
Sam menepati janjinya pada Violetta untuk menemuinya setelah membersihkan diri.
Seperti saat ini Sam sedang berbicara dengan Violetta di kamar Violetta membahas tentang tes DNA yang Violetta bicarakan tadi.
Pria itu sudah tidak tahan berlama lama lagi dengan Violetta .Dia ingin membuktikan bahwa anak yang dikandung Violetta anaknya atau bukan.
Jika bukan otomatis Violetta akan mendapat ganjaran atas kebohongannya.
"apa yang kau bicarakan tadi benar jika benar aku akan melakukan tes DNA secepatnya untuk membuktikan bayi yang kau kandung anakku atau bukan!"ucap Sam sambil meminum kopi yang dipersiapkan pelayan tadi.
"Iya aku serius mengatakannya aku juga tidak ingin berlama lama mengandung dalam keadaan tidak mempunyai suami"Jawab Vio mengelus perut besarnya.
"Hem, Aku akan segera mencari dokter terbaik untuk melakukan tes DNA itu"kata Sam membuat Vio merasa takut.
"Apa aku boleh meminta dokter yang memeriksa diriku dulu yang melakukan tes!Dia dokter yang cukup hebat"ujar Violetta lagi.
__ADS_1
"Baiklah nanti siang dokter itu akan kesini untuk melakukan tes DNA"kata Sam membuat Vio membulatkan mata.Bagaimana bisa dia melakukan tes DNA di mention yang jelas jelas tidak ada peralatan medis.
"tapi bagaimana bisa aku melakukan tes DNA di mention.disini tidak ada alat medisnya"ujarnya lagi.
waktu berjalan sangat cepat siang ini adalah saatnya Violetta melakukan tes DNA di mension.dokter dari rumah sakit itu sudah datang ke mention Sam membawa beberapa alat yang digunakan untuk tes.
Alat alat tersebut dibawa ke kamar Violetta oleh beberapa perawat dari rumah sakit.dokter itu pun menyuruh orang orang untuk pergi dari kamar Violetta karena akan segera melaksanakan tes.
"Sayang tenang saja semuanya sudah sesuai rencana. tunggulah hasilnya beberapa hari lagi akan kupastikan Sam segera menikahi mu"batin Ryan yang menyamar menjadi salah satu perawat untuk menjalankan rencananya.
"Tuan Sam tes telah selesai dilakukan nanti saya mengabari hasilnya kalau sudah keluar"kata dokter perempuan yang baru saja keluar dari kamar Violetta.
"Baiklah"jawab Sam lalu pergi dari depan kamar Violetta menuju kamarnya.
Hana yang sedari tadi duduk di sofa kamar pun berjalan menuju kamar Sam memang sedari tadi Hana ada di kamarnya dia tidak mau ikut campur lebih urusan Sam.baginya akan lebih cepat tes dilakukan akan lebih cepat hasil keluar.
__ADS_1
Wanita itu berharap hasil tes DNA tidak cocok hanya harapan lah yang dia punyai saat ini dan berdoa agar Sam mau membuka hati untuk dirinya.
Hana masuk ke kamar sam dan mendapati Sam tengah termenung melihat ke arah jendela Hana menghampiri Sam dia menyentuh pundak Sam dan otomatis membuat pria itu menghadap ke belakang.
Beberapa menit pandangan mereka bertemu. tapi segera Sam mengalihkan pandangannya ke penjuru ruangan dia tidak ingin melihat mata Hana begitu lama.
"Apa yang kau lakukan dilamar ku, pergilah aku sedang tidak ingin diganggu"ucap Sam pada Hana yang berdiri dibelakangnya.
"Aku hanya ingin bertemu denganmu apa itu tidak boleh lagipula aku adalah kekasihmu yang sebenarnya"ucap Hana memang benar dia adalah kekasih Sam yang sebenarnya.
"Pergilah jika hasil tes DNA menunjukkan kalau bayi yang dikandungnya adalah anakku,aku akan membebaskan mu dari hidupku"kata Sam membuat hati Hana sakit.buru buru dia memeluk tubuh Sam dari belakang.
"Sebegitu inginkah kamu melepaskan aku sayang, setelah beberapa bulan ini kita bersama tolong belajarlah mencintaiku,dan aku yakin bayi yang wanita itu kandung bukan darah dagingmu"ucap Hana mempererat pelukannya.
Sam melepaskan pelukan Hana.Pria itu memutar badannya hingga berada didepan Hana sejujurnya ada perasaan aneh yang dirasakan Sam saat berada didekat Hana tapi karena logikan pria itu mengusir jauh jauh perasaannya.
__ADS_1
"Dengarkan ini,sampai kapanpun aku tidak akan mencintai mu apalagi wanita lain,dan jika saja anak itu adalah anakku akan ku nikahi wanita itu demi janin yang dikandungnya"Ucap Sam berjalan meninggalkan Hana dikamarnya.