
Sudah 1 minggu berlalu sejak Xue Fenghuang sadar, hubungan antara Xue Fenghuang dan Yuanzheng Yuwen pun menjadi lebih baik.
Semua orang menjadi lebih dekat dan mengetahui nama asli mereka, sudah saat nya untuk pergi ke Sekte Harimau Ilahi.
Xue Fenghuang sudah mengikat rambut nya seperti pria dan memakai pakaian pria yang serba hitam, d8a tampak seperti laki laki cantik yang manis.
"Apa kau sudah siap ? Apakah aku perlu menemani mu ?" Tanya Yuanzheng Yuwen.
"Tidak perlu, aku akan datang kesana dan tidak ada yang bisa menganggu ku. Kamu tidak perlu khawatir, jika ada masalah maka aku pasti akan meminta Senior Long untuk membantu. " Ucap nya dengan senyum lebar.
Dia berkemas dan bersiap untuk pergi, Yuanzheng Yuwen mengangguk dan berjalan keluar dari dalam kamarnya.
Dia masih merapihkan barang barang nya, tapi udara di sekitarnya berubah menjadi lebih dingin.
"Feng Ge, memata matai kamar seorang gadis adalah tindakan yang tercela. Aku tidak tahu bahwa kamu adalah orang ayng seperti itu. " Ucapnya dengan datar.
"Bagaimana kamu bisa tahu bahwa aku berdiri di sisi jendela kamar mu ?" Tanya Feng Taoran yang masuk lewat jendela.
"Tentu saja tahu, aku sudah menghafal bau tubuh mu dengan baik. Kamu menggunakan pengharum terlalu banyak, seperti wanita. " Ucapnya.
"Baiklah karena kamu sudah tahu maka aku tidak akan mengelak lagi, kamu serius untuk pergi menuju Sekte Harimau Ilahi ?" Tanya Feng Taoran.
"Tentu saja, kenapa tidak ?" Gumam nya dengan acuh tak acuh.
"Kamu menyamar sebagai pria cukup bagus juga. " Ucap Feng Taoran.
"Tapi, aku masih tidak bisa dibandingkan dengan mu. Bahkan aku masih merasa bahwa pinggang mu lebih ramping daripada milik ku. " Ucapnya sambil menunjuk pinggang nya sendiri.
"Kau terlalu rendah hati, bagaimana mungkin aku bisa mengalahkan dirimu yang dijuluki sebagai Mawar Hitam ?" Tanya Feng Taoran.
"Mawar Hitam ?" Dia menatap Feng Taoran dengan bingung.
__ADS_1
"Kamu tidak tahu ? Kamu dipanggil sebagai Mawar Hitam karena kecantikanmu yang misterius tapi selalu membawa kedukaan dimana mana. Aku pikir, julukan ini cukup sesuai dengan dirimu. " Ucap Feng Taoran sambil tertawa.
"Hm, aku setuju. Dimanapun aku berdiri pasti membawa kedukaan. Meskipun sulit untuk menerima nya tapi inilah kenyataan nya. " Gumam nya dengan wajah cemberut.
" Jangan terlalu sedih, itu hanya sebuah julukan yang tidak berarti. Jangan terlalu memikirkan nya, aku datang kemarin hanya untuk melihatmu. Aku dengar tubuh mu bermasalah kemarin jadi aku datang kemari mewakili Senior Qian untuk memeriksa keadaan mu. " Ucap Feng Taoran sambil bertopang dagu.
"Hanya masalah kecil, tidak perlu sampai merepotkan Senior Qian. Aku dibantu oleh Yuanzheng Yuwen sehingga tubuhku menjadi jauh lebih baik. " Ucapnya.
"Lebih baik untuk sedikit lebih berhati hati dengan Yuanzheng Yuwen ini, aku tidak tahu apapun tentang asal usulnya, tidak peduli aku berusaha untuk mencari. Bahkan Senior Qian pun tidak dapat menemukan nya. "Ucap Feng Taoran dengan suara yang lebih rendah.
"Bahkan Senior Qian pun tidak tahu ?" Tanya nya dengan terkejut.
"Bahkan senior Qian pun tidak tahu. " Jawab Feng Taoran dengan mantap dan tanpa keraguan.
"Apakah mungkin ada sebuah dimensi di atas dimensi Dewa yang dikatakan oleh Senior Qian ?" Tanya nya dengan sedikit gugup.
"Aku pernah dengar bahwa itu memang ada, itu adalah dimensi milik penguasa alam semesta ini. Memang ada kemungkinan bahwa Yuanzheng Yuwen ini berasal dari sana. " Ucap Feng Taoran sambil mengangguk.
"Di alam semesta ini, siapa yang bisa lolos dari pandangan Senior Qian ? Bahkan seluruh apa yang kamu alami dia bisa tahu, apalagi hanya mencari asal usul seseorang. Bahkan jika orang itu lahir di alam iblis pun, Senior Qian masih akan memiliki cara untuk menemukan nya. Tapi, Yuanzheng Yuwen ini benar benar membuat Senior Qian menyerah. Hanya ada satu kemungkinan, yaitu dia lahir di tempat yang tidak bisa di jangkau oleh Senior Qian. " Ucap Feng Taoran.
Mendengar ini membuat jantungnya mencelos, hatinya tenggelam ke dalam laut yang dalam. Mendengar ini membuatnya sadar bahwa perbedaan status yang dimiliki oleh nya dengan Yuanzheng Yuwen begitu jauh.
Dia yang sangat bangga akan dirinya sendiri tiba tiba merasa bahwa dirinya adalah seekor katak yang melihat dunia dari dalam sumur.
"Jangan sedih, kita masih belum tahu akan hal tersebut. Jangan terlalu memikirkan nya, aku mendengar bahwa kamu tidak datang dari dunia ini sebelum nya. " Ucap Feng Taoran mengalihkan topik pembicaraan mereka berdua.
Dia juga memilih untuk tidak mengungkit hal tersebut lagi, hal tersebut bagaikan titik sakit untuk nya.
"Kau benar, aku memang tidak berasal dari sini. " Ucap nya sambil mengangguk.
"Begini, aku terlahir dengan kemampuan yang berbeda di antara kita berempat. Aku membawa sesuatu yang bernama sistem di tubuhku, jadi selama aku mendapatkan poin maka aku akan bisa mendapatkan apa yang aku inginkan. " Ucap Feng Taoran.
__ADS_1
Dia yang mendengar ini langsung membulatkan matanya dengan sempurna dan dengan serius memasang telinga nya untuk mendengar setiap kata Feng Taoran.
"Aku awalnya agak bingung, tapi aku saat menunggu di tepi sungai Kuning untuk menunggu reinkarnasiku. Aku melihat seorang anak anak yang membawa sebuah benda petak yang bisa memancarkan cahaya. Aku melihat anak kecil itu bisa melakukan apa pun dengan benda petak itu jadi aku mencurinya. " Ucap Feng Taoran sambil tertawa malu
Dia yang mendengar ini pun ikut malu tapi pada akhirnya kembali terfokus pada permasalahan yang dialami oleh Feng Taoran.
"Selain dirimu, Senior Qian dan tentu nya aku, maka seharusnya tidak ada yang tahu lagi soal ini jadi tolong rahasiakan. " Lanjut Feng Taoran dengan ragu.
"Apakah Handphone bisa dibawa ke sungai Kuning juga ?" Gumam nya dengan ragu.
"Ah iya, aku ingat nama nya henpon. " Ucap Feng Taoran dengan bangga.
"Hand phone. " Koreksi nya dengan geli.
"Begini saja, apa kau bisa menunjukkan sistem mu pada ku ?" Tanya nya sambil menaikkan alis nya.
Feng Taoran mengangguk dan mengibaskan tangan, lalu muncullah layar yang menuliskan seluruh data Feng Taoran.
Mulai dari umur, jenis kelamin, tingkat kekuatan, hobi, berat badan, tinggi badan, seni bela diri yang dilatih dan kekasih.
Begitu dia melihat nama yang tertera di status kekasih dahi nya langsung mengerut, Feng Taoran langsung menutup layar tersebut.
"Abaikan, sistem ini agak gila. Jangan terlalu memikirkan nya. " Ucap Feng Taoran dengan buru buru.
Dia mengangguk dan berpikir bahwa ini adalah topik yang sensitif dan pribadi bagi Feng Taoran jadi tidak membahasnya lebih lanjut.
Hanya saja, sekarang pandangan nya terhadap Feng Taoran berubah 180 derajat. Dia menatap Feng Taoran dengan dalam.
Tatapan nya tidak dapat dijelaskan, mereka berdua saling menatap satu sama lain.
Bonus like 35 k : 3 / 3
__ADS_1