
"Ternyata ini adalah bulan ke tujuh, bulan hantu. Berbagai kejahatan akan tersebar dengan luas, aku benar benar menunggu bulan ini. " Ucap nya dengan antusias dari atas balkon.
Dia yakin, pasti sudah ada beberapa orang di sini yang di rasuki oleh salah satu hantu yang keluar pada bulan hantu, itu lah yang menyebabkan mereka menjadi brutal.
(Bulan ke-7 Imlek juga dikenal sebagai Bulan Hantu (Chinese ghost month) di mana ada kepercayaan bahwa dalam kurun waktu satu bulan ini, pintu alam baka terbuka dan hantu-hantu di dalamnya dapat bersuka ria berpesiar ke alam manusia.)
Jika masih belum terlalu parah maka dia tidak akan ikut campur , karena jika para hantu ganas menyerang nya maka itu adalah hal yang rumit.
(Note : Hantu dan iblis di cerita ini, author ceritakan sebagai sesuatu yang berbeda, di mana hantu lebih lemah di bandingkan iblis yang nanti akan keluar. )
"Sungguh menarik untuk mengadakan acara pertandingan di bulan hantu, aku benar benar kagum dengan siapa pun yang menjadi panitia pertandingan ini. " Gumam nya dengan sinis.
Semakin banyak orang yang berada di satu tempat maka semakin banyak aura kejahatan yang terdapat di tempat itu dan menarik hantu hantu yang keluar dari neraka.
Apa lagi kultivator adalah seseorang yang haus darah maka pasti akan menyebabkan penarikan perhatian pada hantu secara tidak berguna.
Sebenar nya, dia baru tahu soal bulan hantu ini saat berada di Sekte Biru Es, dia tidak tahu sebelum nya.
Dan memang di bulan ke tujuh tahun lalu, memang ada banyak orang yang kerasukan bahkan di tempat kediaman Qin.
Hanya saja, tidak ada kasus saling membunuh seperti ini.
"Tarikan yang bagus saudara ku ! Lihat lah, kaki nya terputus dari tempat nya !" Teriak salah satu dengan antusias.
"Kita bisa membawa nya ke neraka nanti untuk di makan secara langsung. " Ucap yang lain dengan suara yang berat dan tidak manusiawi.
"Lihat lah, ada gadis cantik di atas sana ! Aku sangat tertarik dengan nya. " Ucap yang lain sambil menunjuk diri nya.
__ADS_1
Dia diam diam menarik nafas dalam dalam dan menghitung ada berapa orang yang bertahan dari serangan berdarah yang terjadi dalam kurun waktu yang sangat cepat.
"15 orang, selama aku mengikat mereka maka seharus nya mereka baik baik saja, tidak tahu bagaimana nasib orang pemilik tubuh yang sebenar nya. " Gumam nya sambil mengernyit kan dahi nya.
"Lihat lah, ada seorang anak kecil ! Daging nya masih sangat segar dan lihat lah tangan nya yang lembut itu, jika aku bisa memakan nya sedikit saja maka aku rela untuk melewatkan perayaan tahun depan !" Teriak yang lain sambil menunjuk salah satu bocah laki laki.
Perlahan lahan para orang yang di rasuki oleh hantu di mengejar bocah laki laki itu, dia mendengus dingin.
Dia terbang ke bawah dan menendang kepala beberapa orang.
"Ck, siapa yang berani berani nya menganggu kami ?" Tanya salah satu hantu itu dengan kesal.
"Kenapa aku tidak berani ? Bukan kah kalian bilang kalau tadi kalian tertarik pada ku ? Apa kah aku kalah menarik di banding kan bocah kecil ini ?" Tanya nya dengan nada menggoda.
Para hantu itu langsung teralihkan dari anak kecil itu dan dia mengirim anak kecil itu pergi dengan kekuatan nya.
"Emh kamu memang hebat dalam hal ini, aku benar benar kagum pada mu !" Ucap salah satu dengan senyum vulgar.
Dia mendengus sebelum memanggil pedang nya, pedang nya keluar dan dengan cepat menebas beberapa bagian tubuh hantu itu.
"Kalian berniat bermain bukan ? Aku juga berniat bermain, jika kalian memang pemberani maka lepas kan tubuh ini, jangan pikir kalau aku tidak berani untuk membunuh tubuh pinjaman kalian ini, kalian juga menjadi lemah setelah masuk ke tubuh orang lain, maka lebih baik tunjuk kan diri kalian dan kita akan bermain. " Ucap nya dengan nada yang berubah.
Para hantu itu mendengus sebelum se gumpalan asap besar tampak jelas sedang kan tubuh tubuh tadi mulai tumbang ke tanah satu persatu.
Dia menatap ke arah tubuh yang sudah tumbang tersebut dengan tatapan dingin nya. Tubuh itu kebanyakan patah di bagian leher akibat hantu hantu kejam itu.
Dia pernah mendengar kalau iblis jauh lebih kejam lagi dari pada para hantu, dan dia bertanya tanya, sebenar nya yang dia lawan ini hantu atau iblis.
__ADS_1
Tapi, di lihat dari ciri ciri mereka ini, mereka pasti lah segerombolan hantu karena Iblis memiliki tubuh mereka sendiri tanpa harus meminjam tubuh orang lain.
"Aku sudah berusaha untuk menolong kalian, tapi takdir tidak membiar kan aku untuk melakukan itu, kalian tidak dapat menyalahkan ku atas hal ini." Ucap nya.
Dia melihat gumpalan asap mulai berpencar , dia memotong asap itu dengan sigap agar tidak mengenai tubuh nya, dia dengan cepat melakukan apa pun yang dia bisa.
"Kalian semua mundur dulu !" Teriak nya pada orang orang menggerombol di pinggir untuk menonton pertarungan mereka.
Dia mutar pedang nya dan menangkis serangan yang menyerang nya dari bagian kiri sedang kan bagian kanan juga di serang.
Dia geram dengan hantu hantu ini dan mengeluarkan Qi dingin yang sangat tebal dan menangkap asap asap itu sebelum menjadikan mereka sebagai hantu es.
Dia membekukan asap tersebut menjadi bongkahan es sebelum memecahkan nya menjadi ribuan keping.
Asap keluar dengan bentuk yang terpecah pecah menjadi puluhan ribu keping, dan itu tidak mungkin menyatu dalam waktu singkat kecuali menggunakan teknik terlarang.
Orang orang langsung mendekat dan berlari menuju sekelompok orang yang di bunuh oleh para hantu tadi.
Suara tangisan dan kesedihan terdengar ke mana mana sebelum banyak orang itu melemparkan tatapan tajam mereka pada nya.
"Kau ! Semua nya gara gara diri mu, kau membunuh suami ku, aku tidak tahu bagai mana cara nya hidup lagi tanpa suami ku !" Ucap salah satu wanita paruh baya sambil memeluk salah satu jasad.
Wajah nya tidak berubah sedikit pun justru berubah menjadi lebih dingin dari waktu ke waktu.
"Benar ! Gara gara dia, ayah ku meninggal, kamu harus memberi ku kompensasi ! Jika saja dia tidak berlagak maka hantu hantu tadi akan melepas jan ayah ku setelah beberapa waktu, tapi gara gara wanita sialan ini ayah ku menjadi meninggal, kau harus memberi ku kompensasi besar !" Teriak salah satu pemuda dengan wajah licik.
Bonus Like 11 k : 2 / 3
__ADS_1