
"Xue Ying, untuk berdiri di puncak , apakah kau tahu langkah apa yang harus di lakukan pertama tama ?" Tanya nya pada Xue Ying tanpa menoleh.
Xue Ying tidak menjawab atau lebih tepatnya tidak memiliki jawabannya.
"Pertama tama, kau harus membersihkan pengkhianat. Tidak peduli dia siapa, kau harus membersihkan nya. " Ucap nya dengan lembut.
"Bagaimana kalau mereka terpaksa untuk berkhianat ?" Tanya Xue Ying dengan ragu dari belakangnya.
Mendengar pertanyaan ini membuatnya tersebut pahit.
"Berkhianat itu sama saja seperti jatuh ke dalam dosa, dia tahu itu salah tapi masih akan melakukan nya. " Ucapnya dengan dingin.
Ruangan itu terasa membeku dan tatapan nya menjadi sedingin es , kebencian dalam kata katanya seolah olah bisa menusuk tulang seseorang.
"Apa kau tahu apa penyebab kejatuhan seseorang ?" Tanya nya pada Xue Ying.
"Itu adalah karena terlalu percaya pada seseorang." Ucap nya lagi sambil tertawa ringan.
Dia menghadap ke belakang dan memunggungi Xue Fang yang telah pingsan, wajah Xue Ying campur aduk.
"Aku dulu pernah memaafkan dan meminta mereka untuk memulai sesuatu dari awal lagi bersama, tapi pada akhirnya mereka mengecewakan ku. Aku pernah percaya pada orang yang ku anggap saudara, tapi pada akhirnya dia membunuhku. Aku pernah percaya pada orang yang aku anggap ayah, tapi dia menghancurkan ku. " Ucapnya dengan mata yang terpejam.
Tidak lama kemudian, dia tersenyum dan membuka mata nya lagi.
"Jangan terlalu di pikirkan, aku terlalu emosional. Kata kata ku sebelumnya, anggap aku tidak pernah mengatakan nya. Aku hanya mengucapkan omong kosong. " Ucap nya dengan senyum tipis.
Dia mengumpat dalam hati, marah berlebihan sungguh buruk. Itu membuat kebencian dalam hatinya bangkit dan menguasai dirinya dan mengatakan omong kosong seperti tadi.
Untunglah dia segera mengendalikan dirinya kembali dan tidak tenggelam ke dalam kebencian, dia takut bahwa jika dia tenggelam ke dalam kebencian maka dia akan membunuh semua orang yang ada di sini secara tidak terkendali.
__ADS_1
"Xue Ying, pakailah ini untuk melindungi diri mu sementara selama aku dan Yuanzheng Yuwen pergi. " Ucap nya.
Dia menyerahkan kalung yang sama dengan yang di berikan nya pada Xue Hongli.
"Baik, jaga dirimu baik baik Fenghuang. " Ucap Xue Ying.
"Ingat ucapan ku tadi, jangan terlalu percaya pada orang terutama paman paman mu. " Ucapnya, dia berjalan keluar dari tempat itu.
"Jika ada satu dari kalian yang berani untuk macam macam maka kalian akan menjadi gunungan mayat dan sungai darah. " Ucapnya dengan datar.
Orang orang mengangguk ketakutan dan dia berjalan keluar bersama dengan Yuanzheng Yuwen.
Dia memandang ke belakang sekilas sebelum akhirnya terbang menuju ke depan yang diikuti oleh Yuanzheng Yuwen.
Tangan kanan nya menggenggam tangan Yuanzheng Yuwen sedangkan tangan kiri nya di rentang kan ke samping.
"Ya, aku akan mengingatnya. Apa yang terjadi padamu sampai sampai membuat mu begitu gelisah ?" Tanya Yuanzheng Yuwen pada nya.
"Karena kau adalah satu satunya orang yang aku lupakan , maka ada dua kemungkinan. Aku menganggap mu begitu berharga atau aku begitu membencimu. Aku akan bertaruh, bahwa aku begitu menghargaimu di masa lalu sampai sampai aku melupakan mu. " Ucapnya dengan senyum tipis yang khas.
"Saat ini, ketika ayahku dan pamanku datang, kecil kemungkinan untuk aku bisa tetap tenang. Aku akan kehilangan kendali akan diriku sendiri dan tenggelam ke dalam kebencian tidak peduli berapa banyak usaha yang telah ku tuangkan untuk menahan diri tapi aku masih gagal. " Ucap nya dengan senyum sakit.
"Aku sedih sekaligus marah, ibuku meninggal bahkan sebelum aku sempat untuk meminta maaf karena aku telah berpikir buruk tentangnya dan membenci nya. Sedangkan ayahku, orang yang dulu pernah aku anggap sebagai satu satunya anggota keluarga ku ternyata menipuku selama ini, bukankah itu sakit ?" Tanya nya dengan mata yang sayu.
"Aku benci bahwa aku tidak bisa membedakan yang mana yang benar dan yang mana yang salah. Aku merasa bahwa aku adalah katak yang berada di dalam sumur selama ini. " Ucapnya dengan lemah.
"Kau tidak harus menyalahkan dirimu sendiri atas kesalahan yang tidak kamu perbuat. " Ucap Yuanzheng Yuwen dari sebelahnya.
Dia yang mendengar ini tersenyum pahit.
__ADS_1
"Bagaimana mungkin ini bukan salahku ? Aku telah melakukan banyak kesalahan sejak awal sehingga jatuh ke titik ini. " Ucapnya dengan sedih.
"Semuany sudah menjadi takdir seseorang, tidak peduli apakah kamu Dewa atau Iblis, kamu tidak akan bisa menentang takdir yang telah di gambar oleh Surga. " Ucap Yuanzheng Yuwen dengan serius.
Mendengar ini membuatnya merasa lebih baik.
"Aku benci dengan takdir, dia selalu mempermainkan ku. " Gumamnya.
"Semua orang benci dengan takdir mereka ketika mereka sedang berada di bawah, tapi ketika mereka berada di atas maka mereka akan melupakan bahwa itu adalah takdir mereka. " Ucap Yuanzheng Yuwen lagi.
"Memang, kebanyakan orang begitu. Tapi, aku tidak pernah merasakan diriku berada di atas dan selalu merasa bahwa aku berada di dalam jurang yang dalam tanpa bisa memanjat naik. "Lirihnya.
"Kalau begitu, maka biarkan aku untuk mengulurkan tali dan membantu mu untuk naik. " Ucap Yuanzheng Yuwen.
Dia menoleh dan menatap pria itu dengan terkejut dan baru saja dia akan tertawa dan menganggap itu sebagai candaan, dia langsung tertegun dengan keyakinan yang ada di mata Yuanzheng Yuwen.
"Fenghuang, jika semua orang yang telah kamu percayakan mengecewakan mu, maka berikan kesempatan padaku untuk membuktikan diri bahwa aku layak untuk membantumu untuk keluar dari jurang. " Ucap Yuanzheng Yuwen dengan tulus dan menarik nafas sejenak.
"Jika kau tidak memberiku kesempatan, bagaimana mungkin aku bisa membuktikan diri ku sendiri di hadapan mu. Jadi, tolong percaya padaku. " Ucap Yuanzheng Yuwen dengan penuh semangat yang berapi api.
Dia terdiam dan berpikir sejenak, dia menghela nafas berat. Keputusan ini tidak mudah baginya, dia sulit untuk percaya pada orang lain.
Dia sudah lama tidak percaya pada orang lain, begitu mengatakan bahwa dia diminta untuk percaya pada orang lain maka dia akan sulit untuk melakukan nya atau lebih tepat nya dia sudah melupakan cara untuk mempercayai orang lain dengan tulus.
"Baik, aku akan mencoba untuk mempercayaimu. Tolong jangan kecewakan aku, jika kamu mengecewakan ku maka aku akan menarikmu ke Neraka. " Ucapnya dengan suara serak.
Wajah Yuanzheng Yuwen berubah menjadi seperti bunga yang baru mekar dan tampak sangat indah seperti bunga persik.
Bonus Crazy Up 18/10/2021 - 31/10/2021 : 3 / 3
__ADS_1