
"Huh"Sam mengembuskan nafas nya.Buah yang di minta Hana hanya ada di wilayah Asia.
"Ada apa Tuan"tanya sekretaris Elnan saat melihat raut wajah Sam yang berubah setelah selesai menelpon mamahnya Anin.
"Buah yang Hana inginkan Hanya ada di wilayah Asia dan yang membuat ku bingung adalah dimana aku bisa mencarinya"
"Bagaimana kalau beli di Indonesia saja Tuan, atau menyuruh nyonya Anin untuk mengirim kan buahnya ke sini"Seru sekretaris Elnan mencoba mencari solusi.
"Ide mu bagus juga"Sam kembali menghubungi nomor mamahnya untuk mengirimkan buah kedondong.
Hana turun dari lantai atas berniat untuk mencari keberadaan Suaminya yang belum kembali dari tiga jam yang lalu.
"Sam dimana bi?"tanya Hana Kepada pelayan mention yang sedang membersihkan dapur.
”Tadi ke arah taman nyonya"Ujar Pelayan sambil menunjuk ke arah taman.
__ADS_1
Hana mengangguk dan berjalan menuju Arga yang di tunjuk pelayan tadi,kenapa suaminya ke taman tumben.
Hana sudah tidak sabar untuk meminta pesanan nya pada Sam.Dia sudah tidak sabar untuk memakan'buah kedondong yang ia inginkan sedari tadi.
"Sayang kamu nggapain kesini?"tanya Hana saat melihat Sam duduk di kursi taman sambil minum teh hijaunya.
Sam mendongak menatap sang istri,semoga istrinya lupa dengan buah kedondong yang belum datang.
Hana duduk di samping Sam dengan satu tangan memegangi perutnya yang sudah membuncit"mana buah nya sayang?"ujar Hana membuat Sam diam memikirkan alasan yang tepat untuk menjawab pertanyaan sang istri.
"Emangnya Sampai ke sisi kapan?"tanya Hana.
"Besok kayaknya sampai! bagaimana kalau kita jalan-jalan terlebih dahulu untuk menunggu pesanan kamu"Ujar Sam, semoga Hana mau.
Hana Tempak berpikir kemudian mengangguk"Baiklah tapi kamu harus belikan apa yang aku mau"ujar Hana membuat Sam menelan ludahnya susah.
__ADS_1
"Yaudah,kamu siap-siap nanti setelah itu kita berangkat"ujar Sam hanya di balas senyuman oleh Hana. Entah apa arti senyuman itu yang pasti nanti dompet Sam akan terkuras habis.Yq walaupun uang Sam tidak akan habis.
Mobil Sam sampai di pusat perbelanjaan yang mewah. Sam membukakan pintu Hana.Pria itu memilih membawa mobil sendiri karena ingin menghabiskan waktu berdua saja dengan sang istri.
"Silahkan Tuan putri"Sam mengulurkan tangannya.
Hana tersenyum menerima uluran tangan Sam. Mereka masuk ke tempat perbelanjaan yang rata-rata di datangi oleh orang-orang kalangan atas itu dengan bergandengan tangan.
Hana dan Sam memasuki toko tas wanita yang pasti harga nya fantastis"Sayang aku mau yang ini ya"Hana tersenyum menunjukkan deretan giginya hingga membuat Sam secara otomatis mengangguk.
"Apa yang kamu mau belilah sayang"Sam hanya menyuruh Hana untuk membeli apa yang Ia mau. Lagian dia bekerja juga untuk sang istri dan anaknya.
"Kalau begitu aku beli tiga yang sayang"Hana bersiap untuk memilih milih tas dengan merek terkenal.
Sam lagi lagi mengangguk, sejak kapan istrinya ini menyukai tas pikir pria itu,Dan Hana juga sangat menyukai mainan anak laki-laki.Sam sempat berpikir kalau anaknya laki-laki tapi apapun jenis kelaminnya Sam akan mencintai buah hatinya.
__ADS_1