
Karena kondisi Hana sudah stabil dan dia juga sudah tahu mengenai janin yang di kandungnya sudah meninggal.
Satu bulan ini Hana tengah fokus kepada kuliahnya dan suaminya Sam.
Dia tidak lagi bekerja di Caffe karena Sam melarangnya.Dengan patuh Hana setuju, dirinya tahu jika Sam mencemaskan nya oleh karena itu dia hanya menurut.
Satu bulan berlalu...
Siang ini setelah Hana pulang dari kuliahnya dia berencana untuk berkunjung ke kantor Sam sambil membawa makan siang.
Pagi ini saat kuliah hanya ada jam pagi jadi Hana leluasa untuk pergi ke kantor Sam.Dia akan menemani Sam sampai pulang dari kantor.
"Ke kantor Sam ya Pak"Ucap Hana Kepada supirn, menyuruh untuk mengantarkan ke kantor Sam.
Mobil itu membelah keramaian kota,dengan kecepatan sedang Pak supir mengendarai mobil tersebut hingga sampai lah mobil itu di perusahaan Sam.
Hana turun dari mobil dengan senyum yang terus mengembang di tangannya terdapat rantang yang berisi makan siang untuk Sam.
__ADS_1
Kini dia berada di depan pintu ruangan Sam.Hana mengetuk pintu sebelum masuk ke ruangan itu.
"Masuk saja sayang"terdengar suara Sam memanggil. Di dalam ruangan ternyata pria itu tahu jika yang di luar adalah istrinya.
Hana langsung masuk begitu saja setelah mendengar suara Sam.
Hana meletakkan makanan yang Ia bawa di bangku dekat sofa.Kemudian dia duduk sambil melihat suaminya berkutik dengan komputer dihadapannya.
Hana tahu jika Sam belakangan ini sibuk.Dia tidak mau menganggu Sam yang sedang bekerja .Hana mencari kesibukan sendiri dengan membaca buku yang tersedia di ruangan itu.
Tiba-tiba tangan kekar memeluknya dari belakang saat Hana akan mengambil buku di rak yang cukup tinggi.Hana mengenali bau parfum itu.
"Baiklah"Sam melepaskan pelukannya kemudian berganti memegang jemari Hana dan mengengamnya.
"Menu apa hari ini, tumben kamu datang kekantor saat siang,apa tidak ada jam tambahan"
"Tidak"
__ADS_1
Sam mengangguk lalu melihat Hana yang membuka satu persatu rantang, terlihatlah semua makanan itu merupakan makanan kesukaannya.
"Makanlah"Hana menyuruh Sam untuk memakan makanannya.
"Kita makan berdua"Ucap Sam sambil menyodorkan sedok didepan mulut Hana.
Mau tidak mau Hana pun menerima makanan yang disodorkan Sam.Kemudian giliran Hana yang menyuapi Sam dengan makanan.
Mereka makan saling menyuapi satu sama lain hingga tidak sadar jika makanan sudah habis.Hana segera membersihkan sisa makanan .
"Kamu tunggu disini dulu aku akan bekerja jika ingin istirahat tidur saja di kamar"Ucap Sam mencium sekilas dahi Hana kemudian beranjak dari sofa dan duduk di kursi kebesarannya untuk menyelesaikan pekerjaan.
Hana mengangguk,tapi dia tidak mengantuk,Hana memutuskan untuk membaca buku sambil menunggu Sam yang berkutik dengan komputer.
Karena merasa bosan Hana bermain hendphone sesekali melihat Sam yang masih sibuk.Hana memilih menghampiri Sam untuk melihat apa yang sebenarnya pria itu kerjakan Kenapa selama ini.
"Sayang apa yang kamu kerjakan sebenarnya"Sam yang sedang fokus mendongak dan melihat wajah masam Istrinya.
__ADS_1
Dia meraih pinggang Hana dan meletakkan dia pangkuannya agar Hana bisa melihat sendiri apa yang dia kerjakan.
Ternyata pekerjaan suaminya sangat banyak, Hana jadi tidak enak karena menganggu Sam