
Keesokan hari nya,
Xue Fenghuang menggunakan pakaian yang cantik dan indah meski pun tidak terlalu mewah. Hanya saja, karena pada dasar nya dia cantik, semua pakaian akan terlihat cocok dengan nya.
Dia sangat mengagumi wajah nya di sini, sangat berbeda jauh jika di bandingkan di masa lalu. Dia menatap diri nya sendiri di depan cermin.
Hari ini, adalah ulang tahun nya yang mana tinggal 6 hari lagi sebelum tahun baru. Ya, ulang tahun nya jatuh pada tanggal 25 Desember.
Jika di masa lalu, dia ingat orang orang akan merayakan hari natal di tengah dingin nya musim dingin.
Ketika dia berjalan keluar, dia baru menyadari kalau ternyata sedang hujan salju. Dia menengadah kan tangan nya ke atas.
Salju jatuh ke telapak tangan nya, dia tidak akan kedinginan meski pun berada di tengah badai salju sekalipun.
Dia mengeluarkan sebuah mantel bulu rubah dan mengikat nya di leher nya, dia berjalan melewati Hujan Salju seolah olah ini bukan lah masalah yang serius.
Sampai akhir nya dia tiba di tempat ayahnya, di sanalah dia melihat seorang pria tua yang duduk di kursi roda.
" Selamat ulang tahun, Putri ku. " Ucap ayah nya dengan senyum gembira, tanpa aba aba dia langsung memeluk ayah nya.
"Terima kasih, ayah. Aku sangat senang karena bisa merayakan ulang tahun ku bersama mu dan paman." Ucap nya sambil melirik pemuda yang berdiri di sudut ruangan.
Jika ingin di katakan maka Xue Yun tidak akan termasuk pemuda lagi, tapi siapa yang menyangka kalau pria yang tampak berumur 28 tahun itu ternyata berumur 89 tahun.
Ini adalah kehebatan seorang Kultivator tingkat tinggi seperti Xue Yun, umur mereka bisa sampai 1.000 tahun.
Seperti ayah nya yang sudah hidup selama ratusan tahun, baru terlihat sedikit keriput di wajah nya. Itu juga karena kekuatan nya yang melemah di setiap waktu nya.
"Ayah, aku berharap jika situasi ini bisa bertahan lama. " Ucap nya sambil berlutut dan mengenggam tangan ayah nya.
"Apa yang kamu lakukan, ayo berdiri. " Ucap ayah nya.
"Ayah, berjanji lah untuk tidak meninggalkan ku. " Ucap nya dengan tatapan sendu.
"Tentu saja, aku tidak akan meninggal kan mu. Paman mu sudah menyiapkan tiga porsi mi sebagai bentuk perayaan ulang tahun mu. " Ucap Xue Tian Long.
Dia mengangguk dan mendorong kursi roda ayah nya mendekat ke meja makan, dan di sana sudah ada 3 porsi mi panjang umur.
Selain itu, di dalam nya ada udang, ada olahan daging sapi serta sayur sayuran. Dia baru saja duduk dan seekor udang mendarat di tempat nya.
"Kamu masih kecil , udang sangat baik untuk pertumbuhan mu. " Ucap Xue Yun kaku setelah menaruh udang di piring mi panjang umur milik nya.
"Terima kasih, paman. " Ucap nya dengan senang.
Dia menunduk dan menatap mi nya sebelum menyadari kalau ada seekor udang lain nya yang mendarat di piring nya.
"Seperti apa yang di kata kan oleh paman mu, kamu harus banyak makan makanan yang sehat. " a ucap Xue Tian Long.
"Terima kasih, ayah. " Dia menunduk dan hampir saja menangis.
__ADS_1
Mata nya memerah dan berkaca kaca, dia tidak bisa melihat mi nya dengan jelas karena mata nya yang berkaca kaca.
Tangan nya gemetar ketika mengangkat sumpit dan menyumpit mi masuk ke dalam mulut nya. Seumur hidup, dia belum pernah di perlakukan seperti ini.
Mungkin bagi orang kebanyakan ini adalah hal yang biasa dan dia di anggap terlalu berlebihan. Tapi, bagi nya ini adalah hal yang sangat berharga.
Dia tidak tahu bisa berapa kali lagi menikmati kedamaian seperti ini, dia tidak perlu ulang tahun yang mewah.
Hanya perlu kehangatan dan kasih sayang keluarga untuk menemani ulang tahun nya, seluruh tubuh nya sedikit bergetar.
Dia mati matian menahan air mata nya dengan terus tersenyum.
"Apa yang kamu lakukan ?Kenapa kamu terus tersenyum ? Kamu akan tersedak. " Ucap Xue Yun.
"Tidak apa apa, hanya senang, sangat senang. " Gumam nya.
Dia menjalani acara makan makan itu dengan penuh perasaan yang begitu bahagia, dia berharap bisa bertahan seperti ini dalam waktu yang lama.
Ini adalah harapan nya di ulang tahun yang ke 15 , dia melihat salju yang mulai menumpuk di tanah. Dia melihat ini lewat dari jendela.
Setelah beberapa saat kemudian yang membahagiakan, dia berdiri dan meregangkan tubuh nya setelah makan.
Tok Tok Tok
"Siapa ?" Tanya nya dengan suara pelan pada Xue Yun.
Xue Yun berjalan ke depan dan membuka pintu, begitu pintu terbuka, tampak lah seorang murid Sekte Biru Es dengan keringat yang mengalir deras.
"Ketua, Ketua, Sekte di serang !" Ucap pemuda itu dengan terbata bata.
"Serang ? Berapa banyak ?" Tanya nya dengan ekspresi serius.
"Sekitar 3.000 pasukan dengan warna yang berbeda beda. Satu menggunakan pakaian berwarna emas dengan tulisan Jin besar, sedang kan yang lain menggunakan pakaian Biru muda bertuliskan Feng, dan yang satu lagi menggunakan pakaian Biru tua dengan tulisan Shui. " Ucap murid dengan kecepatan tinggi.
Wajah nya memucat, dia sudah mendengar tiga klan ini sebelum nya. Tiga klan terbesar yang ada, tangan nya mengepal dan tubuh nya gemetar.
Di saat bersalju, racun milik nya tidak ada yang bekerja. Semua nya akan membeku laku menjadi sia sia.
Ini membuat nya putus asa, wajah Xue Yun tidak kalah buruk dengan milik nya dan langsung berjalan keluar dengan cepat.
Murid itu menyusul, sedang kan dia membawa ayah nya untuk berada di tempat yang aman. Ini adalah Formasi yang telah di buat nya bersama dengan Xue Yun sekuat tenaga.
"Ayah, diam diam di sini. Aku pasti akan segera kembali, jangan takut. Orang orang di depan, aku pasti bisa membuat mereka menyesal karena menganggu Sekte di hari ulang tahun ku. " Ucap nya dengan panik.
"Putri ku, jaga diri mu baik baik. " Ucap Xue Tian Long.
Dia sekali lagi menoleh ke belakang untuk melihat wajah ayah nya sebelum benar benar menghilang, dia meloncat ke depan.
Yang di lihat nya adalah kerumunan orang dengan tubuh yang besar. Mereka memiliki wajah bengis di pimpin oleh tiga orang.
__ADS_1
Tiga orang ini masing masing menggunakan pakaian yang berbeda.
"Serahkan pecahan Surgawi atau aku akan merayakan sekte ini !" Ucap pria berbaju emas.
"Jin Xue ! Jangan semena mena, apa kau kira kau bisa menindas semua orang ?!" Tanya Xue Yun dengan tangan yang mengepal.
"Lupakan, Xue Yun. Masa kejayaan mu telah lama berakhir, jangan pikir kalau kamu masih tuan muda seperti sebelum nya !" Ucap Pria yang bermarga Shuai.
"Shuai Yu, kau bajingan kecil ! " Ucap Xue Yun dengan geram.
"Aku Feng Xian, bukan seseorang yang sabar. Cepat serahkan Pecahan Surgawi atau aku akan meratakan tempat ini !" Ucap yang lain.
"Kami, tidak takut akan kematian ! Jika kau memiliki kemampuan untuk merebut nya maka kau bisa mendapat kan nya, jika kau bahkan tidak bisa merebut nya dari kamu maka kau tidak layak !" Ucap nya dengan dingin.
Dia berdiri di atas tembok pertahanan dengan wajah dingin, aura membunuh mengalir keluar dari dalam tubuh nya.
"Oh ya ? Nona Muda Xue, aku dengar kau memiliki kemampuan yang bagus. " Ucap Jin Xue.
Mereka ini, Jin Xue, Feng Xian, Shuai Yu adalah salah satu tetua bukan Ketua Klan masing masing. Tapi, karena Klan mereka bisa mengirim mereka maka itu bisa di pastikan kalau kemampuan mereka tidak buruk.
"Terima kasih atas pujian dari Tuan Jin, tapi aku tidak membutuh kan nya. " Jawab nya dengan sinis.
"Ha ha ha, menarik sekali ! Aku ingin tahu apa kah kau masih bisa sombong setelah ini. " Ucap Jin Xue dengan wajah kejam.
"Semua nya yang akan pergi bisa pergi, aku akan melepaskan kalian !" Ucap Jin Xue dengan suara lantang.
Para murid yang telah berkumpul, perlahan lahan mulai ragu. Tangan nya terkepal kala melihat ada beberapa orang yang memilih untuk pergi dengan wajah ketakutan.
Dia mengukir wajah mereka dalam dalam , jika dia berhasil melewati bencana ini maka dia akan mengantar mereka ke Neraka !
Lebih dari 1.000 murid telah pergi dan hanya menyisakan dua ribu murid lain nya, yang di lihat nya ada Tetua Ouyang, Tetua lain nya serta Lin Cong Zi dan berdiri dengan kokoh.
"Yang ingin pergi bisa pergi, aku tidak akan menahan kalian !" Ucap nya dengan suara lantang.
Orang orang sebenar nya terkejut melihat identitas milik Xue Fenghuang, tapi karena kondisi tidak memadai jadi mereka hanya bisa menyimpan hal tersebut dalam hati mereka.
"Nona Xue , kamu masih sangat percaya diri. Apa kau tidak tahu kalau kamu sebenar nya ahli menggunakan racun ? Racun mu tidak berfungsi di musim Dingin. " Ucap Shuai Yu dengan wajah mengejek.
Dia menahan diri untuk tidak terprovokasi oleh ejekan ini dan hanya tertawa ringan.
"Aku yakin, Tuan Shuai pasti ketinggalan informasi. Aku sudah lama meninggalkan jalan kultivasi bersama racun. Tidak memiliki racun bukan lah masalah, karena pada akhir nya kalian akan mati !" Ucap nya dengan dingin, tatapan nya menajam.
"Fenghuang, ini bukan lah kekuatan penuh merasa. Jika kau bisa melarikan diri, maka pergilah. Balaskan dendam ayah mu dan aku dengan menghancurkan tiga Klan ini sepenuh nya. " Bisik Xue Yun.
Dia diam diam mengukir ini dalam hati nya, dia tidak bisa mati. Dia harus membalas dendam, kalau pun semua yang ada di sini meninggal maka dia masih perlu hidup untuk membalas dendam.
"Paman jangan khawatir, aku tidak akan mati dengan mudah. Tidak semudah yang kamu bayangkan. "Bisik nya lagi.
Dia akan membalas orang yang membuat ulang tahun nya menjadi ulang tahun berdarah sepuluh kali lipat.
__ADS_1