Pembuktian Cinta

Pembuktian Cinta
Chapter 97


__ADS_3

”Sudah delapan bulan sayang kamu


tertidur, apakah kamu tidak mau melihat


putra dan putri kita?”Dia sudah tumbuh


menjadi bayi yang sehat”


Sam memandangi wajah cantik Hana yang sudah pucat pasih, sudah delapan


bulan ini Hana koma dan harus di


rawat di rumah sakit.Berat badan Hana kian


bertambah hari kian menurun.Hanya


kekuatan doa yang bisa membuat Hana


kembali sadar kembali atau Tuhan


sudah berkehendak lain dan lebih menyayangi Hana. Sam tidak bisa hidup tanpa istrinya.Dia


juga tidak bisa membayangkan


kadua anaknya harus kehilangan sang


ibu.


”Sam kamu pulang dulu saja, udah dari


tadi malam kamu jagain Hana, mamah


mohon kamu jaga kesehatan.Setidaknya


demi anak-anak kamu ”Mamah Anin yang


memasuki ruangan anak perempuan nya


menepuk pundak Sam.


”Mah Sam minta tolong ya jagain baby


Jinora dan Henry dulu, Sam mau lama-


lama dulu sama Hana mah.Sam kangen


lihat wajah Hana ”


” Mamah tahu sayang tapi kamu sudah


menjadi seorang ayah, mamah minta


tolong sama kamu tolong jadi ayah yang


baik, kasian baby Jinora dan Hanry


jika tidak mendapatkan kasih sayang


lebih dari kamu, dia sudah tidak


mendapatkan perhatian dari ibunya ”


Mamah Anin menitihkan air matanya.

__ADS_1


Mengingat kembali kedua cucunya yang


sangat tampan dan cantik harus merasakan


kehilangan kasih sayang dari ibunya.


Dia juga merasa kasian dengan putranya


yang tidak terurus.Bahkan Sam sudah menjadi


sosok yang pendiam selama beberapa


bulan ini.Berangkat kerja pagi dan pulang


malam sudah menjadi rutinitas nya.


Yang menjadi kekuatan Sam untuk


hidup sekarang adalah kedua anaknya.


Sesibuk apapun seorang Samuel Prasaja


dia tetap meluangkan waktu untuk anak


nya, setelah itu waktunya dia habiskan


untuk menjenguk Hana istrinya di rumah


sakit pribadi keluarga Prasaja.


”Mamah benar, tolong jaga istriku dulu


mah aku harus bertemu dengan


”Itu pasti, dia juga anak ku ”


Setelah itu Sam berpamitan dengan


mencium punggung tangan sang


mamah.Di langkah kan nya kaki Keluar


dari rumah sakit.


” Sayang papah pulang ” Sam mengambil


alih baby Jinora dari babysister nya.


Kemudian mencium kedua pipi anaknya


secara bergantian.


”Kalian keluar saja, saya mau menghabiskan


waktu bersama kedua anak saya ”


Kedua bebysister Sam keluar


meninggalkan kamar, tinggallah


Sam seorang diri dengan kedua


anaknya.

__ADS_1


”Sayang apa kalian merindukan


papah?tebak papah dari mana? ”Sudah


menjadi rutinitas Sam untuk berbicara


dengan anaknya walaupun


kedua anaknya tidak mengerti


apa yang Ia bicarakan.


” Ma ma ma ” Henry berceloteh


menyebutkan nama mamah.


”Hey itu curang kenapa Hanry kecil


sudah bisa mengucap


mamah? Padahal yang ada disini papah


Cepat ucap lagi agar mamah bangun


dan segera menemui Hendry ”


"Ma ma ma ” Baby Jinora


tidak ingin kalah dia juga mengucapkan


kata mamah seperti adiknya.


Umur Hendry dan Jinora hanya selisih


sepuluh menit,Jinora lahir


lebih awal.


” Wah wah princess papah juga


menyebutkan kata pertama nya ya,


kalau begitu ayo kita temui mamah,


papah akan mandi terlebih dahulu setelah


itu kita akan menemui mamah.Kalian


pasti sangat rindu ya? ”


Mengingat Sam hanya membawa


baby Jinora dan Henry satu bulan


sekali menemui Hana.Dikarenakan


rumah sakit adalah sarang bakteri,


dia tidak ingin anaknya terserang bakteri


tersebut.


___________

__ADS_1


Next? Vote dulu


__ADS_2