
Keadaan Hana sudah kembali pulih seperti
sedia kala.Dia juga sudah
kembali ke Mention utama, sekarang
Sam lebih ketat dalam menjaga
ketiga berlian nya.
Hendry dan Jinora dan Hana.
”Selamat datang”Ujar mamah Anin dan
Papah Arga, di sana juga ada Ersen.
Hana tertegun melihat kejutan yang
dia persiapkan untuk dirinya, sebuah
pesta kecil-kecilan untuk
menyambut kedatangan nya.
”Terimakasih mah”Hana memeluk
ibu mertuanya, eh ralat maksudnya
ibu kandung nya.
Tapi Hana tidak mengetahui kalau
Mamah Anin sebenarnya ibu kandungnya.
Waktulah yang akan menjawab semuanya.
Hana di baringkan oleh Sam di kamar
utama.Pria itu menyuruh Hana untuk
istirahat.
”Sayang aku sudah baik -baik saja ”
Ujar Hana.
”Aku tahu tapi kamu perlu istirahat
untuk memulihkan kondisi tubuh
mu sayang” Sam mengusap kepala
Hana.
”Apa selama ini kamu yang merawat
Baby twis kita, maaf karena aku
sudah menjadi istri yang tidak berguna”
Sam menutup mulut Hana dengan
telunjuk, mengisyaratkan Hana untuk
berhenti bicara.
”Jangan bicara seperti itu, kamu
sudah sembuh saja aku bahagia”
Sam memeluk tubuh Hana.
...☘️☘️☘️...
__ADS_1
”Pah kapan kita memberi tahu
Hana kalau dia sebenarnya anak
kita”Tanya Mamah Anin.
”Sabar Mah, biar keadaan
Hana pulih sepenuhnya.Baru
kita akan menjelaskan secara perlahan”
”Ceklek”
Ersen memasuki kamar Hana. Dia
melihat Hana yang sedang tertidur
pulas di tempat tidur.Pria muda
itu masih tidak menyangka kalau
kakak iparnya adalah saudara
kembarnya.
”Ersen”Sam yang baru
keluar dari kamar mandi terkejut
melihat adiknya.
”Aku mau melihat Kak
Hana kak”Ujar Ersen.
”Yaudah kalau gitu kakak titip
Kak Hana dulu ya kakak mau
”Baik kak”Jawab Ersen.
Sam meninggalkan Hana yang sedang tidur,dia menyuruh Ersen untuk menjaga Hana .Ersen menatap wajah
kakak iparnya dengan intens, dia
melihat kemiripan di wajah itu.
Dia baru menyadari jika wajah itu mirip
dengan nya.Kenapa dia tidak mengetahui
jauh-jauh hari.Pikir pria itu.
”Aku begitu bodoh sampai tidak menyadari
kalau muka ini sangat mirip dengan ku,
Kak Hana maafkan aku baru mengetahui kalau
kamu sebenarnya saudara kandung ku”
Gumam Ersen dia bahagia sekaligus
sedih saat melihat Hana terbaring,
untung saja sekarang keadaan
Hana sudah kembali pulih.Dia
tidak bisa membayangkan jika
saudara nya meninggal.Pasti semua orang
__ADS_1
akan tersakiti.
”Emm”Gumaman-Gumaman kecil
keluar dari mulut Hana, sepertinya wanita
itu terganggu saat mendengar suara
Ersen.
Ersen yang menyadari kalau kakaknya
bangun langsung diam. Dia tidak
meneruskan gumamannya, Ersen tersenyum
melihat Hana yang sudah membuka mata.
”Eh kamu Sen?Dimana kakak mu Sam?”
Tanya Hana saat melihat Ersen yang
tersenyum.
”Kak Sam berada di ruang kerja kak,
benar lagi juga kesini”Ujar Ersen.
Sejujurnya dia ingin berlama-lama
dengan Hana.
”Sudah Bagun sayang?”Sam
yang baru saja masuk ke kamar
melihat Hana yang duduk di ranjang.
”Kalau gitu aku keluar dulu kak"Pamit
Ersen, dia meninggalkan Hana dan Sam.
”Sayang aku mau mandi dulu ya”Hana
melangkahkan kakinya ke kamar mandi.
Tapi sebelum tangan Hana membuka pintu
kamar mandi, Sam lebih dulu mengangkat
tubuh Hana.
Sam takut kejadian lalu terulang lagi, dia
tidak akan membiarkan istrinya
di kamar mandi seorang diri.
”Sayang turunkan aku, aku bisa berjalan
sendirian”Ucap Hana, dengan tangan yang
melingkar di leher sang suami.
Sam mendudukkan Hana di bath tub.
”kamu menurut saja, aku akan memandikan
kamu, bahkan keadaan kamu belum pulih
sepenuhnya”
Hana membulatkan matanya saat
__ADS_1
Sam ingin memandikannya”Tapi”
”Tidak ada tapi-tapian”Ucap Sam.