
Hari pernikahan yang ditunggu tunggu Violetta akhirnya datang juga.
Pernikahan yang diadakan di salah satu gedung terbesar di negara Amerika gedung itu merupakan gedung milik Darendra.
Violetta mengundang semua rekan kerja Sam tanpa sepengetahuan Sam.
Wanita itu dengan tidak tahu malunya menunjukkan kehamilannya.
Sam sendiri awalnya marah mengetahui Violetta mengundang semua rekan bisnisnya bahkan acara tersebut cukup mewah.
Sam tidak habis pikir apakah Violetta tidak malu dengan perutnya yang sudah buncit bahkan usia kandungannya sudah sangat besar.
Mobil Marsedes hitam memasuki gedung pencakar langit tempat acara pernikahan diadakan.Keluarlah seorang wanita bak Cenderella turun dari langit.Seluruh tamu yang datang melihatnya antara bingung dan kagum.
Violetta berjalan diatas karpet merah berlenggok lengok bak model.Tersenyum cerah kepada beberapa undangan yang telah hadir.
"Sayang kamu sangatlah cantik"Puji ibu Violetta melihat putrinya sangat cantik walaupun dibagian perut aggak buncit.
"Tentu dong Bu"jawab Violetta merasa bahwa dirinya sangat cantik.
__ADS_1
Violetta sedang duduk disalah satu ruangan yang disediakan WO untuk ruang privat.Dia duduk sambil memainkan hendphone sesekali melihat jam.Wanita itu menunggu calon prianya.
Di mention utama Sekretaris Elnan sedang gelisah memikirkan nasib Tuannya.Pasalnya dia baru saja mendapatkan bukti tentang Violetta dari salah satu anak buahnya.
Ya sekretaris Elnan masih menyelidiki Violetta hingga saat ini.Sekretaris itu masih menyimpan kejanggalan mengenai biodata Violetta.
Dan kemarin orang suruhan Sekretaris Elnan memberikan kabar bahwa Violetta memiliki seorang kekasih.Bagai di sambar petir pagi hari sekretaris Elnan resah memikirkan cara untuk menunda pernikahan Tuannya.
Dia harus mencari data akurat dulu tentang Violetta.
Bagaimana caranya aku menunda acara pernikahan ini Oh Tuhan tolong bantu aku-Sekretaris Elnan-
"Eh iya Tuan"jawab sekretaris Elnan setengah kaget.
"Ayo kita berangkat, Lihatlah ponselku sudah berdering kesekian kalinya"kata Sam memperlihatkan teleponnya yang terus terusan berdering.
"Tuan saya ingin berbicara sebentar"Ucap sekretaris Elnan.
"Baiklah, cepatlah bicara"Kata Sam lalu duduk di sofa.
__ADS_1
"Apa alasannya anda menikah dengan Nyonya Vio Tuan"Tanya sekretaris Elnan yang membuat Sam mendengus kesal.Sam tidak habis pikir dengan jalan pikiran sekretarisnya jelas jelas dirinya tahu sendiri alasannya menikahi Violetta.
"Sudah berapa kali kau menanyakan pertanyaan yang sama"Sam mendecih kesal dengan pertanyaan Elnan itu merupakan pertanyaan yang keberapa kalinya sekretaris Elnan tanyakan.
"Kalau begitu tidak usah dijawab Tuan"Kata sekretaris Elnan membuat Sam menatap tajam padanya.
"Membuang waktu saja"Sam bengun dari tempat duduknya berniat meninggalkan Sekretaris Elnan"Ayo,apa kau tidak ikut"Lanjut Sam yang melihat sekretaris Elnan diam ditempat.
"Nanti saya akan menyusul Tuan,saya ada urusan,, sebaiknya anda pergi dulu dengan supir"ucap sekretaris Elnan,pria itu mau menyelidiki lebih lanjut tentang Violetta sebelum akhirnya terlambat.
"Cih"dengus Sam yang hanya terdengar oleh dirinya sendiri.
Sam berangkat menuju gedung bersama supirnya sedangkan sekretaris Elnan menuju rumah sakit tempat tes DNA Violetta.
Sekretaris Elnan merasakan kejanggalan dirumah sakit tersebut.Dia baru menyadari tentang kejanggalan rumah sakit itu setelah sekian lama.
Sekretaris Elnan berlarian menuju ruangan dokter sesekali melihat jam yang menempel ditangannya berharap acara pernikahan belum di laksanakan.
Semoga acaranya belum dilaksanakan,,,aku harus mencari tahu semuanya sebelum terlambat-Sekretaris Elnan-
__ADS_1