
”Aku maafin kok”Ucap Brayen membuat Nora kegirangan, dia menatap mamahnya"Udah di maafin kok mah”Ucapnya mengadu membuat Hana tersenyum.
" Putri mamah memang penurut”Hana mengelus puncak kepala Nora dengan sayang”Kalau begitu kalian bermain disini dahulu ya, mamah mau menghampiri para tamu yang datang”Ucap Hana berpamitan kepada anak-anak.
”Oke Mah”Nora dan Hendry menjawab bersamaan sedangkan Brayen hanya mengangguk sebagai jawaban.Anak sekretaris Elnan itu memang lebih banyak diamnya dari pada bicaranya.
Hana mengangguk dia keluar dari taman dan berjalan menuju arah pesta dilaksanakan, tidak banyak juga yang Ia undang hanya rekan kerja suaminya dan rekannya.
Hana menyambut tamu yang datang, wanita itu tersenyum dengan sangat cantik memperlihatkan keanggunan dirinya”Selamat malam Nyonya Edward, terimakasih sudah datang kemari”Ucap Hana kepada wanita paruh baya yang kira-kira usianya tidak jauh berbeda dari mamah Anin.
”Tentu saja aku datang Hana, oh iya aku mau memperkenalkan seseorang kapadamu”Ucap Wanita itu melirik ke belakang.
”Hallo Nyonya Hana saya adalah Leonard Edward anda bisa memanggil saya Leo”Ucap Pria dengan perawakan tampan membuat Hana tersenyum.
”Apakah ini anak anda Nyonya?saya ingat anda sangat antusias saat menceritakan anak anda beberapa waktu lalu”Kata Hana mengingat pembicaraan nya dengan Nyonya Edward beberapa waktu lalu.
”Ingatan Kamu bagus juga”Ucap wanita itu disertai sedikit senyuman.
__ADS_1
”Apakah anda ingin berbincang dengan suami saya Tuan Leo?”Tanya Hana dia melirik sang suami yang sedang berbicara dengan rekan kerjanya.
”Tentu saja Nyonya Hana, saya dengar suami anda sangat tenar di kalangan pebisnis di Eropa”Kata pria itu memuji.
”Anda benar bahkan saya bisa mengembangkan perusahaan ayahnya berkat bimbingan dari suami saya”Jawab Hana dia berjalan menuju arah Sam.
...🍃🍃🍃...
”Sayang ini Tuan Leo anak dari Nyonya Edward”Kata Hana memperkenalkan Leo kepada suaminya.
Sam yang semula mengobrol menoleh ke arah suara yang cukup dikenalnya.Ia tersenyum melihat istrinya”Leonard Edward?”Ucap Sam saat melihat Leo berdiri disamping istrinya.
”Bagaimana aku melupakan dirimu, peranmu sangat penting di masa masa kuliahku dahulu”Jawab Sam membuat Hana berdehem.
”Sepertinya kalian sudah sangat akrab bahkan aku yang jelas-jelas berada disini sudah seperti obat nyamuk kalau begitu kalain lanjutkan berbicara saja”Ucap Hana membuat Sam mengengam tangannya.
”Kamu sisini saja bersamaku lagi pula bukankah anak-anak sudah bersama sekretaris Elnan?”Ucap Sam mau tak mau membuat Hana tetap berada di sana.
__ADS_1
”Kalian sangat serasi”Ucapan Leo menarik perhatian Sam.
”Kamu sudah menjadi kesekian orang yang mengatakan bahwa kami serasi”Ujar Sam tersenyum dia mengambil minuman dan menyerahkan kepada Leo.
”Itu dia Ersen”Kata Hana saat melihat Ersen berjalan menuju arahnya dengan mengandeng seorang wanita yang masih terlihat cantik.
”Selamat malam semuanya”Sapa Ersen dia menarik kursi dan menyuruh perempuan yang Ia gandeng tadi untuk duduk.
"Apakah mamah sudah minum vitamin yang Hana siapakan?"Tanya Hana membuat perempuan itu tersenyum,Hana mendudukan dirinya tepat disamping kursi wanita itu sementara dia membiarkan beberapa pria berbincang-bincang.
”Bisakah kamu tidak berbicara keras-keras sayang, banyak orang loh”Bisik wanita itu yang tidak lain adalah mamahnya Anin.
”Ayolah mah apapun itu kesehatan mamah adalah yang paling penting jadi Hana akan memarahi mamah kalau mamah tidak minum vitamin tepat waktu”Ucap Hana dengan nada mengatur, nyatanya sikap mengatur Hana dia terapkan dengan sangat baik.
"You're the best” Ucap perempuan peruh baya itu.
”Aku tahu, oh iya dimana papa apakah dia sudah keluar dari tadi?”Tanya Hana yang sedari tadi tidak melihat wajah papahnya.
__ADS_1
”Dia sedang menyiapkan hal yang mengejutkan untukmu”Ujar Mamah Anin membuat perempuan itu penasaran akan hal yang akan membuatnya terkejut.
”Apa itu”?Tanya Hana penasaran.