
Dia berjalan dengan keputusan berat yang membuatnya agak sesak nafas, meskipun mereka baru bertemu dalam waktu yang singkat.
Tapi, hubungan antara dia dan He Xunyi sudah layaknya surat dan perangko yang sudah saling menempel.
Bagaimana pun, He Xunyi seperti penyelamat nya dan mengajarkan banyak hal padanya. He Xunyi juga sangat baik meskipun kadang kadang menjengkelkan.
Baginya, He Xunyi bisa menjadi seorang kakak yang selalu di inginkan olehnya bahkan dalam dua kehidupan.
He Xunyi juga bisa menjadi orang tuanya, yang memberi nasihat padanya dengan sabar dan jelas.
He Xunyi, juga bisa menjadi teman baiknya yang bisa bercanda dengan nya , dengan santai dan membahas apapun tanpa batasan.
Melihat He Xunyi yang akan segera pergi membuatnya tidak rela dan sedih, dia bahkan merasa kehilangan.
Langkahnya berat tapi dia memaksa dirinya untuk terus berjalan, sebelum akhirnya dia tidak tahan lagi dan berlari ke belakang.
Dia memeluk kaki patung milik He Xunyi dengan erat.
"Terimakasih Senior He, aku harap di masa depan aku bisa bertemu denganmu. Terima kasih karena telah menjadi orangtuaku, kakak ku, dan temanku." Ucapnya.
Setelah itu, dia melihat tidak ada balasan lagi dia berbalik kembali ke arah Yuanzheng Yuwen dengan perasaan yang lebih baik.
Tanpa di ketahui oleh siapapun, jiwa He Xunyi sebenarnya masih di sana sejak tadi dan mendengarkan setiap kata kata yang diberikan oleh Xue Fenghuang.
"Aku harap kau bisa bertahan hidup dengn baik, gadis kecil. Sejak lama aku sudah ingin menjadi seorang ayah dan memiliki seorang putri yang lucu dan baik sepertimu. Jika aku membalas ucapan mu, maka aku takut aku tidak akan bisa pergi dengan tenang ke akhirat. Aku takut bahwa aku tidak bisa melepaskan mu pergi dan dengan egois memintamu untuk menemaniku di sini. " Gumam He Xunyi dengan sedih.
"Tapi, selama kamu masih mengingatku sebagai gurumu, sebagai ayahmu, maka aku akan puas. Aku harap, di masa depan kita bisa menjadi ayah dan anak sungguhan." Ucap He Xunyi sebelum akhirnya jiwanya memudar bersamaan dengan patung yang mulai retak.
Gua bergetar dengan sangat hebat dan perlahan lahan langit langit gua mulai berjatuhan secara tidak terkendali.
__ADS_1
Disisi lain, Xue Fenghuang dan Yuanzhenh Yuwen sudah diluar gua sejak gua mulai hancur dan roboh.
"Ini sebenarnya tidak sepenuhnya tanpa hasil, aku pikir. " Ucap Yuanzheng Yuwen padanya.
"Itu benar, dengan begini aku sudah berhasil menyingkirkan bahaya yang selalu menunggu untuk melahap ku, aku juga mendapat kan pengakuan cinta seseorang. Bagaimana mungkin perjalanan ini layak disebut sebagai perjalanan tanpa hasil ?" Tanya nya sambil menggoda Yuanzheng Yuwen yang terlihat malu.
"Kenapa kamu malu ? Apakah kamu yang menyatakan cinta padaku ?" Goda nya lagi pada Yuanzheng Yuwen.
"Hm, kamu nakal sekali. " Ucap Yuanzheng Yuwen tidak tahan dan menarik hidung kecilnya.
Dia mengeluh dan melepaskan hidung nya dari cubitan Yuanzheng Yuwen, dia memasang wajah cemberut dan menatap pria di depan nya dengan tatapan permusuhan.
"Hm, kamu terlalu kuat. Bukan kah ini termasuk kekerasan pada gadis kecil yang manis dan lucu seperti ku ?" Tanya nya dengan sinis dan cemberut.
"Huft, benarkah ini adalah gadis kecil yang lucu dan imut ? Aku rasa ini adalah gadis nakal yang telah menggodaku sebelumnya. " Ucap Yuanzheng Yuwen sambil mencubit kedua pipinya.
"Lepaskan ! Jika kau tidak melepaskan maka aku akan memotong kedua tanganmu !" Teriaknya dengan marah dan meronta ronta untuk melepaskan diri dari cengkraman Yuanzheng Yuwen.
Malah berjalan maju untuk mendekati nya, sementara dia yang meraja terintimidasi, perlahan lahan berjalan mundur sebelum akhirnya terpojok.
Kepala Yuanzheng Yuwen menempel dengan telinga nya , dia bahkan bisa mendengar deru nafas milik Yuanzheng Yuwen yang hangat, menerpa daun telinganya.
Kejadian ini membentuk sebuah situasi aneh dimana dia merasa tidak aman dan seluruh bulu kuduk nya berdiri, dia mulai berkeringat dingin secara tidak terkendali.
Ini sangat memalukan bagi dirinya yang merupakan orang yang mendominasi dan tidak suka di dominasi.
Tapi, dalam keadaan seperti ini, dia tidak bisa melakukan apapun dan merasa bahwa adrenalin nya terpacu.
"Aku tidak akan segan untuk menghukummu, sayangku. " Bisik Yuanzheng Yuwen.
__ADS_1
Mendengar ini membuatnya terpaku dan membulatkan matanya, dia mendorong tubuh pria itu menjauh.
Pria itu memberikan senyum seperti biasanya, tapi entah mengapa setelah mendengar bisikan tadi. Senyuman itu berubah menjadi sedikit lebih mengerikan dan membuat bulu kuduk berdiri.
"Hmph ! Jika kau berani maka aku akan melihat, apakah kau masih bisa berjalan besok. " Ucapnya dengan dingin.
Dia tidak terima, bahwa dia hanya diam saja saat dia di intimidasi oleh orang lain dan hanya menerima semuanya dengan punggung yang basah oleh keringat dingin layaknya seorang pengecut.
Yuanzheng Yuwen tidak menjawab melainkan hanya tersenyum seperti biasa , ini tidak membuatnya merasa lebih baik bahkan merasa lebih terancam dari sebelumnya.
Tapi, pada akhirnya dia dan Yuanzheng Yuwen berjalan berdampingan menuju Kediaman Xue untuk bertemu dengan Xue Ying, Shangguan Qing, dan Xue Hongli.
Keduanya mengobrol di sepanjang jalan dan mencurahkan setiap perasaan yang telah mereka pendam selama ini.
"Yuwen, apakah kau merasa terluka ketika aku mengatakan bahwa kita adalah sahabat yang baik ?" Tanya nya pada Yuanzheng Yuwen.
"Aku tidak merasa terluka, hanya merasa bahwa aku akan hancur dan jantungku mencelos. " Ucap Yuanzheng Yuwen.
"Huft, itu artinya kita sama. Aku sangat berat untuk mengatakan nya karena aku tidak bisa mengatakan bahwa kita hanya teman tapi aku tidak bisa mengatakan bahwa kita lebih dari teman sehingga aku hanya bisa mengatakan bahwa kita adalah sahabat. "Ucap nya dengan penuh keluhan.
Dia menumpahkan segala yang di rasakan olehnya selama ini sehingga dia merasa begitu puas dan merasa begitu yakin.
Dia tidak pernah merasa tanpa beban seperti ini ini seperti membawa nya kembali ke masa anak anak nya yang sangat dirindukan nya.
Dimana dia masih bisa memikirkan semuanya dengan tenang dan positif, seolah olah semua orang baik dan tidak mengkhawatirkan apapun seperti masa lalu. Dia sangat lega setelah mengetahui bahwa dia bisa kembali seperti masa lalu.
Crazy Up 1/11/2021 - 7/11/2021 : 3 / 3
Note : Terima kasih pada semuanya karena telah membaca karya Penerus Dewi Kematian sampai 300 bab lebih, semoga cerita ini bisa menjadi lebih baik di masa depan. Author akan berusaha untuk menjadi lebih baik, Terima kasih ❤
__ADS_1
Jangan iri ya dengan hubungan Yuanzheng Yuwen Xue Fenghuang, hehehe