
Feng Taoran hanya tersenyum malu malu ketika dia menyebutkan itu dan membuang wajah sambil berusaha untuk tidak tersenyum.
Dia sendiri hanya tersenyum lebar yang menunjukkan giginya sementara Lan Ge nya dengan tidak tahu malu berjalan maju dan mengajari Feng Ge.
Dia hanya menahan geli kala melihat adegan ini, ini sama saja dengan adegan orang buta menuntun orang buta lainnya.
Mereka berdua sama sama tidak tahu dan baru belajar, tapi Lan Tianjin berlaku seolah olah sudah sangat pandai.
Dia hanya bisa tertawa kecil sampai perutnya terasa kencang, jika harus mengatakan yang sejujurnya.
Maka, lebih baik obat hasil Feng Taoran dibandingkan hasil Lan Tianjin. Jadi, ini sebenarnya adalah tindakan yang sia sia.
Anehnya, Feng Taoran mendengarkan dengan serius dan tidak sekalipun menertawakan Lan Tianjin yang ceroboh.
Jika bisa, maka dia akan mendukung mereka berdua sebagai pasangan. Ha ha ha ha.
Tawa yang sebelumnya telah dia tahan akhirnya berubah menjadi tidak tertahankan dan semua orang menatapnya.
Dia hanya bisa menunduk kan kepalanya dengan malu tapi tidak menghentikan tawa nya. Perlahan lahan, barulah tawa nya mereda.
Dia menatap Lan Tianjin yang masih mengajari Feng Taoran seolah olah dia adalah ahli obat sebelumnya.
Zhang Wei hanya bisa tersenyum untuk menyembunyikan tawa yang beresiko menyinggung orang lain.
Berbeda dengannya yang sudah sering melakukan ini dan memiliki hubungan dekat dengan Lan Tianjin dan Feng Taoran.
Setelah beberapa jam dengan beberapa keributan kecil yang terjadi di antara anak anak muda yang belum sepenuhnya dewasa, dia akhirnya selesai.
Ehm, meskipun dia termasuk dalam kelompok anak muda itu. Mulai dari dia berdebat dengan Lan Tianjin, dengan Feng Taoran, dengan Xi Rong Jie nya, dan dengan Zhang Wei.
Belum lagi perdebatan Lan Tianjin dengan Zhang Wei, dengan Feng Taoran dan yang lain. Intinya mereka menjadi lebih dekat.
Bagaimana pun mereka adalah anak mudah, kecuali Yuanzheng Yuwen yang masih muda tapi sangat dewasa.
Yuanzheng Yuwen adalah yang terbaik, selalu menjadi penengah yang baik dan memiliki keadilan yang sempurna.
Yuanzheng Yuwen adalah orang paling sempurna yang pernah di temui nya, dimatanya Yuanzheng Yuwen adalah Dewanya, kepercayaannya, dan cintanya.
__ADS_1
Yuanzheng Yuwen selalu melerai dengan tenang dan senyum tipis, penuh dengan kesabaran layaknya Buddha yang hidup.
Dia benar benar penuh kekaguman dan kebahagiaan hari ini, saat ini mereka semua telah mengumpulkan satu wadah yang sangat besar dan penuh dengan bubuk obat.
Tinggal mengisinya di wadah yang lebih kecil, masing masing memegang sekop kecil yang di sediakan dan memasukkan nya dengan perlahan ke dalam wadah.
"Jangan mengisi lebih dari 3/4 wadah !" Ucapnya pada Lan Tianjin yang mengisi penuh wadah tersebut.
"Kenapa begitu ? Bukankah semakin banyak semakin baik ?" Tanya Lan Tianjin dengan polos.
"Tentu saja semakin banyak semakin baik, tapi jika kau mengisi sepenuh itu maka aku takut itu tidak akan cukup untuk dibagikan. Jika kita mengisi 3/4 wadah, maka setelah 3 wadah dari bahan yang kita hemat, itu telah mendapat 1 wadah lainnya. " Ucapnya dengan serius.
"Apa yang dikatakan oleh Fenghuang benar. " Ucap Zhang Wei sambil mengangguk.
"Bagaimana kalau ternyata tidak cukup untuk digunakan ?" Tanya Lan Tianjin lagi.
"Ck, jangan seperti orang tidak berpendidikan. Ini adalah obat dengan bahan kualitas baik, untuk luka terbuka hanya perlu 1/4 botol. Jika diisi 3/4 maka itu bisa digunakan 3 kali. " Ucapnya dengan sinis pada Lan Tianjin.
"Hmph ! Tidak bisakah kau berbicara dengan biasa biasa saja ?! Aku kan tidak tahu dengan hal pengobatan !" Ucap Lan Tianjin dengan kesal.
"Ya itu memang aku, lalu kenapa ?!" Teriak Lan Tianjin.
"Tidak bisakah kalian diam ?!" Teriak Zhang Wei degan frustrasi.
"Diam ! Jangan ikut campur ! Ini persoalan keluarga !" Bentak mereka berdua dengan bersamaan.
Zhang Wei terdiam kala dia dan Lan Tianjin bersamaan membentak Zhang Wei. Tapi, mereka berdua tidak peduli dengan itu dan bersiap untuk berdebat lagi.
Mereka saling melemparkan tatapan tajam yang mematikan, satu memiliki mata Phoenix sementara yang lain memiliki mata kucing.
"Hmph !" Keduanya secara bersamaan mendengus dingin dan memalingkan wajah.
"Sudah sudah. " Ucap Feng Taoran sambil memeluk Lan Tianjin dari belakang sementara tubuhnya dipeluk oleh Yuanzheng Yuwen.
"Sudah jangan marah lagi. " Ucap Yuanzheng Yuwen sambil mengelus rambutnya.
"Terima kasih. " Ucapnya pada Yuanzheng Yuwen dan dengan segala keberanian nya yang tersisa, dia mengecup pipi Yuanzheng Yuwen di depan keramaian.
__ADS_1
Semua orang bersorak sementara Yuanzheng Yuwen hanya tersenyum tipis dan dia sudah merasa malu setengah mati.
Yuanzheng Yuwen menepuk nepuk kepalanya yang membuatnya mendongak untuk melihat pria yang jauh lebih tinggi darinya itu.
Senyum Yuanzheng Yuwen layaknya matahari di hari bersalju yang suram, itu layaknya bunga yang mekar sempurna di tengah lahan tandus.
Itu sangat cerah dan menyegarkan dan tidak tertandingi , satu kata yang dapat mendeskripsikan itu dengan baik adalah Sempurna.
Dia memalingkan wajahnya dan mengisi kembali botol demi botol yang harus diisi dengan cepat.
2 jam kemudian
Mereka akhirnya selesai dan baru saja mereka akn duduk, penjaga masuk dengan panik kedalam ruangan mereka.
"Serangan mendadak !" Teriak penjaga itu.
Dia segera berdiri dari posisi setengah duduk dan menatap dengan terkejut ke sekitar, wajah semua orang berubah menjadi dingin dan tidak dapat dibaca.
Senyum bahagia mereka karena sudah selesai tidak memiliki sisa, dia langsung pergi menuju perbatasan yang telah diatur untuknya.
Yuanzheng Yuwen mengikuti langkah nya dan dia berjalan menuju perbatasan dengan segera, Zhang Wei dan Feng Taoran juga tidak berani menunda lebih lama.
Lagipula, ini bukan hal yang bisa ditunda. Ini adalah hal yang sangat penting dan tidak bisa menunggu lagi.
Dia terbang dengan kecepatan paling tinggi, dari semuanya hanya dia yang tidak memiliki pasukan sendiri.
Feng Taoran memiliki pasukan dalam sistemnya, Zhang Wei memiliki pasukan yang dilatih di dalam dimensinya sementara dia tidak memiliki pasukan.
Ah, dia sebenarnya memiliki pasukan, pasukan nya sekarang pasti telah berkembang biak dengan liar. Memikirkan nya saja sudah membuatnya merasa senang sekaligus ragu ragu.
Semakin banyak maka semakin tidak terkendali kekuatan nya, dia hanya bisa menghela nafas, apakah dia bisa mengendalikan kekuatan dari pasukan nya ini ?
Perbatasan masih jauh karena itu memang jauh, perbatasan yang dimaksud bukan gerbang istana melainkan perbatasan yang memisahkan Dimensi Dewa dan Dimensi Iblis.
Setelah beberapa saat, penghalang yang diberikan oleh Surga akan menghilang beberapa tahun sekali. Itu biasanya terjadi 10 tahun sekali, tapi bisa lebih cepat.
Seperti ini, bahkan jauh lebih cepat dari 5 tahun, ini benar benar tidak bisa diduga duga.
__ADS_1