
"Mamah Papah aku merindukanmu"Ucap Sam dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
Dia kalah,pria itu menangis lalu berlari untuk memeluk Anin.
"Nak apa maksudmu?"Arga terkejut dengan perkataan pria asing yang tidak dikenal nya ini.
Hana yang melihat jika Arga tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi mencoba untuk memberi tahu jika pria asing tersebut merupakan anak angkatnya.
Hana mengeluarkan ponselnya lalu menunjukkan foto Sam saat kecil.
Dan seperti terkena sebilah pisau hati Arga.Foto,foto yang ditujukan wanita itu adalah foto anaknya Sam.
Yang meninggal beberapa tahun silam.
Dan itu artinya pria yang sedang memeluk istrinya ini adalah Sam anaknya.
__ADS_1
"Boy"kata Arga dengan mata yang berkaca-kaca.Dia memanggil jagoannya dengan sebutan Boy.Persis seperti waktu kecil dia memanggil Sam.
Arga melangkahkan kakinya menuju arah Anin.Lalu memeluk Sam erat,saat mengetahui Sam meninggal pria itu tidak kalah sedihnya dengan sang istri.
"Ini kamu Boy,kamu Samuel anak kita?"
Tanya Arga memastikan.
Sam mengangguk sebagai tanda jawaban.Anin yang sedari tadi diam terus memandang wajah Sam.Ada perasaan yang tidak asing ketika Anin melihat mata Sam.
Ya itu adalah mata Samuel kecil.
"Sayang kamu kemana saja bertahun-tahun ini?tahukan kamu mamah dan papah sangat merindukan mu?jika kamu masih hidup kamu dimana saja?siapa yang menyelamatkan dirimu?"Anin memberi berbagai pertanyaan untuk Sam jawab.
"Aku bersama Ayah kandung ku mah,maaf jika Sam membuat mamah dan papah kawatir, setelah kecelakaan itu ayah menemukan diriku dan membawa ku ke Amerika disana aku di didik untuk menjadi penerus Prasaja,akibat kecelakan itu aku mengalami amnesia cukup lama dan kemarin ingatan ku kembali pulih"Sam menjelaskan.
__ADS_1
Arga mengelus rambut putra nya yang kini sudah besar"jangan mengingat masa lalu yang terpenting sekarang kita sudah berkumpul dan menjadi keluarga seperti dulu,Sam lalu bagaimana keadaan Inggi?"
"Maaf Pah aku tidak bisa menyelamatkan adik ku,aku tidak mengetahui dia dimana dan masih hidup atau tidak, karena setelah sadar dari pingsanku paska kecelakaan itu,aku sudah tidak bersama dengan nya"Sam menceritakan kejadian yang di ingatnya.
Anin menyentuh pundak suaminya agar bisa merelakan putri semata wayangnya yang telah meninggal.
Arga menghela nafas nya, benar dia harus merelakan putri nya.
Karena sekarang ada tiga putra dalam hidup nya.
"Mamah Papah kalian dimana?"Suara anak kecil yang berumur sekitar sepuluh tahun memanggil nama Anin dan Arga.
"Lihatlah itu suara adikmu"ucap Arga pada Sam.
Angga langsung berlari menuju arah mamahnya yang sedang mengobrol dengan seorang pria dan wanita muda.
__ADS_1
"Angga lihatlah ini adalah kakakmu, namanya Sam.Jadi sebenarnya Angga mempunyai dua kakak yaitu kak Ersen dan Kak Samuel"ucap Arga lalu menyuruh Angga untuk duduk.
Mata anak itu melihat Samuel dan Hana dari atas sampai bawah seakan sedang mengintrogasi seorang penjahat.