
”Sudah delapan bulan sayang kamu
tertidur, apakah kamu tidak mau melihat
putra dan putri kita?”Dia sudah tumbuh
menjadi bayi yang sehat”
Sam memandangi wajah cantik Hana yang sudah pucat pasih, sudah delapan
bulan ini Hana koma dan harus di
rawat di rumah sakit.Berat badan Hana kian
bertambah hari kian menurun.Hanya
kekuatan doa yang bisa membuat Hana
kembali sadar kembali atau Tuhan
sudah berkehendak lain dan lebih menyayangi Hana. Sam tidak bisa hidup tanpa istrinya.Dia
juga tidak bisa membayangkan
kadua anaknya harus kehilangan sang
ibu.
”Sam kamu pulang dulu saja, udah dari
tadi malam kamu jagain Hana, mamah
mohon kamu jaga kesehatan.Setidaknya
demi anak-anak kamu ”Mamah Anin yang
memasuki ruangan anak perempuan nya
menepuk pundak Sam.
”Mah Sam minta tolong ya jagain baby
Jinora dan Henry dulu, Sam mau lama-
lama dulu sama Hana mah.Sam kangen
lihat wajah Hana ”
” Mamah tahu sayang tapi kamu sudah
menjadi seorang ayah, mamah minta
tolong sama kamu tolong jadi ayah yang
baik, kasian baby Jinora dan Hanry
jika tidak mendapatkan kasih sayang
lebih dari kamu, dia sudah tidak
mendapatkan perhatian dari ibunya ”
Mamah Anin menitihkan air matanya.
__ADS_1
Mengingat kembali kedua cucunya yang
sangat tampan dan cantik harus merasakan
kehilangan kasih sayang dari ibunya.
Dia juga merasa kasian dengan putranya
yang tidak terurus.Bahkan Sam sudah menjadi
sosok yang pendiam selama beberapa
bulan ini.Berangkat kerja pagi dan pulang
malam sudah menjadi rutinitas nya.
Yang menjadi kekuatan Sam untuk
hidup sekarang adalah kedua anaknya.
Sesibuk apapun seorang Samuel Prasaja
dia tetap meluangkan waktu untuk anak
nya, setelah itu waktunya dia habiskan
untuk menjenguk Hana istrinya di rumah
sakit pribadi keluarga Prasaja.
”Mamah benar, tolong jaga istriku dulu
mah aku harus bertemu dengan
”Itu pasti, dia juga anak ku ”
Setelah itu Sam berpamitan dengan
mencium punggung tangan sang
mamah.Di langkah kan nya kaki Keluar
dari rumah sakit.
” Sayang papah pulang ” Sam mengambil
alih baby Jinora dari babysister nya.
Kemudian mencium kedua pipi anaknya
secara bergantian.
”Kalian keluar saja, saya mau menghabiskan
waktu bersama kedua anak saya ”
Kedua bebysister Sam keluar
meninggalkan kamar, tinggallah
Sam seorang diri dengan kedua
anaknya.
__ADS_1
”Sayang apa kalian merindukan
papah?tebak papah dari mana? ”Sudah
menjadi rutinitas Sam untuk berbicara
dengan anaknya walaupun
kedua anaknya tidak mengerti
apa yang Ia bicarakan.
” Ma ma ma ” Henry berceloteh
menyebutkan nama mamah.
”Hey itu curang kenapa Hanry kecil
sudah bisa mengucap
mamah? Padahal yang ada disini papah
Cepat ucap lagi agar mamah bangun
dan segera menemui Hendry ”
"Ma ma ma ” Baby Jinora
tidak ingin kalah dia juga mengucapkan
kata mamah seperti adiknya.
Umur Hendry dan Jinora hanya selisih
sepuluh menit,Jinora lahir
lebih awal.
” Wah wah princess papah juga
menyebutkan kata pertama nya ya,
kalau begitu ayo kita temui mamah,
papah akan mandi terlebih dahulu setelah
itu kita akan menemui mamah.Kalian
pasti sangat rindu ya? ”
Mengingat Sam hanya membawa
baby Jinora dan Henry satu bulan
sekali menemui Hana.Dikarenakan
rumah sakit adalah sarang bakteri,
dia tidak ingin anaknya terserang bakteri
tersebut.
___________
__ADS_1
Next? Vote dulu