Pembuktian Cinta

Pembuktian Cinta
Chapter 149


__ADS_3

"Mana yang sakit, awas aja tuh Ersen udah berani hamilin terus nggak mau tanggung jawab lagi, kalau dia datang kepadanya gue botakin"Ucap Jessica saat dirinya tahu kalau sahabatnya masuk rumah sakit lantaran terlalu stres.


"Kamu nggak bilang siapa-siapa kan Jes?"Tanya Indah, pasalnya dia tidak ingin kalau keluarga suaminya tahu.Walau bagaimanapun aib suaminya harus Indah tutupi serapat mungkin.


"Kamu tenang aja Ndah, sebaiknya kamu istirahat gih, aku nggak bilang siapa-siapa kok"Kata Jessica tersenyum manis.


Indah mengangguk,di saat seperti ini memang Jessica yang selalu ada.


", Makasih ya Jes karena selalu ada buat aku",Kata Indah tersenyum menatap Jessica membuat Jessica mengangguk.


Indah tadi pagi sekitar jam delapan pagi pingsan saat perjalanan menuju rumah orangtuanya.Untung saja ada seseorang yang membantu dirinya ke rumah sakit, orang itu adalah orang yang Indah kenal.


Perlahan pintu ruangan Indah dibuka oleh seseorang, pria itu menatap Indah yang tertidur pulas ditemani seorang wanita yang dia tidak tahu namanya.


"Kamu temannya Indah?"Tanya pria berseragam dokter itu menatap Jessica yang sedang memainkan hendphonenya.

__ADS_1


"Anda siapa?"Jessica balik bertanya, melihat jas dokter yang melekat ditubuh pria itu membuat Jessica mengira kalau pria itu adalah dokter.


"Silahkan cek kondisi teman saya dok"Ucap Jessica membuat Pria itu tersenyum.


"Saya teman lama Indah, kita dahulu satu SMA.Kamu sahabatnya Indah?"Tanya Dokter itu membuat Jessica mengangguk.


Cocok banget sama Indah gila!ganteng,mapan, gagah.Ahhh pokoknya cocok..Batin Jessica menatap wajah dokter itu dari atas sampai bawah, dalam hati Jessica sangat setuju kalau pria itu menjadi pasangan untuk sahabatnya.


"Salam kenal Dok, saya Jessica sahabat Indah"Jessica mengelap tangannya, takut kotor dia lalu mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.


"Kalau begitu saya pamit, Saya kesini hanya untuk melihat Indah.Dan ternyata sudah ada temannya yang menjaga"Ucap Dokter David lalu meninggalkan ruangan tempat Indah di rawat.


"♪Ersen sepuluh Indah sebelas...Ersen selingkuh Indah balas,slebew"Kata Jessica sambil bernyanyi.


"Ersen harus diberi pelajaran sih ini,enak aja dia liburan sedangkan sahabat gue semaput di ranjang rumah sakit"Gumam Jessica mengeluarkan hendphonenya.

__ADS_1


"Hallo tante Anin.."


Jessica kini tengah berada di restoran salah satu cabang milik Ayah Indah.


"Dasar anak itu, ini tidak bisa dibiarkan,aku harus menghubungi Papanya"Ucap Mama Anin saat mendengar ucapan dari Jessica.


"Sabar Tan” Ucap Jessica.


Aelah bar-bar aman nih si Tante...


"Sebaiknya jangan sampai Indah mendengar,Saya sebenarnya dilarang Indah untuk berbicara dengan Tante namun Saya nggak tega Tan apalagi bayi yang di kandung Indah juga cucu Tante "Ucap Jessica,dia hanya tidak ingin Indah diperlukan semena-mena oleh Ersen.


Cukup dirinya saja dahulu yang tergila-gila dengan Elang sehingga menjadi korban buaya cap kadal itu, huh mengingatnya saja Jessica tidak mau.


"Terimakasih kamu sudah memberi tahu Tente Jes, Oh iya apa kabar dengan Daddy kamu?"Tanya Mama Anin kepada Jessica mengingat Daddy Jessica adalah teman bisnis suaminya.

__ADS_1


Daddy Jessica adalah pengusaha yang memiliki kapal'pesiar tempat dimana tragedi satu malam Indah dengan Ersen, sungguh dunia sangat sempit.


__ADS_2