Pembuktian Cinta

Pembuktian Cinta
Chapter 38


__ADS_3

"Ada apa kamu memanggil ku Sam?Kata Sekretaris Elnan tadi kamu memanggilku?"tanya Hana yang sedang berjalan menuju ranjang.Hana menatap Sam yang tidur selonjoran sambil memainkan hendphone.


Sam meletakkan hendphone saat melihat Hana berjalan menuju kearah nya.Dia menepuk ranjang memberi kan tanda pada Hana agar duduk di sampingnya.


Hana yang melihat Sam menepuk nepuk ranjang pun berjalan mendekat lalu duduk di samping Sam.


"Hari ini tampaknya kamu bahagia ya?Aku sudah menghormati mu dan otomatis aku sudah mewujudkan janji ku padamu",kata Sam mengingatkan akan permintaan yang Hana pinta saat mereka akan menikah.


Hana tersenyum,Sam memang sudah bersikap baik padanya dia bahagia untuk itu,Hana harap kebahagiaan itu tidak sementara"Terimakasih"Hana berterima kasih.


Tangan Sam memegang rambut Hana, awalnya pria itu membelai rambut Hana dengan kasih sayang,air muka Hana memerah melihat Sam membelai rambutnya ditambah dengan dada yang berdetak sekian cepat.


Hana hanya mampu menunduk malu.

__ADS_1


Belaian tangan Sam semakin lama semakin kuat.Sam menjambak rambut Hana dengan setengah tenaganya.


Wanita itu menatap Sam sambil meremas selimut merasakan sakit di area kepalanya.


"Sam sakit aa apa yang kamu lakukan? hentikan Sam"Hana mencoba melepaskan tangan Sam yang meremas rambutnya kuat.Jujur saja itu sangat sakit,Hana tidak habis pikir dengan Sam.


"Apa kamu kira aku akan mencintaimu begitu?kamu salah Hana aku tidak mungkin mengenal yang namanya cinta"Kata Sam mengingatkan Hana kalau pria itu sangat membenci yang namanya cinta.Hana sendiri tidak tahu apa penyebabnya.


Perlahan lahan Sam melepaskan tangannya lalu beranjak menuju arah pintu.Tapi belum beberapa langkah Hana mencekal tangan Sam seakan menyuruh Sam untuk tetap disini dan jangan pergi.


Hana butuh penjelasan mengenai semua ini.Bingung?tentu saja Hana merasakan bingung,dia bingung kenapa tiba-tiba sifat Sam berubah drastis seperti ini.


Dari tadi Pagi Hana rasa Sam sangat baik kepadanya dan dihadapan para pelayan pelayan.Kini Kebahagiaan Hana seakan roboh begitu saja melihat Sam kembali berubah menjadi Sam yang dahulu.

__ADS_1


Samuel yang membenci Hana dan memperlakukan Hana layaknya seorang binatang.


"Lepaskan tanganmu itu atau aku akan memotongnya"kata Sam,Hana segera melepaskan tangannya takut Sam akan memotong tangannya.


Sam berputar balik menghadap kearah Hana.Menatap manik coklat milik Hana,pria itu tersenyum simpul.


"Aku sudah menghormati mu,bersikap baik kepada mu saat ada banyak orang tapi kamu mau terus bersama ku seumur hidup kan? menjadi nyonya Hana Prasaja?"Kata Sam menjeda ucapan sejenak.


"Tentu itu sangatlah mahal sayang!Aku akan selalu menghormati mu dan berpura pura menyayangi dirimu tapi tidak saat kita sendirian"Kata Sam menjelaskan kenapa dirinya bersikap baik, seolah-olah untuk mewujudkan janjinya pada Hana beberapa hari lalu bahwa dirinya akan menghormati Hana.


"Apa maksudmu Sam apa ini yang namanya menghormati?"Tanya Hana mau bagaimana pun Hana adalah manusia yang mempunyai omosi.


"Aku akan tetap menghormati dirimu tapi tidak saat kita berdua"mulai mendekati Hana,lalu berbisik pelan"Aku akan selalu menghormati tetapi juga menyakitimu"Ucapnya lalu meninggalkan Hana sendiri di kamar.

__ADS_1


__ADS_2