
Sam berhasil keluar dari pintu itu.Kemudian dia berjalan sempoyongan menuju kamar nya. Sam membuka pintu kamar dengan sisa tenaga yang ia miliki.Saat pintu terbuka pemandangan yang Sam lihat adalah Hana yang sedang tidur sangat lelap.
Sam menghampiri ranjang, dia menarik selimut yang melekat di badan Hana.Selimut itu terjatuh seketika.
Obat itu kembali bereaksi saat Sam melihat leher Hana yang terpampang nyata.Sam mendekati wajah Hana, pikirannya menyuruh untuk menyentuh Hana.
Malam ini terjadilah malam yang panjang antara Sam dan Hana.Hana terus menerus mengucapkan kata kata yang tidak pernah terdengar oleh Sam sebelumnya.
Mereka kembali mengulang saat saat pertama kali mereka menjadi sepasang kekasih.
Pelayan Tina memberikan obat tidur kepada Hana,oleh sebab itu Hana tertidur pulas hingga tidak bangun saat Sam kembali membuatnya hanyut hingga ke samudera.
Sedangkan pelayan Tina sendiri jangan ditanya,dia sedang terkunci di ruang tamu bersama almari dan kursi.
Rencana yang dibuat pelayan Tina gagal, sekarang rencananya itu malah membuat Hana dan Sam melakukan malam pertama sesudah menikah.
__ADS_1
Ke esokan paginya sekitar pukul enam pagi di Kediaman Prasaja tepatnya dikamar Tuan rumah tentunya,Hana terbangun mendengar suara pelayan yang berisik hingga terdengar dari kamarnya,padahal kamar itu merupakan kamar kedap suara.
Hana mencoba menggerakkan badannya tapi terasa berat.Hana kembali mengerakan kakinya yang tertindihi oleh sesuatu.
Saat Hana melihat kesamping ternyata Sam sedang tidur dengan nyamannya sambil memeluk erat dirinya bagaikan guling.
Hana tersenyum menatap wajah tampan pria yang sekarang menjadi suaminya sampai sampai tidak sadar jika mereka sama sama dalam keadaan telanjang.
Hana mencoba berdiri membuka selimut yang menutupi tubuhnya dan suaminya.Hana berjalan menuju kamar mandi,di langkah yang kedua.Kaki Hana berhenti bergerak.
Hana memasuki Kamar mandi.Saat melihat pantulan dirinya di cermin dirinya terkejut melihat badannya yang penuh dengan tanda merah dan sekarang dirinya tidak memakai sehelai benang pun.
"Aaaa"Tanpa sadar Hana berteriak sampai membangunkan Sam dari tidur lelapnya.
Sam berlari menuju kamar mandi dalam keadaan telanjang,membuka pintu kamar mandi begitu saja.
__ADS_1
Berhubung Hana tadi tidak mengunci pintu kamar mandi sehingga memudahkan Sam membuka pintu kamar mandi begitu saja tanpa permisi.
"Ada apa?Kenapa pagi pagi begini kamu teriak-teriak begitu?"Kata Sam menatap tajam Hana.Pria itu bahkan tidak tahu malunya berdiri di depan pintu kamar mandi dengan keadaan telanjang.
Wajah Hana memerah bak kepiting rebus.Bagaimana lagi mukanya tidak memerah jika sekarang laki-laki yang berstatus sebagai suaminya berdiri dihadapannya dalam keadaan telanjang bulat.
"Apa ini dan ini"Hana menunjuk bagian bagian yang merah akibat ulah Sam semalam.
Sam menggaruk tengkuknya yang tidak gatal,memang dirinya semalam sangat rakus saat melihat tubuh Hana yang putih bersih.
Tidak!jangan permalukan dirimu di depan Hana Sam atau harga dirimu akan jatuh sekarang juga-Sam-
Sam mencoba menetralkan detak jantungnya sendiri.Mengusir rasa malunya saat melihat Hana telanjang didepannya.Tiba-tiba tanpa di suruh sesuatu dibawah sana kembali menegang.
Ais sial kenapa tidak bisa diajak kompromi sih!!!-Sam-
__ADS_1