
"Dek ,gmna sekarang perasaan kamu terhadapnya?" tanya reza serius sambil menatap mata freya dalam.dia ingin meresapi perasaan freya saat ini.
"Perasaan ku sudah terkikis kak kini berganti kecewa setelah di hianati untuk kedua kalinya' ucap freya menghembuskan nafas beratnya. Dia sedih karena nasib percintaan nya selalu tragis.
"sabar aja dek nanti pasti ada yang menyayangi kamu dengan tulus. Mungkin tuhan sedang menyiapkan jodoh yang terbaik buat kamu" kata reza menasehati agar freya tidak berlarut-larut dalam kesedihan nya.
"Ya kak aku akan sabar menanti itu .aku akan bangkit dan menata hidupku lebih baik lagi dan yang pastinya selektif memilih pasangan agar tidak di kecewakan lagi" ucap freya membara penuh semangat .
Freya sudah memutuskan untuk meninggalkan lelaki yang tak berguna itu yang selalu berpikiran mesum. Dia tidak mau menyerahkan sesuatu yang berharga dalam hidupnya yaitu mahkota nya hanya untuk lelaki macam dia yang hanya memikirkan slangkangan. Sekarang saja yang masih pacaran suka selingkuh apalagi nanti jika sudah menikah bisa kenyang makan hati freya.Freya bertekad akan menghempaskan lelaki macam seperti itu
"Dek ayo kita cari makan dulu yuk! aku laper belum makan tadi saking semangat nya pngen ketemu kamu" kata reza menggombali freya membuat freya tersipu malu .
"Iya ayo kak...oh ya ka makasih ya udah ngajak aku jalan aku jadi tidak stres dirumah memikirkan sanu terus" ucap freya tulus sambil menatap mata reza membuat reza salah tingkah.
"eheemm...ayo " reza berdehem sambil bergegas meninggalkan freya agar tidak ketahuan kalau dia sedang salah tingkah. Freya pun heran dibuatnya .
__ADS_1
"Kenapa sih kak reza ko dia jadi aneh" bathin freya bergegas menyusul reza yang sudah jauh meninggalkan nya.
karena dia memakai wedges jadi dia agak kesulitan mengejar langkah reza yang panjang.
"Kak tungguin aku dong ,aku ga bisa jalan cepet nih" teriak freya pada reza membuat reza langsung berhenti lalu menghampiri freya .
"Ayo sini aku gandeng biar kamu ga ketinggalan jauh" kata reza sambil menarik lembut tangan freya .Sedangkan freya diam saja di perlakukan seperti itu.
"Mau makan apa kak?" tanya freya menatap reza sambil mengerjapkan matanya yang membuat reza gemas dengan tingkah gadis itu.
"apa saja lah yang penting bisa di makan aku juga masih bingung mau makan apa"ucap reza asal.
"Ya sudah lets go..." seru reza semangat karena dia sudah sangat lapar.
Freya pun langsung memesan untuk nya dan reza ,sedangkan reza sudah duduk menunggu di pojokkan agar lebih nyaman.
__ADS_1
"Kenapa duduk di pojok kak" tanya freya menghampiri reza .
"Ga papa biar enak aja kalau mau ngobrol" jawab reza sekenanya.
"Oh ya juga sih , aku juga ga suka banyak orang berisik" kata freya mengangguk-ngangguk kan kepalanya.
Setelah makan mereka memutuskan untuk jalan-jalan.Reza terus berpikir bagaimana mencari momen yang pas untuk mengungkapkan perasaan nya pada freya. Dia harus membuat kesan yang akan sulit di lupakan oleh gadis pujaan hatinya.
"Kak kenapa diam aja dari tadi bosen ya ngomong sama aku" teriak freya karena sedang di atas motor.
"Bukan bosen cuma aku lagi fokus aja nyetir motornya" kata reza tak kalah teriak.Dia tidak mungkin cerita ke freya kalalu dia lagi merencanakan sesuatu.
"Kamu lagi mikirin apa sih kak, mikirin cwe kakak ya...kamu takut pacar mu marah ya" tanya freya mulai ngelantur karena dia kesal dicuekin.
"Sembarangan cwe siapa yang aku pikirkan
__ADS_1
Sedangkan aku sendiri saja tidak punya pacar" jawab reza asal.
"Aku memang lagi mikirin cwe frey tapi cwe itu kamu. Aku janji kalau kamu sudah jadi milik ku, aku ga akan nyakitin kamu seperti lelaki bodoh itu aku akan selalu bikin kamu bahagia terus.