
Hana kini tengah berada di ruang VIP tempat Sam dirawat, setelah dokter mengatakan bahwa Sam baik-baik saja baru wanita itu bisa tenang.Dan mengejutkannya lagi ingatan Sam yang sempat hilang sudah kembali lagi.
Satu kata yang bisa menggambarkan perasaan Hana saat ini yaitu bahagia.Bahagia karena Sam sudah mengingat masa-masa kecilnya.Dan kondisi Sam akan pulih kembali.
Hana mengengam tangan Sam.Mencium punggung tangan Sam yang hangat, menunggu Sam bangun dari pingsannya.
Perlahan mata Sam terbuka, rasa pusing yang dirasakannya juga sudah mereda.Sam mengedarkan pandangannya keseluruhan ruangan,mata nya tertuju pada wanita yang sedang menunduk sambil mengengam tangannya.
Hana mendongak saat merasakan tangan Sam bergerak, terkejut dan bahagia menjadi satu.Buru-buru dia keluar untuk memanggil dokter.
"Dokter dokter suami saja sudah sadar"teriak Hana mencoba memanggil dokter.
Dokter yang mendengar teriakkan Hana langsung berlari menuju ruangan Sam,dokter itu memeriksa Sam dengan teliti lalu tersenyum kepada Hana.
"Keadaan Tuan Sam baik-baik saja dan saya mau memberi kabar baik jika ingatan Tuan Sam sudah kembali separuhnya"Dokter menjelaskan.
Hana yang mendengar hal itu terkejut sekaligus bahagia"syukurlah terimakasih dok"ucap Hana berterima kasih.
__ADS_1
Dokter mengangguk lalu pergi dari ruangan Sam, meninggal Hana dan suaminya.
"kamu sudah sembuh sayang"kata Hana sambil mengengam tangan suaminya.
Sam mengangguk lalu bangun dari ranjangnya dan memeluk Hana erat"Aku sudah tahu mengenai masa kecilku dan siapa kedua orang tua yang menjaga ku waktu kecil,aku ingat kecelakaan itu"Kata Sam setengah terisak dadanya kembang kempis saat membayangkan kecelakaan tragis yang memisahkan dirinya dengan orang tua angkatnya.
Hana membalas pelukan Sam,dia mencoba menenangkan Sam dari keterkejutan yang pria itu alami.
"Setelah kamu sembuh kita akan mencari Keluarga yang merawat kamu itu"Kata Hana dengan tangan mengelus punggung Sam.
"besok aku akan menunda keberangkatan menuju Amerika "kata Sam.
"istirahat lah dulu aku akan membeli bubur untukmu makan"kata Hana menyuruh Sam untuk istirahat sementara dirinya akan keluar untuk mencari bubur.
Sam menggeleng,dia kawatir Hana keluar tanpanya.
"Tidak perlu nanti aku makan makanan yang diberikan suster saja"Kata Sam padahal pria itu sangat tidak menyukai makanan berbau rumah sakit.
__ADS_1
"Kamu kan tidak menyukai makanan berbau rumah sakit?sejak kapan kamu mekan mekanan rumah sakit,aku tidak akan keluar aku hanya akan menyuruh supir untuk membelikan bubur untukmu sayang"
Hana mencoba memberi pengertian untuk Sam,ayolah suaminya ini sangat membenci makanan rumah sakit tapi demi dirinya dia rela untuk mekanan itu.
"Baiklah aku mengalah"Sam akhirnya mengalah dan mengijinkan Hana keluar untuk menemui supir.
Setelah mendengar persetujuan dari Sam, Hana berjalan menuju mobil untuk menyuruh supirnya membelikan bubur.
"Pak bisa tolong belikan bubur untuk suami saya"kata Hana supirnya.
"baik nyonya"jawab sang supir.
Hana kembali menuju ruangan suaminya dirawat setelah menyuruh supir untuk membelikan makanan Sam.
Sam menepuk ranjang pasien nya menyuruh Hana untuk tidur dengannya,ranjang pasien cukup besar jadi memungkinkan untuk dua orang.
"aku duduk di kursi saja nanti kamu tidak nyaman kalau aku ikut berbaring di sini"tolak Hana secara halus.
__ADS_1
"tidak akan kemari lah"kata Sam memohon dengan suara serak.
Mereka tidur dalam ranjang pasien tersebut berdua,Sam melingkarkan tangannya di pinggang Hana.Hari ini dia merasa bersalah dengan sang istri karena telah mengacaukan bulan madu untuk terakhir kalinya.