Pembuktian Cinta

Pembuktian Cinta
Chapter 60


__ADS_3

Malam yang cukup sunyi di kantor Sam.


Terlihat wajah tampan milik Sam yang terus saja memandangi istrinya.


Yang di pandangi hanya mengeliat kecil.Hingga akhirnya terbangun.


"Sayang"kata Hana menatap Sam yang menatapnya.Pipinya memerah,dia malu karena ditatap Sam.


"Kamu sudah bangun kalau begitu pakai lah dulu pakaian mu,aku akan membereskan tasku terlebih dahulu"


Hana terkejut dia lupa kalau dia tidak memakai pakaian.Saat Hana melihat Sam dia baru sadar jika Sam sudah bengun dan memakai pakaian terlebih dahulu.


"Baiklah"Hana menurut lalu memakai pakaiannya,dia mengambil pakaian yang berserakan di lantai kamar itu.


"Apa kamu sudah mandi?"tanya Hana setelah selesai memakai pakaiannya.


"Tidak,nanti saja kita mandi bersama di mention,"kata Sam mengoda Hana,tampak wajah wanita itu memerah akibat godaan yang Sam ucapkan.


Setelah membereskan tasnya.Sam kembali ke kamar berniat mengajak Hana pulang ke Mention.Sam melirik jam tangannya yang menunjuk pukul sembilan malam,dia takut malam semakin larut.


”Sayang ayo aku sudah selesai"Ucap Sam sembari mengengam tangan mungil Hana.

__ADS_1


Hana mengangguk lalu mengikuti langkah Sam yang akan keluar dari ruangannya.Sam membuka pintu tersebut tapi pintu tidak lekas terbuka juga.


"Sialan"gumam Sam tapi masih bisa terdengar sampai telinga Hana.


Hana mendongak,dia penasaran kenapa Sam tanpak kesal.


"Sayang kamu kenapa?"Tanya Hana.


"Pintu ini dikunci dari luar"kata Sam,pria itu tampak kesal karena pintunya dikunci dari luar.


Sam kesal karena dia takut akan larut malam sampai di mention,dia melihat kearah istirnya yang tampak kelelahan.Pria itu tahu kalau istrinya pasti lelah,tapi malah ada kejadian pintu terkunci,hal itu membuat Sam geram.


"Besok kan kamu kuliah sayang, lagipula jarak tempat kuliah dengan kantor jauh"Sam mengingatkan Hana.


"Tenang saja aku besok akan bangun pagi dan berangkat kuliah,"Hana tersenyum cerah.


Sam mendengus,hal itu akan membuat Hana semakin kelelahan jadinya jika harus bangun pagi dan berangkat kuliah.


"Kamu duduk di sofa dulu aku akan menelepon seseorang terlebih dahulu"Ucap Sam pada Hana.


Hana mengangguk tapi sebelum dia melangkahkan kakinya,Wanita itu menasehati Sam"jangan membuat keributan ya"kata Hana lembut.

__ADS_1


"iya sayang tidak akan"Sam tersenyum mengelus puncak kepala Hana.


Hana kemudian duduk di sofa sambil mengamati Sam yang terlihat menelepon seseorang.


"Buka pintu ruanganku,dalam waktu kurang sepuluh menit kau harus sampai di kantor"ucap Sam tegas lalu mematikan telepon secara sepihak.


Sam dan Hana menunggu di sofa, beberapa menit berlalu,Sam terlihat menunggu seseorang.


Tak lama kemudian pintu ruangan Sam terbuka, tampak seorang satpam sedang menunduk kepalanya.


"Akhirnya pintu terbuka juga"Kata Hana.


"Ayo Sayang"Ucapan Hana hanya di angguki Sam.


Mereka berdua keluar dari ruangan itu.Sam berdiam diri dan tidak memarahi satpam yang begitu ceroboh.


Untung Tuan Sam tidak memecat aku, Bagaimana aku bisa seceroboh ini gumam Satpam,dia lega karena Sam tidak memarahi dan memecatnya.


"Sayang kamu pasti lelah,kamu tidur saja di mobil nanti sampai mention aku bangunkan"ucap Sam sambil mengelus pipi Hana.


Hana mengangguk,hari ini dia memang sangatlah kelelahan.

__ADS_1


__ADS_2