Pembuktian Cinta

Pembuktian Cinta
Chapter 100


__ADS_3

Keadaan Hana sudah kembali pulih seperti


sedia kala.Dia juga sudah


kembali ke Mention utama, sekarang


Sam lebih ketat dalam menjaga


ketiga berlian nya.


Hendry dan Jinora dan Hana.


”Selamat datang”Ujar mamah Anin dan


Papah Arga, di sana juga ada Ersen.


Hana tertegun melihat kejutan yang


dia persiapkan untuk dirinya, sebuah


pesta kecil-kecilan untuk


menyambut kedatangan nya.


”Terimakasih mah”Hana memeluk


ibu mertuanya, eh ralat maksudnya


ibu kandung nya.


Tapi Hana tidak mengetahui kalau


Mamah Anin sebenarnya ibu kandungnya.


Waktulah yang akan menjawab semuanya.


Hana di baringkan oleh Sam di kamar


utama.Pria itu menyuruh Hana untuk


istirahat.


”Sayang aku sudah baik -baik saja ”


Ujar Hana.


”Aku tahu tapi kamu perlu istirahat


untuk memulihkan kondisi tubuh


mu sayang” Sam mengusap kepala


Hana.


”Apa selama ini kamu yang merawat


Baby twis kita, maaf karena aku


sudah menjadi istri yang tidak berguna”


Sam menutup mulut Hana dengan


telunjuk, mengisyaratkan Hana untuk


berhenti bicara.


”Jangan bicara seperti itu, kamu


sudah sembuh saja aku bahagia”


Sam memeluk tubuh Hana.


...☘️☘️☘️...

__ADS_1


”Pah kapan kita memberi tahu


Hana kalau dia sebenarnya anak


kita”Tanya Mamah Anin.


”Sabar Mah, biar keadaan


Hana pulih sepenuhnya.Baru


kita akan menjelaskan secara perlahan”


”Ceklek”


Ersen memasuki kamar Hana. Dia


melihat Hana yang sedang tertidur


pulas di tempat tidur.Pria muda


itu masih tidak menyangka kalau


kakak iparnya adalah saudara


kembarnya.


”Ersen”Sam yang baru


keluar dari kamar mandi terkejut


melihat adiknya.


”Aku mau melihat Kak


Hana kak”Ujar Ersen.


”Yaudah kalau gitu kakak titip


Kak Hana dulu ya kakak mau


”Baik kak”Jawab Ersen.


Sam meninggalkan Hana yang sedang tidur,dia menyuruh Ersen untuk menjaga Hana .Ersen menatap wajah


kakak iparnya dengan intens, dia


melihat kemiripan di wajah itu.


Dia baru menyadari jika wajah itu mirip


dengan nya.Kenapa dia tidak mengetahui


jauh-jauh hari.Pikir pria itu.


”Aku begitu bodoh sampai tidak menyadari


kalau muka ini sangat mirip dengan ku,


Kak Hana maafkan aku baru mengetahui kalau


kamu sebenarnya saudara kandung ku”


Gumam Ersen dia bahagia sekaligus


sedih saat melihat Hana terbaring,


untung saja sekarang keadaan


Hana sudah kembali pulih.Dia


tidak bisa membayangkan jika


saudara nya meninggal.Pasti semua orang

__ADS_1


akan tersakiti.


”Emm”Gumaman-Gumaman kecil


keluar dari mulut Hana, sepertinya wanita


itu terganggu saat mendengar suara


Ersen.


Ersen yang menyadari kalau kakaknya


bangun langsung diam. Dia tidak


meneruskan gumamannya, Ersen tersenyum


melihat Hana yang sudah membuka mata.


”Eh kamu Sen?Dimana kakak mu Sam?”


Tanya Hana saat melihat Ersen yang


tersenyum.


”Kak Sam berada di ruang kerja kak,


benar lagi juga kesini”Ujar Ersen.


Sejujurnya dia ingin berlama-lama


dengan Hana.


”Sudah Bagun sayang?”Sam


yang baru saja masuk ke kamar


melihat Hana yang duduk di ranjang.


”Kalau gitu aku keluar dulu kak"Pamit


Ersen, dia meninggalkan Hana dan Sam.


”Sayang aku mau mandi dulu ya”Hana


melangkahkan kakinya ke kamar mandi.


Tapi sebelum tangan Hana membuka pintu


kamar mandi, Sam lebih dulu mengangkat


tubuh Hana.


Sam takut kejadian lalu terulang lagi, dia


tidak akan membiarkan istrinya


di kamar mandi seorang diri.


”Sayang turunkan aku, aku bisa berjalan


sendirian”Ucap Hana, dengan tangan yang


melingkar di leher sang suami.


Sam mendudukkan Hana di bath tub.


”kamu menurut saja, aku akan memandikan


kamu, bahkan keadaan kamu belum pulih


sepenuhnya”


Hana membulatkan matanya saat

__ADS_1


Sam ingin memandikannya”Tapi”


”Tidak ada tapi-tapian”Ucap Sam.


__ADS_2