.


Mamah Anin keluar dari ruang Hana


meninggalkan


dokter dan suster yang sedang menangani


Hana.Di tutupnya pintu, saat dia keluar dia


telah di sambut oleh Sam dan kedua cucunya bersama babysister.


”Ada apa mah kenapa mamah di luar?”


tanya Sam tidak biasanya mamahnya


keluar dari ruangan Hana.


”Keadan Hana makin menurun Sam,


dia sedang di periksa oleh dokter,


makanya mamah keluar ”Ujar mamah


Anin.


"Apa?"Sam terkejut dia berlari


masuk ke ruangan Hana.


”Apa yang terjadi dengan Istri saya Dok?


kenapa keadaan nya menurun?


apa kalian tidak bisa merawat pasien!”Sam


meluapkan segala perasaan nya, rasa


takut menghantui dirinya.


”Maaf Tuan kondisi nyonya Hana sudah


semakin menurun, saya harap anda segera


menyiapkan pemakaman nya, kasihan nyonya


Hana jika harus bergantung pada


alat-alat ini ”Ujar Sang dokter membuat

__ADS_1


Sam naik pitam, tidak istrinya tidak akan


pergi secepat itu dia tidak akan membiarkan


istrinya pergi begitu saja meninggalkan anak


dan dirinya.


” Apa yang anda maksud dokter?Hana


istri saya tidak akan lemah dia kuat


dia tidak akan meninggalkan saya ”Sam


berlari memeluk tubuh Hana yang ringkih,


di ciumannya pipi yang selama ini di


rindukan.Istrinya tidak sejahat itu


hingga mau meninggalkan dirinya


seorang diri.


”Tit ”


Patient Monitor yang tadinya masih normal


menunjukkan garis lurus.Sam terjatuh


seketika di lantai.Hidupnya terasa kosong


saat mendengar suara monitor yang


menunjukkan bahwa istrinya sudah


lamanya.


Dokter yang mengecek denyut nadi


Hana untuk memastikan bahwa Hana


meninggal ”Pasien meninggal pukul


22.35 ”ujar dokter membuat dunia


Sam seakan runtuh.


Sam mendekatkan wajahnya ke arah sang


istri yang sudah pucat pasih.Hanya ada


kekosongan di sorot mata Sam. Sam membisikkan kata-kata di telinga Hana.


”Sayang kamu harus bangun ini demi


anak kita, kamu tahu? sekarang baby Jinora


dan Hendry sudah bisa mengatakan mama.


kamu tidak ingin meninggalkan kami kan sayang? ”Sam menangis air matanya


menetes di pipi Hana, suster dan dokter


yang melihat hal tersebut ikut menangis.

__ADS_1


Melihat Hana yang dia tidak merespon


membuat hati Sam hancur seketika,


pipi Sam ia tepuk sangat keras,


menyadarkan


bahwa ini adalah mimpi yang akan hancur


jika dirinya bangun.


Tapi itu semua nya nyata bukannya


mimpi.


”Hana ” Teriakan Sam memenuhi


ruangan tersebut membuat Mamah


Anin yang tadinya di luar ruangan


bersama baby Jinora dan Hendry


langsung masuk.


Mamah Anin tercengang, dia terlihat


tidak percaya saat melihat garis lurus


yang berada di patient monitor”apa ini?


tidak aku tidak percaya ini semua tidak


nyata kan? ”Mamah Anin menampar


pipinya.Dia tidak rela jika harus berpisah


dengan anak kandungnya untuk


yang kedua kalinya.


”Sayang bangun sayang ”Sam


menggoyang kan tubuh sang istri


agar terbangun.


”Sayang kamu tidak ingin melihat


kedua anak kita dia berada disini, tunggu


dulu aku akan membawa anak kita ke sini ”


Dan merebut baby Jinora dan Henry dari


gendongan kedua babysiter nya.Di letak


kannya baby Jinora dan Hendry di sebelah


ranjang pasien Hana. Yang membuat


kedua bayi itu menagis.


________

__ADS_1


Next? Vote Vote🌹


__ADS_2