Penerus Dewi Kematian (Series 2)

Penerus Dewi Kematian (Series 2)
302. Pernyataan Cinta


__ADS_3

Dia memilih untuk tidak menanggapi patung yang menjengkelkan itu lagi, daripada dia tidak bisa mengendalikan amarahnya nanti dan patung itu merasa terluka.


Jika patung itu merasa terluka maka Nyawa Yuanzheng Yuwen akan di pertaruhkan. Dia tidak mau hal tersebut sampai terjadi.


Beberapa jam kemudian


"Gadis kecil, berbalik lah. " Ucap patung itu.


Dia dengan patuh berbalik dan menatap tubuh Yuanzheng Yuwen yang bersinar dengan terang. Dia berjalan mendekat dengan langkah yang berat dan lambat.


Karena nafas Yuanzheng Yuwen sangat lemah, dia bahkan bisa mendengar deru nafasnya sendiri. Dia tidak tahu , ini karena terlalu sunyi atau karena nafas nya terlalu berat karena tegang.


"Apa yang terjadi padanya ?" Tanya nya dengan gugup pada patung itu.


"Kau sangat beruntung, gadis kecil. Tidak ada yang di lupakan oleh pemuda ini, bahkan setelah dia diobati. " Ucap patung itu.


Dia menghela nafas lega, tapi dia kembali menegang kala menyadari bahwa Yuanzheng Yuwen masih belum sadar dari pingsan nya.


"Kenapa dia belum sadar kalau dia sudah sembuh ?" Tanya nya dengan bingung sekaligus menuntut penjelasan pada patung itu.


"Kau, berbaringlah di sebelahnya. Ada yang ingin di beritahu olehnya di dalam mimpi, dia mungkin tidak bisa langsung pulih dalam beberapa jam. Jadi dia memutuskan untuk memberitahu mu lewat mimpi. " Ucap Patung itu dengan acuh tak acuh.


Dia yang mendengar ini langsung terkejut, apa yang begitu penting sampai sampai tidak bisa ditunda lagi ?


Tapi, dia tidak bertanya lebih lanjut dan langsung berbaring di ranjang batu yang lebar itu. Dia menggenggam tangan Yuanzheng Yuwen.


Matanya perlahan lahan berubah menjadi berat dan tidak bisa dibuka sebelum akhirnya Xue Fenghuang benar benar tertidur dan masuk ke dalam alam mimpi.


Dia terjun ke dalam mimpi, dia melihat sekitarnya ketika menyadari bahwa itu adalah taman bunga.


Di depannya, ada Yuanzheng Yuwen dengan pakaian serba putih yang biasa , tapi entah kenapa memancarkan aura yang berbeda.


Itu tidak berarti buruk, karena aura yang dipancarkan, berubah menjadi lebih lembut, halus dan berwibawa.

__ADS_1


Dia merasa kalau jantungnya berdetak lebih cepat, padahal dia sedang berada di dalam mimpi. Dia memandang dirinya sendiri yang menggunakan gaun merah cantik, dengan sulaman Phoenix biru di bagian depan.


Dia berjalan mendekati Yuanzheng Yuwen dengan ragu, pemandangan ini terlalu bagus untuk di lewatkan.


Bunga bunga bermekaran dan burung merpati terbang mengelilingi mereka berdua, entah kenapa ini terasa sedikit romantis.


Dia tidak bisa menahan dirinya sendiri untuk tidak berpikir bahwa ini mirip dengan acara pernikahan yang sering di lihatnya di masa lalu.


Hanya saja, ini dua kali lipat jauh lebih indah daripada yang di lihatnya sebelumnya. Ini lebih mirip seperti halusinasi yang begitu indah tapi tidak nyata.


"Dimana ini ?" Tanya nya ketika dia sudah cukup dekat dengan Yuanzheng Yuwen.


Senyum terbentuk di wajah Yuanzheng Yuwen, tapi tidak langsung menjawab pertanyaan yang diberikan olehnya.


"Tidak perlu mengurusi itu. " Jawab Yuanzheng Yuwen dengan lembut, bahkan jauh lebih lembut dari sebelumnya.


Tangan Yuanzheng Yuwen terulur dan menyelipkan rambutnya ke belakang telinga, lalu menyelipkan sebuah bunga mawar merah yang tampak cantik.


Dia menatap mata Yuanzheng Yuwen dengan mata yang sedikit panas, dia menahan air mata yang akan segera mengalir.


"Kamu mungkin marah karena aku telah membuatmu menunggu lama, sebelumnya aku bodoh dan takut bahwa aku akan ditolak. Tapi, sekarang aku yakin dan menyadari bahwa ketakutanku sebelumnya adalah hal yang tidak berdasar. " Lanjut Yuanzheng Yuwen.


Dia yang melihat ini benar benar tidak bisa menahan air mata nya, setetes air mata jatuh dari kelopak mata kanan nya.


"Fenghuang, maukah kau membiarkan ku menjadi penjaga mu di masa depan ? Maukah kau menemaniku di masa depan dan mengelilingi banyak tempat, tidak peduli apapun yang terjadi ? Maukah kau percaya padaku dan biarkan aku melindungi mu di masa depan ? Maukah kau menjadi kekasihku ?" Tanya Yuanzheng Yuwen.


Air mata mengalir lebih deras dari kedua kelopak matanya, dia menyeka air matanya dan memeluk Yuanzheng Yuwen dengan erat.


"Aku tentu saja mau. Aku telah menunggu cukup lama, aku berpikir bahwa aku akan menyimpan perasaan ini sendiri selamanya. " Ucapnya dengan isakan yang tidak bisa ditahan.


Yuanzheng Yuwen tersenyum cerah mendengar jawaban nya dan menggendong tubuhnya lalu memutar mutarnya di udara.


Keduanya tersenyum bahagia, wajah Xue Fenghuang meskipun masih di banjiri oleh air mata.

__ADS_1


Itu adalah air mata kebahagiaan, bukan kesedihan. Keduanya akhirnya di persatukan setelah terjangan dari berbagai badai yang hampir menghancurkan mereka berkali kali.


"Jangan menangis lagi, melihat air mata mu membuatku sedih. " Ucap Yuanzheng Yuwen sambil menyeka air matanya.


"Ini adalah air mata kebahagiaan, kau seharusnya bahagia bukan sedih. " Ucapnya sambil tertawa tulus.


"Fenghuang, kau sekarang harus kembali ke dunia nyata. Tunggu aku selama beberapa hari, mungkin agak sedikit lama. Tapi, tidak perlu takut, aku akan kembali. " Ucap Yuanzheng Yuwen.


Dia memeluk Yuanzheng Yuwen dengan erat sekali lagi sebelum tubuhnya dilahap oleh cahaya terang dan menghilang.


Dia kembali terbangun dengan bekas air mata dan senyum tulus yang masih menemani wajahnya.


"Bahkan, jika aku harus menunggu 10 tahun. Aku masih akan menunggu mu dengan sabar dan setia. " Bisiknya di samping telinga YuanHeng Yuwen.


1 Bulan kemudian


Xue Fenghuang telah berubah menjadi lebih baik dan kebencian yang telah dikumpulkan selama dua kehidupan, telah hilang sepenuhnya dan berubah menjadi abu yang hilang ketika angin berhembus.


Dia juga menjadi lebih akrab dengan patung aneh itu yang ternyata adalah seorang kultivator yang terjebak dalam patung.


Kultivator itu bernama He Xunyi, yang dulunya adalah kultivator terbaik pada masanya. Tapi, karena pengkhianatan yang di buat oleh orang terdekat.


He Xunyi akhirnya jatuh ke dalam patung terkutuk ini, dia sendiri tidak memiliki cara untuk melepaskan jiwa He Xunyi dari patung ini.


Dia tiba tiba merasa bahwa cerita yang di miliki oleh He Xunyi ini mirip dengan cerita miliknya dan Qiu Yue, si roh pakaian.


Dia menggelengkan kepalanya dengan ringan, cerita ini ternyata benar benar kejadian umum dan sering terjadi.


Dulu, dia berpikir bahwa dia adalah orang yang paling terluka dan menanggung semua rasa sakit sendirian.


Tapi, sejak pengakuan itu dia berubah menjadi lebih baik dan berpikir bahwa mungkin semua orang pernah mengalami hal yang sama dengan nya.


Crazy Up 1/11/2021 - 7/11/2021 : 1 / 3

__ADS_1


__ADS_2