
Bodoh kenapa kamu sangat bodoh seperti ini,aku hanya mengertakmu tetapi kenapa kamu melakukan hal ini dan apa maksudnya kami-Sam-
Tanpa sadar air mata Sam membasahi pipinya,asumsi Sam salah mengenai cinta.Pria itu menyesal telah menyia-nyiakan Hana tapi semuanya sudah terlambat.
Yah benar dia mencintai Hana hanya dia saja terlalu ragu mengatakan itu adalah cinta.
"Hana"teriak Sam.
Ya pria itu menangis saat mengetahui bahwa Hana tengah mengandung anaknya dan sekarang istrinya tengah berlumuran darah akibat menyelamatkan dirinya.
Saat keadaan seperti ini pikiran Sam tidak jernih.Dia seperti orang linglung, diam melihat darah yang terus mengalir dari kepala Hana.
Hingga beberapa orang menyadarkan dia dan menyuruh Sam untuk membawa Hana kerumah orang-orang itu adalah beberapa penjaga Hotel.Mereka mendengar suara tembakan yang cukup nyaring.
"Tuan sebaiknya perempuan ini secepatnya dibawah ke rumah sakit kemungkinan besar nyawanya masih bisa ditolong"Kata salah satu penjaga keamanan.
Sam tersadar dari diamnya lalu mengangkat Hana menuju mobilnya.
__ADS_1
"Tolong kemudikan mobil saya,saya akan menemani istri saya dibelakang"Kata Sam pada penjaga keamanan.
Mobil itu keluar dari area apartemen Sam.Sam mencoba menelepon sekretaris Elnan untuk datang kerumah sakit yang dekat dengan apartemennya.
"Datanglah ke rumah sakit yang dekat dengan apartemenku"Ucap Sam kepada sekretaris Elnan dengan nada membentak"Dan cari orang yang bermain-main denganku,dia mencoba membunuhku”Ucap Sam dengan sorot mata penuh dendam.
"Baik Tuan"
Sam kembali menatap Hana, wanita yang dirinya sia-siakan, wanita yang dia anggap hanya wanita murahan,wanita yang sangat Ia benci dan wanita itu sekarang sedang berada didekapannya dengan berlumuran darah.
"Maafkan aku, kumohon bangunlah Hana.Aku berjanji jika kamu bangun aku akan mencintaimu dengan nyawaku"batin pria itu menatap wajah pucat Hana.
Sampai dirumah sakit Hana langsung dibawa keruang UGD karena kondisinya yang kritis dan harus segera ditangani.
"Tuan apa yang terjadi sebenarnya apa anda sakit sehingga anda menyuruh saya kemari"
Sekretaris Elnan mengeritkan dahinya melihat mata Sam yang memerah karena menangis tadi.
__ADS_1
"Tuan kenapa mata anda merah?"
"Hana kecelakan akibat kesalahanku, dia sakit, dia berdarah dia mencoba menyelamatkan diriku"ucap Sam,pria itu sepertinya tidak mempunyai tenaga untuk berbicara lebih banyak dan jelas.
"bugh"
Tonjokan keras mendarat dipipi Sam.Sekretaris Elnan sungguh kecewa dengan Tuannya,dia tidak menyangka bahwa Sam segila ini.
Sam terlonjak kaget karena sekretaris Elnan menonjok nya.Baru pertama kali sekretaris itu bertindak kurang ajar kepada dirinya.Dan Sam rasa pukulan itu tidak sebanding dengan rasa sakit yang Hana rasakan sekarang.
"Saya kecewa dengan anda Tuan,saya menyesal telah menyuruh anda menikah dengan Nyonya Hana"kata sekretaris Elnan,kini penyesalan selalu menghantui dirinya.
"Aku memang layak menerima semua ini aku memang tidak bisa menjadi pria yang baik, pukul!pukul aku lagi!"kata Sam dengan air mata yang terus menetes di pipinya.
Rasanya penyesalan saja tidak cukup, kadang kalanya seseorang harus terluka terlebih dahulu sebelum mengerti artinya kata penyesalan.
”Saya sudah menyelidiki pria yang mencoba membunuh Anda Tuan, sekarang pria itu berada ditangan anak buah kita”Ucap sekretaris Elnan menjelaskan, dia kasihan dengan Tuannya karena baru menyadari kalau dia mencintai Nyonya Hana.
__ADS_1
~Dia sakit dia berdarah hanya karena menyelamatkan diriku~Sam