Pembuktian Cinta

Pembuktian Cinta
Chapter 75


__ADS_3

Hari terakhir bulan madu Sam dan Hana dipulau Bali akan Sam habiskan bermain air di pantai bersama istrinya.


Dan sekarang didepan mata Sam terdapat pantai yang luas dengan ombak yang tidak terlalu besar.


Disinilah sekarang kedua pasangan tersebut menikmati saat-saat terakhir bulan madu di Pulau Bali,di sebuah pantai dengan ombak yang tidak terlalu besar yaitu Pantai Mengiat Nusa Dua.


Sam dan Hana sedang berjemur di bahwa sinar matahari yang lumayan hangat,disana terdapat turis-turis asing dan beberapa orang lokal.


Hana sendiri tidak dibiarkan memakai bikini oleh sang suaminya, entah apa itu alasannya.


"Sayang ayo kita berenang, lihatlah sangat banyak pasangan yang berenang bersama"Dikarenakan ombak pantai yang tidak terlalu besar maka pantai tersebut sungguh cocok untuk digunakan sebagai tempat berenang, bahkan para pasangan-pasangan yang pergi ke pantai Mangiat rata-rata akan berenang atau sekedar bermain air.


"Sayang kita disini saja ya"ucap Sam mencoba memberikan pengertian Hana.


"Aku tidak akan meminta berenang kalau begitu"ujar Hana dengan raut muka sedih, wanita itu tidak tahu apa penyebab suaminya kekeh tidak ingin berenang.

__ADS_1


"Bagaimana kalau kita main air saja"ucap Sam tidak tega saat melihat raut wajah Hana yang sudah berubah.


Walaupun kenyataannya Sam mempunyai ketakutan akan air yang dalam tapi demi sang istri Sam akan mengubur rasa takutnya itu.


Hana yang senang langsung menarik tangan Sam untuk mendekati air,dia memercikkan air di pantai itu ke wajah Sam.


Dan Sam membalas Hana dengan memercikkan air ke wajah Hana, sungguh ketakutan Sam akan kalah saat melihat wajah istrinya yang bahagia.


Hana yang tidak melihat ketakutan Sam lagi segera menyeret tangan Sam agar mereka bisa berada di pantai yang lebih dalam lagi.


”Sayang ini seru"Girang Hana sambil memercikkan air ke muka Sam.


Tidak jangan pingsan sekarang Sam ingat istrimu sekarang sedang bahagia,jangan menghancurkan momen ini Sam, Pria itu mencoba mengusir rasa pusing yang diderita nya.


Hana yang melihat suaminya diam mendekat ke arah suaminya.Hana melihat tingkah Sam yang tidak seperti biasanya.Tingkah pria itu seperti sedang menahan sakit yang teramat.

__ADS_1


"Sayang kamu kenapa,kenapa wajah kamu memucat"Hana kawatir saat tiba-tiba wajah Sam memucat.


"Mamah"gumam Sam terdengar lirih ditelinga Hana, setelah mengucapkan kata itu tubuh Sam merosot ke air,perlahan matanya menutup.


"Sayang sayang kamu kenapa"Kata Hana,dadanya bergemuruh mendapati Sam yang pingsan tak berdaya.


"Tolong tolong"teriak Hana mengunakan bahasa Inggris


Para pelancong dan beberapa orang yang mendengar suara Hana langsung menghampiri dirinya dan berniat membantu.


"Ada apa nyonya?"tanya seorang pria mengungkapkan bahasa Inggris.


"Tolong suami saya,dia pingsan tolong bawa suami saya ke mobil"Ucap Hana,dia mencoba menahan untuk tidak menagis, jika Hana menangis itu malah akan memperburuk keadaan.


Pria itu pun membantu Hana untuk membawa Sam masuk kedalam mobil,Supir yang melihat Tuannya pingsan langsung panik.Supir itu merutuki kebohongannya sendiri karena merasa tidak becus dalam menjaga Sam.

__ADS_1


"Ke rumah sakit terdekat Pak"ucap Hana kepada supir,hatinya bergemuruh, dadanya terasa sesak melihat wajah sang suami memucat.


__ADS_2